Puncak Sosok, Destinasi Senja yang Murah Meriah

6 min read
0
1,311

Apakah kamu pecinta senja? Jika ya, ada destinasi menarik yang harus kamu kunjungi. Destinasi ini bisa dibilang masih baru. Puncak Sosok yang berada di desa Bawuran, Pleret, Bantul. Puncak ini merupakan puncak kedua setelah Puncak Gebang. Puncak Sosok sudah dikembangkan sejak tahun 2017 oleh masyarakat dan pemerintah setempat.

Puncak Sosok di desa Bawuran, Pleret, Bantul
Puncak Sosok di desa Bawuran, Pleret, Bantul

Sore itu saya menginjakkan kaki di Puncak Sosok. Hamparan sawah dan bukit langsung menyambut saya. Uniknya, di sebelah utara terdapat perbukitan sampah. Ya, Puncak Sosok ini tepat berada di sebelah selatan tempat pembuangan sampah akhir (TPA) warga Jogja. Kalau penasaran sampah-sampahmu berakhir di mana, datang saja ke sini tidak ada bau sampah tercium.

Saya menuruni tangga menuju sebuah panggung terbuka dan disambut sinar mentari sore. Sebelum tangga ada beberapa gazebo dan spot kereta mini untuk anak-anak balita. Di dekat parkiran juga sudah ada mushola dan toilet dengan dua tandon air yang sangat besar. Sebelah kanan kiri tangan terdapat ayunan kayu dan jungkat-jungkit serta beberapa tempat duduk yang sudah diatur sedemikian rupa.

Beberapa pesepeda pun duduk-duduk santai menikmati hangatnya mentari dan segarnya udara di puncak ini. Puncak Sosok ini  merupakan favorit komunitas pesepeda gunung karena mempunyai track downhill yang ekstrim dan memacu adrenalin. Minggu lalu, di sini juga diadakan upacara penurunan bendera oleh beberapa komunitas pecinta sepeda Jogja.

Di sebelah kiri panggung terdapat beberapa ‘pagupon’ atau rumah burung merpati. Ciri khas utama puncak sosok adalah rumah bambu yang diset sedemikian rupa menjadi warung yang instagramable. Rumah bambu dengan atap daun kelapa dapat kalian gunakan untuk berswafoto juga.

Kuliner khas di sini adalah sego wiwit dan sego sambal teri. Ada juga gorengan, jagung bakar dan makanan instan di sini. Hari ini, saya kurang beruntung, tidak berkesempatan mencicipi sego wiwit karena kehabisan.

Puncak Sosok di desa Bawuran, Pleret, Bantul
Puncak Sosok di desa Bawuran, Pleret, Bantul

Di bukit depan warung terdapat spot kandang kelinci. Jika kalian pernah ke Cimory Semarang, hampir mirip seperti itu. Sayangnya, spot ini terlihat gersang. Jogja sedang musim kemarau, . Namun saat musim hujan, banyak rerumputan hijau menghiasi. Lokasi ini berkonsep ramah keluarga. Terlihat dari banyaknya keluarga dan anak-anak kecil yang semakin sore semakin berdatangan.

Angin berhembus semakin dingin, mentari sudah mulai meredup dan tenggelam digantikan dengan lampu-lampu kota yang menyala. Saat malam hari, Puncak Sosok beralih menjadi Bukit Bintang kedua favorit muda-mudi. Ada yang bercanda tawa bersama kawan-kawannya, curhat berdua dengan kekasih atau sekedar mencari foto instagramable untuk di upload di Instagram.

Menurut salah satu pemilik warung, Puncak Sosok biasanya buka hingga pukul 22.00 WIB. “Tergantung pengunjung mau sampai jam berapa, mbak. Pernah juga ada yang sampai jam 1.00 pagi.” ungkapnya.

Puncak Sosok di desa Bawuran, Pleret, Bantul
Puncak Sosok di desa Bawuran, Pleret, Bantul

Dingin semakin menyerang, saya putuskan untuk mengakhiri keindahan lampu kota dari atas puncak ini. Jika kamu ingin berkunjung ke tempat ini, akses jalannya mudah tapi menanjak. Dari Pasar Ngipik, ke selatan lurus sampai jembatan Segoroyoso. Masih lurus hingga pertigaan Patuk/Imogiri, kemudian ambil kiri.

Sekitar 200 m sebelah kanan ada jalan cor semen, ikuti saja sampai puncak. Lebih baik menggunakan sepeda motor atau sepeda gunung. Kendaraan roda empat menurut saya akan sangat sulit lewat jalur ini. Tetapi sepertinya ada jalur lain yang dapat dilewati karena di parkiran puncak sosok terdapat beberapa mobil yang saya temui.

Jika masih bingung dapat menggunakan google maps untuk mempermudah menuju lokasi. Untuk para ladies, saya sarankan jangan sendirian datang ke sini karena jalanan sedikit gelap dan masih melewati kebun-kebun warga yang sepi.

Load More Related Articles
Load More By Sany Maya
Load More In Destinasi Wisata