Salam Rindu dari Pusakata Untuk Prambanan Jazz 2020

7 min read
0
8

genpijogja.com – Helatan Prambanan Jazz Festival kali ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Anas Syahrul Alimi dan Bakkar Wibowo selaku CEO Rajawali Indonesia, telah mempersiapkan rencana besar untuk Prambanan Jazz Festival 2020. Mulai dari mendatangkan artis-artis internasional, menampilkan panggung besar, serta inovasi tampilan acara secara keseluruhan.

Prambanan Jazz Festival 2020 mendapat antusiasme tinggi dari para penonton setia. Namun, pandemi Covid-19 mengubah muka Prambanan Jazz Festival 2020. Mengusung tajuk “New Hope, New Experience”, Prambanan Jazz Festival 2020 pertama kalinya meluncurkan program Virtual Festival.

Prambanan Jazz Virtual Festival 2020 diadakan selama dua hari, mulai Sabtu 31 Oktober 2020 sampai Minggu, 1 November 2020 di pelataran Candi Prambanan Yogyakarta. Pada hari pertama, Prambanan Jazz Virtual Festival 2020 mengalami kendala teknis dan cuaca. Sehingga, acara dimundurkan satu jam dari jadwal, yang seharusnya pukul 16.00 WIB menjadi 17.00 WIB.

Prambanan Jazz Virtual Festival 2020 bekerja sama dengan iKonser, Usee TV, dan tiketapasaja untuk menyajikan kualitas tayangan terbaik. Pengalaman pertama mengakses Prambanan Jazz Virtual Festival 2020 dari mana saja, tentu tak jauh dari kekurangan. Mulai dari koneksi yang lambat, kualitas gambar tidak stabil, hingga gambar tidak muncul. Meskipun begitu, Prambanan Jazz Virtual Festival 2020 tetap sayang untuk dilewatkan.

Joko In Berlin di Prambanan Jazz 2020 Virtual Festival

Joko In Berlin jadi pembuka Prambanan Jazz Virtual Festival 2020. Seluruh kru dan penampil hadir di Pelataran Candi Prambanan Yogyakarta, dengan tata panggung minimalis dan kualitas audio prima. Dilatarbelakangi Candi Prambanan Yogyakarta dan semburat senja, Joko In Berlin menyapa penonton di rumah lewat lagu “Pesawat Kertas”, “Senja”, “Euphoria”, dan “Misanthropy” yang mampu mewarnai Sabtu sore (31/10) yang mendung. Tak ada interaksi langsung dengan penonton. Namun, Prambanan Jazz Virtual Festival 2020 tetap menghadirkan suasana konser lewat gerak kamera dan drone.

“Senang bisa tampil di Prambanan Jazz 2020 untuk pertama kalinya. Terima kasih untuk semua kru yang sudah bekerja keras,” sapa Joko In Berlin kepada Prambanan Jazz Lovers.

Memasuki petang, Fourtwnty datang mengajak penonton berdendang. Fourtwnty berhasil mengubah suasana Virtual Festival seperti konser offline. Ari sang vokalis terus bernyanyi seolah dikelilingi penonton. Pencahayaan panggung dan latar belakang matahari terbenam, jadi panggung terbaik Fourtwnty yang dikenal dengan lagu-lagu Folk bernuansa santai.

Beberapa lagu yang dibawakan Fourtwnty antara lain “Realita”, “Diam-Diam Kubawa Kamu”, “Hitam Putih”, “Nematomorpha”, “Zona Nyaman” dan “Fana Merah Jambu”. Diiringi marakas, vokal Ari Lesmana mengundang penonton untuk berdansa bersama dan bernyanyi dari jauh.

Isyana Sarasvati di Prambanan Jazz 2020 Virtual Festival

Panggung Prambanan Jazz Virtual Festival 2020 semakin panas dengan penampilan Isyana Sarasvati yang enerjik. Membawakan lagu-lagu baru seperti “Lexicon”, “Mad”, “Sikap Duniawi”, “Pendekar Cahaya” dan “Untuk Hati Yang Terluka”, permainan musik dan vokal Isyana bak orkestra dipadu seriosa.

Lagu “Unlock The Key” pun secara perdana dimainkan untuk publik di panggung Prambanan Jazz Virtual Festival 2020. Seluruh pemusik pengiring Isyana pun tak kalah menarik, kompak menyajikan musikalitas tinggi dan aksi panggung dinamis. Penonton tak bosan meski hanya melihat dari layar ponsel dan laptop. Istana Sarasvati berhasil menghadirkan suasana Prambanan Jazz 2020 ke dalam virtual concert.

Pusakata di Prambanan Jazz 2020 Virtual Festival

Malam semakin dingin, Pusakata memasuki panggung dengan tenang, lalu memetik gitar dan menyanyikan “Berdua Saja”, “Pejamkan Matamu”, “Kita”, “Kita Hanya Sebentar”, “Jalan Pulang”, “Untuk Perempuan Yang Sedang Dalam Pelukan” dan “Akad”. Suasana syahdu dan kerinduan Pusakata tampil di depan penonton, menambah kesan Prambanan Jazz Virtual Festival 2020 terasa kurang tanpa adanya sorak sorai penonton.

“Kita bisa tetap hadir di Prambanan Jazz dengan sabar dan patuh. Salam rindu untuk kalian yang merindukan penampilan banyak musisi tanah air,” tutur Is, vokalis Pusakata.

Prambanan Jazz Virtual Festival 2020 dilanjutkan dengan kolaborasi Jazz antara Tompi dengan Yongki, Bayu, Dompis, dan Eca Soemantri. Membawakan lagu daerah “Si Patokaan” dan beberapa hit, Tompi mengajak penonton mengobrol lewat permainan musik yang unik dan menggoda. Dere, perempuan muda berbakat ini turut meramaikan Prambanan Jazz Virtual Festival 2020 lewat lagu perdananya “Kota”.

Tulus tampil kemudian lewat tayangan video, melantunkan lagu andalan seperti “Gajah” dan “Sewindu”. Meski dalam kondisi tidak fit, namun Tulus tetap tulus menyanyi untuk penonton Prambanan Jazz Virtual Festival 2020.

Sesuai dengan slogannya, Prambanan Jazz Virtual Festival 2020 menyiratkan harapan akan kembalinya panggung offline di masa mendatang. Sekaligus, menyuguhkan pengalaman baru dalam menikmati konser musik selama pandemi, yakni konser virtual.

Prambanan Jazz Virtual Festival 2020 masih berlangsung sampai Minggu, 1 November 2020 dengan bintang tamu The Everyday Band, Sinten Remen feat. Endah Laras, Nadin Amizah, Andmesh, Pamungkas, Ardhito Pramono, dan Yura Yunita, live dari iKonser, Usee TV, dan tiketapasaja.

Load More Related Articles
Load More By hsnfarra
Load More In Event