Tampil Perdana, Sendratari Sang Hanoman Memukau PengunjungThe Waroeng of  Raminten Kaliurang

6 min read
0
37

genpijogja.com – GenPI Jogja kembali diudang untuk yang kesekian kalinya. Kami mendapatkan kesempatan untuk menyaksikan penampilan perdana ‘Sang Hanoman’. Sendratari karya karyawan dan karyawati dari Raminten Group. Salah satu yang spesial dari Raminten adalah kemampuan menari dari semua yang terlibat di dalamnya. Bagi yang awalnya tidak bisa menaripun akan berlatih bersama tim professional sampai bisa tampil apik di pangung.

Raminten Group memiliki Paguyuban Moendhi Dharma, paguyuban ini adalah wadah bagi karyawan untuk berlatih menari dan berkesenian. Tujuannya tentu saja demi melestarikan tradisi dan budaya Jawa, khususnya Jogja.

Tampil Perdana, Sendratari Sang Hanoman Memukau PengunjungThe Waroeng of  Raminten Kaliurang

Hari Minggu (23/02), The Waroeng of Raminten yang terletak di jalan Kaliurang Km 15, 5 dipenuhi pengunjung. Warung makan gaya tradisional khas Jogja ini berdekatan dengan Hamzah Batik, Raminten Boutique dan The Praja Coffee. Memang cocok sebagai destinasi wisata dan membeli oleh-oleh yang Jogja banget.

Masuk ke dalam The Waroeng of Raminten, selain sambutan ramah dari pegawai jangan kaget dengan hiasan-hiasan patung khas Raminten Group. Beberapa patung orang Jawa lengkap dengan pakaian adatnya. Khas ada di semua unit bisnis Raminten.

Sambil menunggu acara dimulai, kami memesan beberapa menu makanan tradisonal. Ada soto, rawon, tape bakar dan pisang goreng. Tape bakar masih jarang ditemui di Jogja. Rasa tape yang manis dan agak asam jadi lebih gurih ketika dibakar. Banyak banget menu yang bisa dicoba di sini. Aneka makanan, minuman, camilan dan paket tumpeng untuk satu keluarga.

Sekitar pukul 19.00 WIB, acara utama dimulai. Dibuka dengan tari Jamu Gendhong dari Raminten. Salah satu tarian yang sering muncul di acara-acara Raminten. Disusul dengan penampilan memukau anak-anak SMKI yang membawakan tarian Gula Jawa.

“Kami memberikan fasilitas tempat untuk latihan dan pentas,” ungkap Widodo, marketing dari The Waroeng of Raminten Kaliurang.

Tampil Perdana, Sendratari Sang Hanoman Memukau PengunjungThe Waroeng of  Raminten Kaliurang (2)

Setelah tarian pembuka, acara utama dimulai. Sang Hanoman adalah tari yang menceritakan perjalanan Hanoman ke Kerajaan Alengka. Diutus oleh Sri Rama untuk menemui Dewi Sinta. Tarian ini akan dipentaskan sebulan sekali bergantian dengan Sendratari Rara Jonggrang: The Story of Prambanan Temple.

Sang Hanoman disutradarai oleh Anter Asmorotedjo, sekaligus pembuat naskah dan koreografer sendratari ini. Penata musik Boedhie Pramono dan sepenuhnya dimainkan oleh para pegawai Raminten Group sendiri.

Sendratari Sang Hanoman dibuka dengan adegan Baginda Sri Rama yang mencari duta untuk di kirim ke Kerajaan Alengka. Memastikan bagaimana keadaan pujaan hatinya di sana. Setelah menjanjikan hanya satu hari perjalanan, Hanoman terpilih mewakili Baginda Sri Rama menuju Alengka.

Sebelum sampai di Taman Argasoka, tempat Dewi Sinta di tahan Rahwana, Hanoman dirayu seorang bidadari bernama Dewi Sayempraba, putri Batara Wiswakrama. Dewi Sayempraba merayu Hanoman dan memberinya buah-buahan.

Hanoman sempat termakan tipu daya Dewi Sayempraba. Si kera putih ini memakan buah yang ditawarkan oleh Dewi Sayempraba.

Ternyata buah beracun itu membuat mata Hanoman buta dan kekuatannya hilang. Untunglah, Sempati -seekor burung garuda- segera datang menolong Hanoman.

Sempati merupakan kakak dari burung Garuda, Jatayu, yang telah tewas ketika berusaha menolong Dewi Sinta. Hanoman pun disembuhkan dari kebutaan dan diberi petunjuk cara melanjutkan perjalanan ke Kerajaan Alengka.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Sesampainya di Kerajaan Alengka, Hanoman langsung menuju taman Argasoka dan berhasil menemui Dewi Sinta. Hanoman lantas memberikan cincin sebagai bukti bahwa dirinya sungguh-sungguh utusan Baginda Sri Rama. Melihat cincin tersebut, Dewi Sinta akhirnya pun percaya kepada Hanoman.

Tapi kedatangan Hanoman diketahui oleh Rahwana. Tiba-tiba dari sebrang panggung muncul Indrajit, putra Rahwana, yang membawa busur dan anak panah. Perkelahian pun dimulai. Setelah berhasil melumpuhkan Hanoman dan bersiap membakarnya di alun-alun. Para raksasa menari kegirangan karena menyangka telah berhasil membunuh Hanoman. Tapi yang terjadi selanjutnya adalah kepanikan dan huru hara ketika tiba-tiba Hanoman melesat dari kobaran api dan membakar Kerajaan Alengka.

Usai pertunjukkan Sendratari Sang Hanoman, seluruh penari dan pendukung acara keluar dari balik layar dan menari di panggung bersama pengunjung. Hampir satu album khas aplikasi Tik Tok mereka tarikan. Semua menari dengan riang gembira. Termasuk penonton yang menikmati pertunjukan spektakular Sendratari Sang Hanoman. Pertunjukkan yang memukau.

Load More Related Articles
Load More By Kazebara
Load More In Event