Resmikan Grojogan Watu Purbo, Sri Purnomo Dukung UMKM Merdikorejo

6 min read
0
152

genpijogja.com – Sabtu (21/11/2020), Bupati Sleman Sri Purnomo bersama Ketua DPRD Sleman Haris Sugiharta meresmikan objek wisata Grojogan Watu Purbo yang berada di Bangunrejo, Merdikorejo, Tempel, Sleman.

Peresmian objek wisata Grojogan Watu Purbo ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati Sleman dan Ketua DPRD Sleman, dilanjutkan pemotongan pita oleh Bupati Sleman.

Sri Purnomo mengapresiasi semua pihak yang telah berhasil mengelola serta mempublikasikan obyek wisata baru Grojogan Watu Purbo. Seperti diketahui, sejak November 2019, Grojogan Watu Purbo viral sebagai destinasi instagramable yang kerap wira wiri di media social.

Pandemi Covid-19 yang sejak April 2020 menerpa seluruh dunia tidak menyurutkan ketertarikan wisatawan yang penasaran untuk datang ke Grojogan Watu Purbo. Didominasi oleh para goweser, Grojogan Watu Purbo menjadi lokasi titik temu para pecinta sepeda untuk mampir dan menikmati keindahan alam air terjun 6 (enam) tingkat ini dengan panorama pepohonan hijau di sekelilingnya.

Resmikan Grojogan Watu Purbo, Sri Purnomo Dukung UMKM Bangunrejo Merdikorejo Tempel Sleman

Sri Purnomo menyampaikan, jumlah pengunjung di Grojogan Watu Purbo tak kurang dari seribu orang saat akhir pekan. Bupati Sleman ini berpesan supaya kedepannya obyek wisata Grojogan Watu Purbo ini dikelola secara profesional agar kenyamanan dan keamanan pengunjung dapat terjamin.

“Mengingat hulu sungai di Watu Purbo (sungai Krasak dan sungai Bebeng) berada di Merapi, jadi pengelola harus tahu karakteristik sungai ini. Agar sewaktu-waktu kalau terjadi hujan di atas dan terjadi banjir dari atas, bisa langsung diantisipasi,” jelas Sri Purnomo saat meresmikan Grojogan Watu Purbo.

Sri Purnomo juga mendorong adanya manajemen yang baik agar objek wisata baru Grojogan Watu Purbo bisa berkembang. Sehingga, dapat menjadi sumber kegiatan masyarakat dan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

Selain itu, Sri Purnomo berharap pengelolaan sampah harus benar-benar diperhatikan. Jika kebersihan terjaga, tegas Sri Purnomo akan membuat para pengunjung betah menikmati pemandangan di Grojogan Watu Purbo ini.

Dalam kesempatan ini, Panewu Tempel Wawan Widiyantoro, menjelaskan kepada Tim Web Genpi Jogja, bahwa bangunan dasar air terjun Grojogan Watu Purbo ini sudah ada semenjak tahun 1975, sedangkan sebagai objek wisata mulai dikelola menjadi sejak tahun 2017 oleh Pokdarwis Bangunrejo.

“Asal muasal Grojogan Watu Purbo pada tahun 1975 adanya proyek Merapi membangun sabo (dam) untuk menahan aliran bila terjadi erupsi. Bangunan dibuat 6 trap (tingkat),” kisah Wawan pada Tim Web Genpi Jogja.

Sri Purnomo Dukung UMKM Merdikorejo, Resmikan Grojogan Watu Purbo

Selain meresmikan Grojogan Watu Purbo sebagai objek wisata baru, Sri Purnomo menyempatkan diri meninjau bazar UMKM yang diadakan oleh Desa Merdikorejo. Hasil kreativitas warga Merdikorejo mulai dari mie ayam Salak, manisan salak, dan batik pewarna alami menjadi pemantik unik yang menyedot perhatian pengunjung.

Bazar UMKM ini dilengkapi dengan fasilitas pembayaran non tunai dengan scan barcode melalui QRIS. Ini merupakan kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Sleman dengan Bank BPD DIY.

Pemimpin Cabang PT Bank BPD DIY Cabang Sleman Efendi Sutopo Yuwono dalam kesempatan ini menyerahkan bantuan berupa 5 unit tempat cuci tangan kepada pengelola obyek wisata Grojogan Watu Purbo.

Selain itu, Bupati Sleman juga meresmikan masjid Al Barokah yang berada di komplek objek wisata Grojogan Watu Purbo, serta pembangunan jalan sepanjang 600 meter menuju objek wisata.

Resmikan Grojogan Watu Purbo, Sri Purnomo Dukung UMKM Merdikorejo

Objek Wisata Grojogan Watu Purbo dapat diakses dari Jalan Magelang, di lampu merah Tempel belok ke utara. Lalu masuk Gapura Desa Merdikorejo, dari situ warga telah memasang banyak rambu petunjuk menuju Grojogan Watu Purbo.

Wisatawan harus berjalan kaki sekitar 700 meter dari area parkir menuju air terjun. Jalanan berundak dari tanah yang dipadatkan dipadu dengan pagar bambu membuat suasana Grojogan Watu Purbo sangat alami.

Grojogan Watu Purbo Merdikorejo buka setiap hari pukul 06.00-18.00 WIB. Objek wisata ini hingga kini belum dikenakan tiket masuk, hanya biaya parkir kendaraan. Sepeda Rp2.000, motor Rp5.000, mobil Rp10.000 dan bus Rp20.000.

Load More Related Articles
Load More By pacarkecilku
Load More In News