Sate Congot Pak Sabar, Warung Sate Dekat Bandara Baru NYIA Jogja yang Melegenda

6 min read
0
178

Halo, sobat  wisata. Pada postingan sebelumnya, sudah sempat saya bahas tentang adanya mega proyek New Yogyakarta International Airport (NYIA). Bandara baru yang membentang sepanjang jalur Pantai Glagah, kecamatan Temon, Kulon Progo, Jogja. Bandara ini ditargetkan beroperasi pada tahun 2019. Dengan adanya bandara baru ini, diharapkan dapat mengurangi kepadatan lalu-lintas udara di Lanud Adi Sutjipto yang notabene adalah pangkalan TNI AU.

Dari bandara baru NYIA kita bergeser sedikit ke barat laut, tepatnya di Desa Jangkaran, Temon, Kulon Progo. Desa Jangkaran merupakan desa yang terletak di ujung barat kabupaten Kulon Progo dan berbatasan langsung dengan Jawa Tengah. Desa ini memiliki potensi wisata pantai yang indah di Pantai Congot dan Hutan Mangroove.

Selain wisatanya yang potensial, ada salah satu kuliner yang tersohor disini, yaitu sate Congot Pak Sabar. Warung sate yang berdiri kokoh di tepian jalan Daendels Pantai Selatan, tepatnya di Dusun Ngelak, Jangkaran, Temon, Kulon Progo.

Sate Congot Pak Sabar

Lebih populer dengan nama Sate Congot, warung ini hampir setiap hari ramai dikunjungi konsumen. Sekitar 10 kg daging kambing habis dihidangkan untuk mengisi perut para pemburu kuliner.

Warungnya tidak terlalu besar, hanya seluas sekitar 4×8 m di bagian depan. Sedangkan bagian belakangnya sendiri dijadikan tempat tinggal bagi sang pemilik. Meski terbilang sederhana, tapi selalu ramai dikunjungi konsumen.

Tak jarang wisatawan luar kota meluangkan waktunya untuk mencicip hidangan khas di Sate Congot Pak Sabar. Menunya antara lain sate kambing, gulai kambing, dan tongseng kambing, ada juga menu olahan dengan daging ayam.

Sate Congot Pak Sabar

Satenya didominasi daging yang empuk cenderung kenyal. Dibakar dengan durasi pembakaran yang tepat sehingga saat digigit bumbunya lebih terasa di lidah.

Yummy! Satu porsi olahan daging kambing komplit bisa kalian nikmati hanya dengan harga Rp 33.000,- sedangkan untuk olahan ayam 1 porsinya seharga Rp 23.000,-.

Untuk minumannya lebih bervariasi. Selain teh panas/dingin atau jeruk panas/dingin, ada pula soda gembira, dan juga berbagai minuman botol yang telah disajikan dalam pendingin/showcase di dalam ruang penyajian.

Untuk bisa mencapai warung ini dari arah Jogja, kalian bisa menyusuri jalan nasional Jogja-Purworejo, kemudian belok ke kiri di pertigaan Sindutan dan lalu belok kanan di perempatan Ngglaeng, Kompleks SATRADAR TNI AU.

Sate Congot Pak Sabar

Warung Sate Congot Pak Sabar berada di sisi utara jalan. Sedangkan jika dari arah Purworejo, Jawa Tengah, kalian tinggal menyusuri jalan Daendels Pantai Selatan hingga melewati sungai Bogowonto, atau bisa juga kalian ikuti GPS dengan keyword Sate Sabar, Congot.

Sate Congot Pak Sabar ini sudah mulai beroperasi sejak tahun 2010. Sebelum itu, kesuksesan Pak Sabar dalam usahanya tak luput dari perjuangan panjang. Pak sabar yang asli warga Jangkaran sempat menjadi driver di Arab Saudi, sementara sang istri, Tarsiyah, menjadi penjual kuliner di warung yang sekarang ini.

“Dulu jualannya soto, bakmi godhog. Yo pokoke sejenis ngoten niku, mas. (Yo pokoknya yang sejenis seperti itu, mas.)” kata bu Tarsiyah. Beliau menceritakan perjuangannya sambil tertawa lantaran mengingat perjuangannya dulu hingga sukses seperti sekarang.

Pak Sabar menambahkan,”Riyin ibuk niki malah kalih momong Yuli, Mas. (Dulu ibu ini malah sambil menjaga Yuli, Mas). Yuli yang dimaksud adalah Yuli Hamdani, putra tunggal pasangan ini. Untuk informasi ya, Yuli Hamdani merupakan basist dari Guyon Waton Band. Band yang sedang naik daun dengan lagu “Korban Janji”

“Kalau dulu belum seramai ini mas, dulu setelah jualan soto terus ganti jualan sate. Awalnya cuma beli bahan 1 Kg, sekarang 1 harinya 10 Kg, dan alkhamdulillah selalu habis.” tutup pak Sabar sambil menyeruput.

Sate Congot Pak Sabar

Nah, sobat wisata, kalau kalian liburan di Pantai Congot dan sekitarnya bisa nih mampir kesini. Warungnya buka setiap hari mulai pukul 08.00 WIB hingga jam 20.00 WIB, tetap melayani saat libur nasional. Tapi saran saya jangan terlalu malam, sekitar jam 5 sore biasanya menu sudah mulai habis.

Load More Related Articles
Load More By Dody Hendro W
Load More In Kuliner