Tarian Asmat membuka Java Summer Camp 2018 di Candi Prambanan

6 min read
0
90

“Sleman mendukung tumbuhnya socio-culture melalui perkembangan pariwisata”, ungkap Sudarningsih, Kepala Dinas Pariwisata Sleman (31/8) di malam pembukaan Java Summer Camp 2018 di bumi perkemahan Prambanan, Sleman.

Acara yang juga dihadiri oleh Staf Ahli Bupati Sleman Arif Pramono, DPRD Sleman Prasetyo Budi Utomo, Dinas Kebudayaan, Dinas Pemuda dan Olahraga, Perwakilan PT. TWC Borobudur, Prambanan dan Boko, Generasi Pesona Indonesia (GenPI) Jogja, Komunitas Malam Museum, Saka Pariwisata Sleman dan Dimas Diajeng Sleman ini resmi dibuka dengan pemotongan tumpeng oleh Staf Ahli Bupati Sleman Arif Pramono.

Pemotongan Tumpeng Menandai Java Summer Camp resmi dibuka
Java Summer Camp 2018

“Event pariwisata yang terkait anak muda dan budaya seperti ini harus diperbanyak”, ujar Arif Pramono dalam pidato sambutannya mewakili Bupati Sleman. “Selain menambah jumlah wisatawan yang datang ke Sleman. Di event-event seperti inilah, kita bisa mengenalkan budaya pada generasi yang lebih muda”.

“Itu sebabnya Bu Sudarningsih selalu awet muda. Beliau selalu berkumpul dengan anak-anak muda dari seluruh dunia”, guyon Arif Pramono yang disambut gelak tawa dari seluruh 250 peserta Java Summer Camp 2018.

Java Summer Camp merupakan salah satu event unggulan dari Dinas Pariwisata Sleman yang akan berlangsung dari 31 Agustus hingga 2 September 2018 di bumi perkemahan Prambanan. Berlokasi tepat di kawasan heritage, Candi Prambanan, Java Summer Camp ingin membawa pengalaman berbeda yang tidak dimiliki oleh daerah lain.

Sebanyak 250 peserta dari Madiun, Semarang, Riau, Papua, Purwokerto, Surabaya, Surakarta, Madura, Tulungagung, Ponorogo, Bandung, Jember, Malaysia, Mali (Afrika Barat), Rwanda dan Jogja akan mengikuti kegiatan yang berlangsung selama 3 (tiga) hari seperti cultural learning, workshop fotografi, workshop menulis, field visit, dan ancient trip, menonton Ramayana Ballet yang spektakuler selama di Java Summer Camp 2018.

“Acara yang mempertemukan anak muda dari seluruh dunia seperti ini penting”, ujar Prasetyo Budi Utomo. “Memperkenalkan pariwisata Sleman kepada peserta luar Jogja, sekaligus membuka wawasan baru kepada peserta dari Jogja sendiri agar semakin mencintai budaya nusantara yang beraneka”.

Malam pembukaan Java Summer Camp dimeriahkan dengan tarian edan-edanan dari ISI Yogyakarta, tarian Asmat dari peserta Papua dan ditutup dengan keseruan peserta Java Summer Camp turun ke bawah panggung bernyanyi dan menari bersama band lokal Jogja, Jasmine Band.

Java Summer Camp 2018 bertemakan Explore The Amazing Sleman akan mengexplore destinasi wisata baru di Sleman, yaitu Studio Alam Gamplong dan Lava Bantal.

Studio alam Gamplong merupakan lokasi syuting film “Sultan Agung The Untold Love Story” yang di sutradarai oleh Hanung Bramantyo. Studio alam seluas 2 hektar ini dibangun atas dukungan dana dari Mooryati Soedibyo Cinema (MSC) di desa Sumberrahayu Kecamatan Moyudan, Sleman. Studio yang diresmikan oleh Presiden Jokowi 15 Juli 2018 yang lalu ini telah dihibahkan kepada Pemkab Sleman.

Studio alam Gamplong mencuat menjadi destinasi wisata di DIY karena memiliki banyak sekali spot instagramble seperti Pendapa Keraton Mataram, Benteng VOC, Kantor VOC, Kampung Pecinan, Kampung Mataram, Sungai Ciliwung, Jembatan Intan dan Pasar Mataram.

Sedangkan Lava Bantal merupakan kawasan geo heritage andalan Kabupaten Sleman. Kawasan yang 60 juta tahun lalu ini diperkirakan terbentuk karena lahar yang keluar dari gunung api bawah laut. Lahar panas yang berkontak langsung dengan air dingin menyebabkan mineralnya mengalami pembekuan yang membentuk geometri mirip tumpukan bantal.

Wisata Lava Bantal masuk menjadi salah satu nominasi di kategori Tujuan Wisata Baru Terpopuler di ajang Anugerah Pesona Indonesia 2018. “Tahun ini kami berharap Sleman menjadi juara lagi”, terang Shavitri Nurmala Dewi, Kepala Bagian Destinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Sleman. Seperti diketahui, tahun lalu Tebing Breksi dari Sleman menjadi juara untuk kategori Tujuan Wisata Baru Terpopuler di ajang Anugerah Pesona Indonesia 2017.

“Pariwisata memberi kontribusi sebesar 33,79% ke PAD Sleman di tahun 2017”, ujar Sudarningsih. “Setiap tahun kami berupaya membuat event-event unggulan yang bisa membuat wisatawan tinggal lebih lama di Sleman, salah satunya Java Summer Camp. Dinas Pariwisata Sleman memiliki target 7.650.000 wisatawan nusantara dan 350.000 wisatawan mancanegara di tahun 2018 ini”, tutup Sudarningsih.

Java Summer Camp 2018
Java Summer Camp 2018
Load More Related Articles
Load More By pacarkecilku
Load More In News