Segelas Percakapan di Warung Kopi DST

5 min read
0
257

Ketika mendengar kabar bahwa ada tempat ngopi yang katanya wajib dicoba saat di Bantul, aku langsung melakukan pencarian di internet dengan kata kunci “Warung Kopi DST”. Langsung keluar hasil pencarian peta lokasi beralamat Tamantirto, Kasihan, Bantul, DIY. Aku semakin penasaran dengan tempat ngopi ini.

Tak perlu berfikir lama, aku pun bergegas menuju ke lokasi dengan membawa kamera untuk mengabadikan tempat ini. Aku berkendara dari pusat Kota Yogyakarta bermodal petunjuk dari maps yang kudapat dari internet. Tak terlalu lama aku pun sampai di depan Warung Kopi DST.

Warung Kopi ini memang sedikit jauh dari jalan raya. Namun, hal inilah yang kurasa istimewa karena jauh dari kebisingan kota dan cocok untuk mengobrol santai.

Suasana Warung Kopi DST dimalam hari

Sesampainya di sana langsung saja aku menuju ke bar pesan yang menjadi satu dengan kasir. Di area bar tertata rapi toples berisikan pilihan biji kopi. Pilihanku kali ini adalah kopi Java Preanger dengan teknik penyajian V60.

Untuk pilihan makanan ringan tidak terlalu banyak, hanya tersedia frech fries, jamur crispy dan pisang keju. Akhirnya, kopiku malam ini ditemani oleh jamur crispy dan juga pisang keju.

Disini juga tersedia menu nasi bakar, sayangnya masih dalam jumlah terbatas. Pastikan kamu datang lebih awal jika ingin mencobanya.

Oh iya, di sini juga ada menu non-coffee seperti jus, milkshake dan squash. Tapi yang spesial yaitu Chaumilk. Minuman ini terbuat dari perpaduan cincau dengan susu yang membuat tenggorokan terasa segar.

Menu Jamur Crispy dan Kopi Java Preanger

Warung Kopi DST buka setiap hari dari jam 16.00 WIB dan last order pukul 00.00 WIB. Warkop ini sendiri memiliki konsep yang cukup menarik, yaitu “Make Conversation With Coffee”. Konsep ini menjelaskan bahwa sebuah pembicaraan bisa dibuat dengan segelas kopi.

Beberapa orang yang tidak kenal bisa menjadi kenal dan saling ngobrol karena segelas kopi. Tak ada batasan usia dan profesi, semua orang bisa menikmati kopi dengan caranya masing-masing.

Ada satu lagi yang unik dari slogan kopi disini, yaitu “99% Indonesia, 1% Kopi”. Semua kopi di sini berasal dari daerah-daerah di Indonesia. Baiknya, kamu jangan tanya kopi import di sini, bakalan tidak ada.

Proses Roasting biji kopi

Setelah beberapa saat menikmati pesanan, aku melihat seseorang sedang mengoperasikan sebuah mesin. Tercium harum biji kopi yang keluar dari mesin tersebut.

Yups, tak salah lagi itu adalah mesin roasting kopi. Rasa penasaran membawaku untuk menghampiri pria tersebut. Pria ini bernama Reza. Beliau adalah pemilik dari Warung Kopi DST.

Menurut beliau, proses tersajinya segelas kopi itu sungguh panjang dan rumit. Di Warung Kopi DST semua kopi datang dalam bentuk green bean. Hal ini dilakukan untuk menjaga kesegaran kopi. Biji kopi diroasting sesuai kebutuhan.

Warung Kopi DST bahkan punya jadwal roasting sendiri, yaitu hari minggu, rabu dan jumat pada pukul 19.00 WIB.

Ingin belajar roasting di sini? Gampang. Kamu bisa datang kapan saja ke Warung Kopi DST membawa green bean sendiri atau membelinya di tempat ini. Tertarik?

Load More Related Articles
Load More By Kevin Andy
Load More In Tempat Nongkrong