Something To Remember: Garis Spontan Ilham Satriawan

6 min read
0
59

genpijogja.com – Gelaran pameran “Something To Remember” karya Ilham Satriawan hadirkan 13 karya dibuka secara resmi pada Senin sore (14/8) di LAV Gallery.

Ilham Satriawan lewat goresannya berbicara mengenai dunia keseharian pelukis. 13 karya ini semacam memorabilia atas perjalanan Ilham yang dituangkan di dalam lukisan.

Garis spontan dan tumpukan warna tidak hanya menggambarkan bentuk tapi bagaimana sebuah peristiwa dan perasaaan terbangun dalam ingatan.

Something To Remember Ilham Satriawan
Something To Remember Ilham Satriawan

Sebagai penonton kita diajak masuk ke dalam susunan ekspresi yang bercerita begitu banyak peristiwa dan peraşaan dalam satu waktuan waktu. Lukisan Ilham terlihat seperti sebuah gambaran dinamis di tempat Ilham tinggal dan bertumbuh di kota Denpasar Bali.

Sebuah lukisan merupakan sebuah visual ekspresi yang sesungguhnya sedang tidak menunjukkan sesuatu. Lukisan merupakan penggambaran.

Lukisan bukanlah sebuah hal yang menunjukan arti yang menunjukan pengertian atas sesuatu, apalagi sebagai sesuatu yang menjelaskan secara definitif. Lukisan menghadirkan pertemuan visual dan memori, itu sebabnya hal tersebut disebut ekspresi.

Ilham Satriawan, pelukis dari Bali ini, menyebut lukisannya sebagai sebuah kebebasan dalam gagasan.

Ilham melihat lukisan sebagai sebuah proses pemberian pendapat atau gagasan atas sebuah objek tertentu berasal dari ide mendalam yang dipengaruhi oleh latar belakang dari orang yang melakukannya.

Ilham mempercayai ide personal. Sebagai pelukis ia tidak membatasi pada satu medium tertentu. Jika kita melihat lukisannya, dia menggunakan berbagai medium dimana tujuan akhirnya adalah kepuasan ekspresi seniman. Karyanya menghadirkan figure dengan garis spontan. Figur tersebut hadir dengan berbagai warna tropis dengan bentuk ekspresi mulut tebal dan mata yang besar.

Tampaknya ekspresi seni Bali mempengaruhi bagaimana Ilham menghadirkan karyanya untuk dinikmati oleh indera penglihatan kita sebagai penonton.

Pameran di LAV Gallery ini menjadi sebuah perjalanan penting bagi perjalanan karya Ilham Satriawan. Ini adalah pameran tunggal pertama. Setelah Ilham melewati proses berkarya dan menempuh perjalanan sebagai seniman, Ilham melihat karyanya bukan hanya mengenai sebuah penggalan kisah personal tapi juga sebagai sebuah bagian dari seni rupa dunia. Karya Ilham Satriawan sudah dikoleksi berbagai kolektor di luar Indonesia.

Agustus ini, LAV Gallery kembali memberikan ruang seniman muda agar karya-karyanya bisa tampil di publik Yogyakarta pada khususnya, dan publik Indonesia pada umumnya.

Pameran tunggal ini bisa menjadi pintu, bagi ruang yang lebih luas dan dinamis, bagi seniman di masa depan. Bukan saja untuk tampil berkarya, tapi juga untuk memberikan ruang berbagi kepada komunitas seni.

LAV Gallery memberikan dirinya sebagai ruang berkreasi bagi para seniman di Yogyakarta agar semakin terbuka menampilkan karyanya.

Teman-teman seniman sendiri memanfaatkan LAV galeri untuk memajang karya-karya terbaiknya untuk dinikmati publik. Tidak hanya dengan seniman dalam negri, LAV Gallery juga menjalin kerjasama dengan pada seniman manca sehingga karya-karya kreatif dari Yogya dapat dikenalkan hingga luar negeri.

LAV Gallery terletak di Jalan DI Panjaitan Yogyakarta. Galeri ruang kreatif ini didirikan oleh Citra Pratiwi sebagai bagian dari kecintaannya dengan dunia seni khususnya kontemporer.

Citra Pratiwi mengungkapkan bahwa LAV merupakan sebuah singkatan dari ‘Love in Art foreVer’. Sebagai ruang kreatif, LAV memfasilitasi program pameran seni rupa, program pertunjukan seni kontemporer lintas disiplin dan ruang diskusi seni budaya.

Citra menyebutkan LAV Gallery hadir sebagai sebuah ruang untuk mengembangkan seni rupa kontemporer di Yogya. Khususnya bagi seniman-seniman muda sekaligus sebagai ruang kreatif bagi perkembangan seni dan budaya di kota ini.

Something To Remember menghadirkan 13 karya Ilham Satriawan yang berbicara mengenai dunia keseharian pelukis. 13 karya ini semacam memorabilia atas perjalanan Ilham yang dituangkan di dalam lukisan. Pameran ini juga sebuah bagian dari Something to Remember untuk masa depan.

 

 

Load More Related Articles
Load More By pacarkecilku
Load More In Event