Yummy, Bubur Ayam Bang Yus yang Mak Nyus

7 min read
0
48

genpijogja.com – Alun-alun Wates merupakan salah satu fasilitas publik yang tersedia di Kulon Progo. Di era sekarang kebutuhan akan fasilitas publik memang meningkat, salah satu faktor penyebabnya yaitu meningkatnya kesadaran masyarakat akan pola hidup sehat.

Pola hidup sehat sederhana yang wajib kamu ketahui diantaranya adalah makan makanan sehat dan teratur, istirahat cukup, serta rutin berolahraga. Kamu sudah makan belum? Biar makin nafsu makan, yuk kita simak cerita tentang Bubur Ayam Bang Yus berikut ini.

Baca juga: Sate Congot Pak Sabar, Warung Sate Dekat Bandara Baru NYIA Jogja yang melegenda
Yummy, Bubur Ayam Bang Yus yang Mak Nyus
Yummy, Bubur Ayam Bang Yus yang Mak Nyus

Bang Yus adalah seorang penjual bubur ayam di Alun-Alun Wates. Kesan ini sudah melekat pada dirinya sejak tahun 2014. Nama aslinya Rusli, berasal dari Sragen. Asal kamu tahu, Bang Yus ini sudah tinggal di Wates sejak 16 tahun lalu, kamu sudah lahir belum nih?

Awalnya Bang Yus merantau ke Wates ikut bersama kakak iparnya berjualan mie ayam di dekat perempatan SGO, yang sekarang di sampingnya berdiri Kampus UNY cabang Wates. Tahun 2004, atas saran kakak iparnya, Bang Yus berganti usaha.

“Yus, koe jajal bakul bubur wae. Neng kene durung ono sik dodolan bubur. (Yus, kamu cobalah berjualan bubur saja. Di sini belum ada yang berjualan bubur)”, ujar Bang Yus menirukan ucapan kakak iparnya sambil tersenyum. Bang Yus memang dikenal sebagai pribadi yang ramah bagi para pelanggan dan rekan usahanya.

Memulai hal yang baru memanglah tidak mudah. Hal itu juga dialami oleh Bang Yus, saat itu beliau belum tahu sama sekali tentang pembuatan bubur. Namun dengan penuh optimis, beliau mencoba dan mencoba. Bang Yus mencoba peruntungannya dengan berjualan bubur ayam menggunakan gerobak keliling.

“Di awal usaha, saya berjualan keliling. Dahulu kalau pagi sering disamperin Satpol PP. Bukan untuk sarapan, tapi untuk sosialisasi agar tidak mangkal. Padahal tidak mangkal, ya cuma istirahat saja”, kata Bang Yus.

Di tahun itu, selain berjualan keliling desa Terbah (Wates), Bang Yus biasa berjualan di sekitaran SD, SMP Percobaan Wates IV dan SMPN4 Wates. Bahkan Bang Yus memiliki pembeli setia yang berlangganan sejak sekolah di SMP tersebut. Wajar saja, Bang Yus sudah 16 tahun berjualan bubur ayam. Terlebih, Bang Yus ini orangnya mudah membantu orang lain.

Ada satu hal unik dari perjalanan usaha bubur ayam Bang Yus. Kata Bang Yus, dulu bubur ayamnya 1 porsi dijual seharga Rp1.000. Sekitar tahun 2004, ada pembeli anak SD yang menawar. “Sanguku gur Rp500 niki, Pak. Tumbas Rp500 angsal mboten? (Uang saku saya hanya Rp500, Pak. Boleh tidak membeli Rp500 saja?)”, tiru Bang Yus memeragakan salah satu pembelinya. Kala itu Bang Yus tetap melayani dagangan meski dengan porsi yang sedikit.

Mulai tahun 2013 diberlakukan aturan baru di Alun-Alun Wates. Jalan lingkar Alun-Alun dijadikan jalur searah, disusul dengan pembuatan fasilitas foodcourt serta taman bermain setahun berselang. Hal ini bertujuan agar lalu lintas sekitar Alun-Alun tidak ruwet lantaran menjadi pusat kota. Hal ini berimbas positif, para pedagang akhirnya bisa berjualan di area foodcourt. Tidak perlu sembunyi menghindari Satpol PP seperti dulu.

Baca juga: Dawet Sambel, Kuliner Kulon Progo yang Ekstraordinary
Yummy, Bubur Ayam Bang Yus yang Mak Nyus
Yummy, Bubur Ayam Bang Yus yang Mak Nyus

Bubur ayam Bang Yus buka setiap hari di Alun-Alun Wates. Senin sampai sabtu berada di tenda foodcourt, tepat di seberang Rumah Dinas Wakil Bupati Kulon Progo. Khusus hari Minggu, Bang Yus membuka lapaknya di seberang Kodim 0731 Kulon Progo.

Satu porsi bubur ayam Bang Yus dihargai Rp8.000 terdiri dari 2 centong bubur, ditaburi bawang merah goreng, daun bawang, seledri, kacang, suwiran daging ayam goreng dan terakhir disiram dengan kuah.

Bubur ayam buatan Bang Yus memiliki kuah yang gurih dan tidak banyak mengandung minyak. Jika kamu ingin menu tambahan,  seporsi bubur ayam buatan Bang Yus bisa kamu tambahkan sate telur puyuh atau sate usus seharga Rp11.ooo.

Usaha bubur ayam digarap sendiri oleh Bang Yus dan istrinya. “Usaha ini saya garap bersama istri saya. Biasanya saya bertugas mencari bahan dan berjualan. Sementara istri saya lebih ke proses memasaknya. Termasuk merebus telur puyuh untuk disate, serta sate ususnya juga”, terangnya.

Apakah kamu sudah mencicipi bubur ayam Bang Yus di Alun-Alun Wates? Jika sedang melewati alun-alun, kuy mampir. Bubur ayam Bang Yus buka sejak pukul 7.00 WIB hingga siang. Jika habis sebelum waktu tengah hari, berarti Anda kurang beruntung.

Selamat Mencoba!

Baca juga artikel tentang Kuliner atau tulisan menarik lainnya Dody Hendro.
Load More Related Articles
Load More By Dody Hendro W
Load More In Kuliner