Warung Wedangan Konde, Tempat Nongkrong Hemat Dekat Tugu Jogja

5 min read
0
238

genpijogja.com – Tugu Pal Putih Jogja atau biasa disebut sebagai Tugu  Jogja adalah salah satu landmark kota Jogja. Merupakan salah satu pusat Jogja yang selalu ramai dua puluh empat jam. Tidak heran jika di dekat Tugu Jogja menjadi rebutan untuk membuka usaha kuliner atau sekadar tempat nongkrong. Mulai dari kelas angkringan di sepanjang jalan Margo Utomo, hingga café mahal seperti Honje, atau restoran Shabu Auce dan Kebon Ndalem.

IMG20191127182657

Nah, untuk yang ingin nongkrong tidak jauh dari Tugu Jogja dengan tempat yang enak tapi harga yang tidak mahal, sekarang kalian bisa langsung datang ke warung Wedangan Konde. Tempatnya tidak jauh dari Tugu Jogja, designnya memang sederhana. Dindingnya dihiasi oleh mural dengan gambar ciri khas Jogja. Sedangkan lay out ruangannya memadukan antara angkringan dengan café yang nyaman. Selain menyediakan kursi dan meja, ada juga area khusus untuk duduk lesehan. Wedangan Konde beralamat di Jl. A.M. Sangaji No.3, Kutu Dukuh, Karangwaru, Kec. Jetis, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta. Letaknya kurang lebih seratus meter ke utara dari Tugu Jogja, tidak jauh dari restoran Kebon Ndalem.

IMG20191127182634

Di Wedangan Konde kita bisa menemukan aneka nasi kucing dan aneka sate seperti yang ada di angkringan pada umumnya, selain itu ada menu bakmi jawa rebus maupun goreng yang rasanya maknyus. Nama Wedangan di sematkan di warung nongkrong ini karena ada dua puluh satu jenis wedangan khas Jogja yang masuk ke dalam menu. Wedangan sendiri adalah cara penyebutan minuman yang disajikan panas dalam bahasa Jawa. Sedangkan kata Konde dipilih karena konde (gelungan rambut tradisional yang biasa dipakai oleh kaum perempuan Jawa) sebagai hiasan ciri khas yang menempel di dinding warungnya. Di dinding belakang meja kasir juga terdapat satu konde besar yang dipigura.

Menu yang kami coba saat datang ke warung ini adalah aneka nasi kucing, aneka sate dan bakmi jawa rebus yang menggunakan tungku dan arang sebagai alat masaknya. Sedangkan untuk minumnya kami memesan wedang tolak flu dipesan oleh teman yang kebetulan sedang flu, wedang putri, dan wedang rempah susu. Semua wedang yang dihidangkan menggunakan rempah-rempah dengan gula aren sebagai pemanisnya. Namanya juga wedang maka disajikan panas, namun jika minta disajikan dingin bisa minta untuk ditambahkan es batu. Aneka satenya bisa minta dipanaskan ulang dengan dibakar lagi. Semua sate yang kami coba rasanya cukup enak, dan bakmi jawa rebusnya pas dinikmati ketika hujan mengguyur Jogja.

IMG20191127191240

Kebetulan bakmi Jawa rebus yang kami pesan diracik langsung oleh pemiliknya yang bernama Fendy, seorang mantan pekerja kapal pesiar.

“Sebelas tahun cukup rasanya bekerja di kapal pesiar untuk mengumpulkan modal, dan cita-cita saya dari dulu memang ingin punya usaha dan kebetulan nemu tempat strategis yang disewakan ya udah sekalian aja buka warung,” ungkap Fendy, ketika kami tanya latar belakang membuka warung ini.

Warung yang baru buka pada tanggal 26 November yang lalu ini memang cocok untuk warga Jogja yang sering nongkrong malam hari atau wisatawan yang berburu foto di Tugu Jogja, karena warung Wedangan Konde buka 24 jam. Untuk mahasiswa Jogja yang ingin nugas juga nggak perlu khawatir, karena ada banyak colokan atau terminal listrik di warung ini. Harga yang ditawarkan warung ini juga standard, harga makanannya mulai 1500 hingga 18000, untuk harga minumannya dari mulai 3000 hingga 12000. Pastinya harga tersebut sangat bersahabat bagi kantong para mahasiswa Jogja. Asyik, kan?

Load More Related Articles
Load More By Nurya Auris
Load More In Tempat Nongkrong