Home Heritage Si Bader, Lokomotif Keramat Yang Bandel

Si Bader, Lokomotif Keramat Yang Bandel

5 menit waktu baca
113

Pemerintah Indonesia, 42 tahun yang lalu, melalui PJKA mendatangkan kembali lokomotif dari Amerika. Kali ini lokomotif diesel elektrik buatan General Electric yang berseri pabrik U-18C. Di Indonesia lokomotif ini memiliki seri CC 201.

PJKA kala itu mengimport lokomotif CC 201 sejumlah 38 unit pada kisaran tahun 1977-1978 (generasi pertama). Kemudian selama tahun 1983 sampai tahun 1984 PJKA kembali mendatangkan sebanyak 34 unit (generasi kedua) dan yang terakhir PJKA membeli CC 201 hanya 20 unit saja pada tahun 1991 sampai 1992 (generasi ketiga).

Selain kedatangan 3 generasi CC 201, Indonesia memiliki “CC 201” lainnya sejumlah 52 unit. Ke-52 unit ini merupakan seri upgrade dari lokomotif yang sudah ada, yaitu BB 203.

CC2018307, foto milik Haryo Prabowo

Dari sederet lokomotif yang menarik untuk dibahas, ada salah satu yang mencuri perhatian dari CC 201 generasi kedua. Lokomotif tersebut terkenal “angker” dan dikeramatkan dikalangan pecinta kereta api. Konon kabarnya lokomotif ini merupakan CC 201 yang paling sering meminta darah.

Berbagai peristiwa berdarah sering dialami oleh CC 201 bernomor urut 45 atau sekarang memiliki kode seri CC 201 83 07. Darah yang diperoleh lokomotif tersebut bisa berasal dari kecelakaan antara kereta api yang ditariknya dengan kendaraan lain atau menabrak manusia yang sengaja mengakhiri hidupnya maupun dikarenakan faktor “X”.

Selain meminta korban ketika berdinas menarik kereta api, lokomotif ini juga pernah mengalami gangguan pada saat proses perbaikan di Jogja, tepatnya setelah lokomotif mengalami kecelakaan.

Selesai dilakukan perbaikan, lokomotif tersebut telah dinyatakan selesai dan layak. Namun hal ganjil terjadi saat lokomotif CC 201 45 dilakukan uji jalan di lintasan khusus milik bengkel lokomotif di Jogja.

Pada saat melaju dengan kecepatan tinggi, secara tiba-tiba lokomotif ini mengalami gagal fungsi pengereman. Jarak lintasan yang semakin habis berpadu kecepatan tinggi akhirnya lokomotif CC 201 45 meluncur hingga menghantam dinding pembatas test track tersebut.

CC20145 setelah berdinas

Lokomotif CC 201 45 sejak kedatangannya pada tahun 1983 memang sudah dirundung berbagai masalah. Para teknisi lokal sering dibuat pusing dengan berbagai macam gangguan teknis yang lebih sering tidak bisa dijelaskan dengan nalar logika.

Para teknisi GE Amerika juga sempat didatangkan karena fenomena ganjil yang acap kali merundung lokomotif ini. Namun hasilnya tetap saja nihil, “Si Bader“ (sebutan lokomotif CC 20145 oleh penggemar kereta api) tetap saja membuat ulah. Bahkan menurut pihak GE sendiri pada saat proses produksi CC 201 45, lokomotif ini sempat memakan korban akibat kecelakaan kerja.

Kebandelan Si Bader yang sering mengakibatkan kecelakaan fatal ini membuat pihak pemilik lokomotif melakukan ruwatan di dalam kompleks bengkel lokomotif Jogja. Upacara ruwatan ini sendiri diselenggarakan cukup besar. Selain ritual pembersihan lokomotif, PJKA juga menyelenggarakan pertunjukkan wayang kulit gagrak Jogja semalam suntuk di depan stasiun Tugu Yogyakarta kala itu. Bukan itu saja, PJKA juga memasang tapal kuda dan memberikan beberapa gram emas ke tubuh lokomotif CC 201 45 ini.

CC2018307 tampak samping bagian casis terlapisi stainless steel.

Setelah upacara ruwatan yang cukup besar ini, secara ajaib lokomotif CC 201 45 hampir tidak pernah mengalami kecelakaan lagi.

Ruwatan yang dilakukan oleh teknisi Balai Yasa Lokomotif Yogyakarta membuahkan hasil. Proses ritual yang panjang dan menghabiskan dana lumayan besar ini mampu menghilangkan nasib sial dari si Bader, alias lokomotif CC 201 45.

Saat ini si Bader ditempatkan di Dipo Lokomotif Yogyakarta. Kita bisa dengan mudah mengenali lokomotif ini melalui ciri khasnya, yaitu lokomotif berlapis stainless steel di sisi-sisinya.

Baru-baru ini lokomotif CC 201 45 menjadi lokomotif pelangsir rangkaian kereta api di stasiun Lempuyangan setelah melanglang buana bertugas menarik lokomotif. Bisa jadi, entah diperjalananmu yang mana, si Bader inilah lokomotif yang membawa kereta api yang kamu naiki berkeliling Pulau Jawa.

Muat Lagi Dari Dewangga Liem
Muat Lebih Banyak Di Heritage