Home Event Srawung Genpi Jogja For COE “2019 Harus Fun”

Srawung Genpi Jogja For COE “2019 Harus Fun”

5 menit waktu baca
63

Genpi Jogja Gathering

Minggu 20 Januari 2019 GenPI Jogja menggelar gahtering ketiga bertajuk Srawung Genpi Jogja For COE. Acara ini mempertemukan pengurus baru GenPi Jogja tahun 2019 dengan anggota lama dan anggota yang baru bergabung. Bertempat di kantor baru Dinas Priwisata DIY di sebelah barat Jogja Expo Center, Janti, sekitar 100 anggota berkumpul dan membahas strategi GenPI.

Acara ini dibuka oleh MC kemudian dilanjutkan dengan pemaparan pertama oleh Kak Hardy sebagai koordinator baru GenPi Jogja tahun 2019. Kak Hardy menjelaskan mengenai dunia pariwisata serta apa saja tugas GenPi berkaitan dengan hal tersebut.

Pariwisata merupakan salah satu sektor proritas pemerintah selain pangan, energi, maritim, serta kawasan industri dan KEK. Kak Hardy juga menyinggung program 100 destinasi digital di 34 provinsi seluruh Indonesia yang digagas oleh Pak Arief Yahya namun, hingga awal tahun 2019 baru terealisasi 47 destinasi digital. Jogja telah menyumbang sebanyak 5 destinasi digital, yaitu Pasar Ngingrong, Pasar Kakilangit, Telaga Jonge, Laguna Depok, dan Watu Tapak. Tidak hanya terbentuk namun, destinasi digital yang sudah terbentuk harus tetap sustain. GenPi harus bekerja dengan Speed, Solid dan Smart.

Acara dilanjutkan dengan pemaparan mengenai Tim Offline oleh koordinator Kak Kevin dan Tim Online oleh Koordinator Kak Monyo. Masing-masing memperkenalkan lebih jauh mengenai devisi offline dan online kepada anggota GenPI Jogja 2019. Bersahabat di online berkawan baik di offline adalah tagline GenPi. Peran tim offline dan online sangat penting untuk menunjang keberlangsungan pasar dan memviralkan setiap pasar. Tim offline berisi lurah pasar dan pengurus yang hadir langsung di lapangan. Membuat event, memantau omzet dan melakukan evaluasi bersama agar pasar terus mengalami perbaikan. Selain tim offline yang banyak berinterkasi dengan masyarakat khususnya para pedangan juga harus didukung oleh tim online yang solid. Tim online terdiri dari fotografer, videografer, narasi, dan buzzer. Seperti nama devisinya devisi fotografer membuat stok foto, devisi videografer membuat baragam video, devisi narasi membuat konten tulisan berupa artikel/caption/draft twit, sedangkan buzzer bertugas untuk membuat viral di dunia maya.

Anggota GenPi bebas memilih di bagian mana mereka ingin berkontribusi. Anggota GenPi bebas mengasah kreativitas dengan tetap berdasarkan kode etik anggota yaitu, tidak hoax, tidak politik, dan tidak sara. Bisa juga bergabung dengan tim offline pasar. GenPi Jogja juga memiliki support sistem lain berupa website yang dikelola oleh tim web. Anggota GenPi dapat berkontribusi untuk membuat artikel di website. Beberapa hal yang sudah dilakukan oleh GenPi Jogja sebagai support system Kementrian Pariwisata adalah membantu promosi, bekerjasama dengan desa wisata, mengelola destinasi digital, dan pelatihan untuk internal anggota. Agenda terdekat yang akan GenPi Jogja support adalah Jogja Heboh pada bulan februari, serta beberapa event nasional seperti ArtJog, Jogja International Street Performace (JISF) dan Jogja International Heritage Walk (JIHW). Destinasi digital baru juga akan dibuka tahun 2019 ini.

Setelah pemaparan mengenai apa saja tim dan kegiatan GenPi Jogja ada sambutan oleh  Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Wisata Dinas Pariwisata DIY, Bapak Aria Nugrahadi. Beliau sangat mengapresiasi kinerja GenPi Jogja yang telah mampu mengelola 5 destinasi digital dengan baik dan sustain, bahkan memiliki destinasi digital terbanyak dibandingkan dengan wilayah lain. Itu artinya GenPi Jogja memiliki tim yang solid dan profesional di bidangnya. Bergabung dengan GenPi memiliki banyak manfaat untuk anggotanya. Selain pengalaman juga untuk mengasah soft skill individu. “GenPi 2019 harus fun”, ungkap beliau diikuti dengan jargon GenPi.

Genpi Jogja Gathering

GenPi Gass…GenPi Jogja Gass Poll…

Muat Lagi Dari Kazebara
Muat Lebih Banyak Di Event