Home Event Serunya Keroncong Plesiran di Lintang Sewu, Mangunan

Serunya Keroncong Plesiran di Lintang Sewu, Mangunan

3 menit waktu baca
215

Sabtu malam (21/4) ada suasana berbeda di Lintang Sewu, Wana Wisata Budaya Mataram, Mangunan. Masyarakat berduyun-duyun datang untuk menyaksikan Keroncong Plesiran dalam rangka FESTISAKA (Festival Seni Alam Terbuka).

Acara Keroncong Plesiran dimulai pukul 19.00 WIB dibuka dengan penampilan grup keroncong Sri Gandul yang personilnya semua adalah perempuan pecinta musik keroncong. Mereka menyanyikan 5 lagu keroncong dari keroncong asli, langgam dan modern sebagai opening.

Dipandu MC kawakan Jogja, Doni Salahpaham dan Ofixokefix yang sangat menghibur membuat suasana menjadi lebih hangat. Selain grup kerongong Sri Gandul acara ini menampilkan Symphony Kerontjong Moeda berkolaborasi dengan beberapa penyanyi seperti Eghalatoya, Nanda Candra, Linda Lasito, Bima Bravesboy, Om Wawes, Oky Kumalasari, Roby dan Farid FSTVLST, dan Paksis Rarasalit. Diiringi oleh conductor Boris Sirait dan Ari Blothong.

Keroncong Plesiran di Lintang Sewu merupakan rangkaian acara puncak yang sebelumnya pada pagi hari berada di Pasar Kakilangit dan siangnya berada di Sekolah Hutan Pinus Asri. Acara puncak ini dihadiri oleh Drs. Bayu Haryana selaku Staf Ahli Gubernur DIY Bidang Sosial Budaya dan Kemasyarakatan yang menyampaikan sambutan dari bapak Wakil Gubernur Sri Paduka Paku Alam X bahwa promosi wisata harus dilakukan besar-besaran dan acara Keroncong Plesiran ini menjadi salah satu kegiatan untuk mempromosikan destinasi wisata Lintang Sewu di Mangunan.

“Marilah kita jaga, kita tingkatkan seni budaya masyarakat yang ramah, santun, dan mudah-mudahan panjenengan semua yang datang sebagai getok tular menyampaikan kepada dunia bahwa Mangunan, Bantul nerupakan desa wisata yang luar biasa.” papar Bupati Bantul Drs. H. Suharsono dalam sambutan Sunarto, SH.MM selaku Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Bantul.

Keroncong Plesiran ini ditutup dengan penampilan semua artis yang menyanyikan lagu Akad dari Payung Teduh. Diharapkan tahun-tahun selanjutnya kegiatan ini tetap terlaksana demi mengangkat kreatifitas anak muda dalam seni budaya dan pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kontributor :  Sany Maya & Kennedi

Muat Lagi Dari Sany Maya
Muat Lebih Banyak Di Event