Rasa Unik Bakpia Mutiara, Kulit Renyah, Isian Lumer dan Sensasi Semriwing

5 min read
0
22

Sebagai kota wisata yang terkenal hingga mancanegara, Jogja memiliki banyak kuliner khas yang jadi incaran. Salah satunya bakpia, jajanan manis yang selalu diburu untuk menjadi oleh-oleh. Rasanya belum ke Jogja kalau pulangnya tidak membawa bakpia.

Berdasarkan sejarahnya, bakpia terbentuk dari pengaruh akulturasi budaya Tionghoa dan Jawa. Asal katanya dari dialek Hokkian Tou Luk Pia. Secara harfiah artinya kue atau roti yang berisikan daging. Kalau aslinya dulu, isinya daging babi.

Bakpia pertama kali dibawa ke Jogja oleh pendatang Tiongkok bernama Kwik Sun Kwok. Kwik menyewa sebidang tanah di Kampung Suryowijayan, Kecamatan Mantrijeron, Yogyakarta milik seorang warga lokal bernama Niti Gurnito. Bakpia mulai dibuat dan dijajakan di Yogyakarta.

Bakpia mutiara

Salah satu bakpia yang sekarang banyak dijumpai dan jadi favorit adalah bakpia Mutiara. Pemiliknya bernama Pak Yudi dengan rumah produksi utama berada di Jalan Manisrenggo, Telogo, Prambanan.

“Pada awalnya hanya toko oleh-oleh biasa yang menjual snack khas Jogja dan Jawa tengah. Seiring perjalanan, terima banyak pengalaman dan komplain bakpia yang kurang enak,” ungkap Wahyu Wibowo, general operation Bakpia Mutiara dikutip dari YouTube Bogasari.

Setelah melihat pangsa pasar, pada Maret 2008 toko oleh-oleh milik Pak Yudi membuat merk bakpia sendiri. Setelah menjalani proses riset pasar dan produk, lahirlah bakpia Mutiara.

“Melalui trial dan eror untuk menentukan komposisi produk. Tepung bahan kulit bakpia mencoba beragam tepung dengan kadar protein beda-beda,” lanjut Wahyu.

Kini bakpia Mutiara sudah ada lima varian rasa dengan beragam jenis kemasan. Ada kemasan kecil, isi 15 hingga isi 20 bakpia.

Saya mendapatkan kelima rasa bakpia Mutiara. Paling favorit adalah rasa kacang hijau dan kumbu. Rasanya gurih dengan manis yang pas sehingga mau makan banyak tidak merasa eneg. Rasa isian yang gurih cocok sekali dengan kulit bakpia yang renyah. Lembut dan meleleh di mulut.

Rasa lainnya ada coklat, keju, dan green tea. Rasa yang paling unik adalah green tea. Karena ada sensasi semriwing seperti ada tambahan mint di dalamnya. Untuk rasa coklat, bakpia Mutiara menggunakan coklat asli, sehingga rasanya enak dan pas. Begitu pula dengan rasa keju, bahan asli dan berkualitas yang digunakan membuat terasa legit di mulut.

Tidak heran jika bakpia Mutiara cepat menarik hati masyarakat. Sekarang sudah memiliki beberapa outlet dan puluhan karyawan yang mayoritas adalah warga sekitar. Pemesanan delivery order ke seluruh kota di Indonesia. Pembelian bisa dilakukan di beli.bakpiamutiarajogja.com.

bakpia mutiara Jogja

Outlet offline:

1. Jogja-Solo km.9, timur Pasar Sambilegi (dari arah Jogja kota -sebelum Bandara Adisucipto)
2. Jogja-Solo km.10, timur Bandara Adisucipto
3. Jogja-Solo km.10,5 , Depan Gerbang AAU yogyakarta
4. Jogja-Solo km.17, Timur Candi Prambanan
5. Jalan Kebun Raya No.1F, Rejowinangun, Kotagede, Rejowinangun,
6. Jl. Dagen, Sosromenduran, Gedong Tengen, Kota Yogyakarta 55271

Bakpia Mutiara bebas bahan pengawet dan bisa bertahan selama 7-9 hari, rasanya tetap lembut dan tidak berubah. Jika memang sebelum tanggal kadaluwarsa mutu bakpia turun dan rusak, bisa ditukar dengan yang baru, alias ada garansi toko lho. Menarik ya?

Bakpia Mutiara berharap bisa menjadi produsen bakpia yang terus mempertahankan cita rasa khas Jogja. Kalau kamu ingin mencoba bakpia dengan rasa yang berbeda dan jenis kulit yang renyah dan lumer di mulut, coba saja Bakpia Mutiara Jogja. Tidak perlu repot datang ke tokonya, tinggal klik websitenya dan pilih bakpia yang kamu inginkan.

Load More Related Articles
Load More By Kazebara
Load More In Review