Triumph Flat Track Ontoseno Jadi Lucky Draw di Kustomfest 2019

7 min read
0
28

genpijogja.com – Lebarannya pegiat kustom kulture seluruh Indonesia akan digelar Sabtu – Minggu, tanggal 5 – 6 Oktober 2019 di Jogja Expo Center Yogyakarta. Perhelatan Indonesian Kustom Kulture Festival (Kustomfest) 2019 akan dihadiri oleh banyak pelaku kustom kulture dan builder, baik lokal maupun luar negeri.

Salah satu hal yang selalu menarik perhatian publik dan pegiat kustom adalah pertanyaan seputar lucky draw yang akan diberikan kepada pengunjung Indonesian Kustom Kulture Festival (Kustomfest) 2019 yang beruntung.

Pada perhelatan Indonesian Kustom Kulture Festival (Kustomfest) kedelapan ini, Tim Retro Classic Cycles akan menghadirkan lucky draw bernama Ontoseno. “Kenapa diberi nama Ontoseno? Bukan nama yang lainnya”, ujar Lulut Wahyudi Direktur Kustomfest dalam jumpa pers di Pendopo Agung Hotel Royal Ambarrukmo Yogyakarta, Jumat (4/10) sore.

Baca juga: Kustomfest 2019 dari Didi Kempot hingga Kill The DJ
Triumph Flat Track Ontoseno Jadi Lucky Draw di Kustomfest 2019
Triumph Flat Track Ontoseno Jadi Lucky Draw di Kustomfest 2019

Lulut menjelaskan bahwa Ontosono adalah putra Werkudoro (Bima) yang menjadi tokoh kunci kemenangan Pandawa dalam perang Baratayuda, akan tetapi sosok Ontoseno justru jarang terekspos.

Di dunia pewayangan, sosok Ontoseno tidak sepopuler Gatotkaca yang sudah punya nama besar. Meski tidak populer, namun Ontoseno berani mengambil keputusan atas dasar kecintannya yang besar atas negara yang disayanginya.

“Putra Werkudoro yang terkenal adalah Gatotkaca. Padahal tokoh kunci kemenangan Pandawa adalah Ontoseno”, terang Lulut. “Ontoseno kali ini kami pilih karena membawa pesan yang relevan dengan situasi saat ini”.

Menurut Lulut, pengorbanan yang dilakukan Ontoseno sangat langka. Saat ini banyak orang berkorban dengan kepentingan tertentu, bukan atas dasar kebaikan bersama. “Ontoseno merupakan representasi yang nyata tentang jiwa dan spirit berani berkorban demi negara dan orang-orang yang dicintainya”, lanjutnya.

Baca juga: Rayakan Delapan Tahun, KUSTOMFEST 2019 Suguhkan Balap Flat Track Race
Triumph Flat Track Ontoseno Jadi Lucky Draw di Kustomfest 2019
Triumph Flat Track Ontoseno Jadi Lucky Draw di Kustomfest 2019

Lulut berharap kehadiran lucky draw Ontoseno di Indonesian Kustom Kulture Festival (Kustomfest) 2019 bisa mengilhami generasi muda untuk mengenal dan memahami keberadaan sosok ksatria putra Pandawa ini.

“Tokoh Ontoseno tidak hanya menuntut dari sekelilingnya termasuk orang tua maupun negara. Tetapi apa yang bisa dilakukan, diperbuat dan dikorbankan bagi negara dan orang-orang di sekeliling kita yang senantiasa mensupport sekaligus membuat kita ada dalam kehidupan sosial bermasyarakat”, ungkap Lulut.

Lucky draw Ontoseno berwujud motor kustom dengan style Flat Track Race. Style ini dipilih karena sesuai dengan program yang pertama kali dihadirkan di perhelatan Indonesian Kustom Kulture Festival (Kustomfest) yakni Flat Track Race. “Ada konektivitas antara Lucky Draw dengan program perdana di Kustomfest tahun ini”, terang Lulut.

Lulut juga meyampaikan bahwa frame Ontoseno diambil dari Triumph T140 Bonnevile 750, motor buatan Inggris yang paling sukses di dunia. Kedigdayaan motor ini begitu tenar di ajang balap dunia, apalagi saat itu Balap Production TT (Tourist Trophy) adalah balapan yang sangat prestisius dan di Balap TT itulah nama Bonneville menjadi tenar.

“Tidak salah Ontoseno mengusung tema Flat Track karena masih ada DNA balap dalam Triumph T140 Bonneville,” tutur Lulut. “Dapur pacu Ontoseno memakai mesin Triumph T140 berkapasitas 750cc. Ontoseno beringas di lintasan sekaligus mampu melibas berbagai tantangan”.

Wujud Ontoseno tampak pada tangki bahan bakar yang bermotif kotak-kotak hitam putih. Motif ini merepresentasikan tokoh wayang Ontoseno yang kerap berbalut motif kotak-kotak.

Baca juga: Gas Gas Gas! Kustomfest 2019 Back To The Roots
Triumph Flat Track Ontoseno Jadi Lucky Draw di Kustomfest 2019
Triumph Flat Track Ontoseno Jadi Lucky Draw di Kustomfest 2019

Kustomfest 2019 mengangkat tema besar Back To The Roots. Selain program rutin seperti Kustom Bike Show, Hot Rod & Kustom Car Show, Pinstripe Carnival, Body Art Show, Art Island, Kustom Bicycle, Diecast Show, Photo Contest, Stuntrider, BMX Arena, Junkyard dan Paint Battle.

Kustomfest 2019 akan menyuguhkan sesuatu yang berbeda, yaitu Flat Track Race. Flat Track adalah balapan motor di trek tanah yang mulai dikenal di awal tahun 1920-an.

Perhelatan Indonesian Kustom Kulture Festival (Kustomfest) telah menjadi magnet pariwisata Jogja, gelaran ini tidak hanya menarik pegiat kustom dalam negeri, tapi juga luar negeri. Di antaranya adalah Shinya Kimura (Chabott Engineering), Yaniv Evan (Powerplant Motorcycles), Shige Suganuma (Mooneyes), Kaichiroh Kurosu (Cherry’s Company) dan Dino Dalle Carbonare (Speedhunters).

Tiket Kustomfest 2019 bisa dibeli dengan harga Rp60.000 yang berlaku selama satu hari. Dengan membeli tiket, pengunjung berkesempatan menjadi pemenang Lucky Draw Ontoseno yang dibangun oleh Retro Classic Cycles.

Baca juga artikel tentang Kustomfest atau tulisan menarik lainnya pacarkecilku.
Load More Related Articles
Load More By pacarkecilku
Load More In News