Home Heritage Taman Tino Sidin, Memori Pelukis Kebanggaan Indonesia

Taman Tino Sidin, Memori Pelukis Kebanggaan Indonesia

6 menit waktu baca
51
Patung Tino Sidin

Barangkali nama Tino Sidin sudah tidak asing lagi di telinga kita. Terlebih bagi kita yang usianya sudah tidak muda. Tino Sidin merupakan salah satu maestro lukis Indonesia yang sudah punya nama. Namanya lebih menggema setelah ia bergabung dalam acara “Gemar Menggambar” milik Televisi Republik Indonesia (TVRI). Pada waktu itu, Tino Sidin sudah berjasa dalam menumbuhkan kecintaan menggambar pada anak-anak. Meskipun demikian, Tino Sidin bukan mengarahkan anak-anak untuk menjadi pelukis, melainkan seorang yang gemar melukis.

Mencari tahu sosok Tino Sidin di Era Modern ini bukan perkara sulit. Berbagai website dan blog menyediakan informasi tentang riwayat hidup tokoh yang sering mengucap “ya bagus” ini. Namun, sayang sekali rasanya kalau tidak meluangkan waktu berkunjung ke Taman Tino Sidin. Taman Tino Sidin merupakan sebuah museum yang merawat ingatan tentang Tino Sidin. Dengan berkunjung ke museum ini, barangkali kita bisa merasakan nyawa dari Tino Sidin melalui peninggalan-peninggalannya.

Taman Tino Sidin menempati sebagian kediaman Tino Sidin sendiri.  Museum ini berlokasi di Jalan Tino Sidin 297 Kadipiro, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul. Taman Tino Sidin tidak sulit dicari. Patung Tino Sidin karya Yusman yang diresmikan langsung oleh Muhadjir Effendy pada tahun 2014 dan dipasang tepat di depan bangunan bisa menjadi penanda keberadaan museum ini. Tak hanya itu, letaknya yang cukup dekat dengan pusat kota Yogyakarta membuat museum ini tidak sulit dijangkau. Namun, untuk menuju museum ini lebih disarankan menggunakan kendaraan pribadi atau ojek online.

Museum Taman Tino Sidin menyimpan memorabilia Tino Sidin. Jadi ketika mulai masuk dan melangkahkan kaki di museum ini, kita akan menjumpai koleksi-koleksi barang milik Tino Sidin. Salah satunya surat yang sudah Tino Sidin kumpulkan semasa ia masih ada. Selain itu, Taman Tino Sidin pun menyimpan koleksi-koleksi sertifikat yang didapatkan beliau, klipping dari media massa, komik yang dihasilkannya, foto-foto Tino Sidin dan keluarga, serta perlengkapan lukis miliknya.

Taman Tino Sidin pun biasa disebut sebagai galeri lukis. Sebab, museum ini memamerkan koleksi lukisan karya Tino Sidin yang jumlahnya sudah mencapai ratusan buah. Namun, tidak semua koleksi yang terpajang di ruang pamer. Koleksi-koleksi tersebut mempunyai jadwal pajangnya masing-masing.

Salah satu lukisan yang ada di Taman Tino Sidin 

Dalam mengerjakan sketsa lukisannya, Tino Sidin cenderung variatif. Tino Sidin menggarap berbagai tema diantaranya tentang kehidupan sehari-hari, pemandangan, dan kegiatan atau kejadian khusus. Namun, lukisan Sketsa Tino Sidin lebih bercerita tentang aspek kehidupan sehari-hari di kampung. Tak hanya itu, lukisan beliau pun lebih mengarah pada melukis emosi, perasaan, dan suasana yang ia lihat dan amati. Bukan menekankan pada realitas yang semestinya terjadi. Hal tersebut disampaikan oleh Mikke Susanto, kurator Taman Tino Sidin.

Sebagai museum yang terbilang tidak terlalu besar, Taman Tino Sidin cukup aktif melakukan berbagai agenda. Setiap akhir pekan, museum ini membuka kursus melukis bagi siapa saja yang berminat. Tak hanya itu, museum ini juga tidak jarang menyelenggarakan pameran lukisan baik lukisan Tino Sidin sendiri maupun lukisan dari para pelukis lain, termasuk lukisan mereka yang kursus di tempat ini.

Untuk berkunjung ke Taman Tino Sidin, pengunjung dikenai biaya sebesar Rp 5000,- saja. Dengan harga yang cukup murah tersebut, pengunjung bisa memanfaatkan berbagai fasilitas yang tersedia. Pengunjung bisa mengagumi jengkal demi jengkal koleksi peninggalan Tino Sidin. Selain itu, perpustakaan yang terdapat di lantai tiga pun bisa diakses bagi pengunjung yang berminat. Berbagai genre buku tersedia di perpustakaan ini, dari mulai buku tentang lukisan hingga buku-buku sejarah.

Di akhir kunjungan, pengunjung akan disuguhi berbagai dokumentasi berupa video yang menjelaskan tentang Taman Tino Sidin. Salah satunya ketika moment peletakan patung Tino Sidin pada tahun 2014 silam. Tak hanya itu, pengunjung akan langsung praktek melukis dengan alat sederhana yang sudah disiapkan. Pada saat melukis, pengunjung akan dipandu dengan video dokumentasi Tino Sidin saat acara Gemar Menggambar.

Tino Sidin

Tino Sidin sudah banyak meninggalkan kesan bagi sebagian orang. Jadi, mari kita membuat kesan tentang Tino Sidin sendiri dengan cara berkunjung ke Taman Tino Sidin.

Muat Lagi Dari Hernawan
Muat Lebih Banyak Di Heritage