Home Destinasi Wisata Peringatan Hari Pariwisata Dunia di Nglinggo Kulon Progo

Peringatan Hari Pariwisata Dunia di Nglinggo Kulon Progo

5 menit waktu baca
12
Suasana di Nglinggo
Suasana di Nglinggo

Ratusan wisatawan membanjiri kawasan wisata kebun Teh Nglinggo Kulon Progo dalam acara yang bertajuk Tourism and The Digital Transformation. Acara tersebut digelar oleh Asosiasi pariwisata Jogjakarta yang biasa dikenal dengan sebutan Asita Jogja. Dalam acara tersebut pengunjung selain dimanjakan dengan pemandangan yang indah di kawasan kebun Teh juga berkesempatan untuk mencoba jalur tracking menuju Hutan Pinus.

Selain menikmati pemandangan dalam kesempatan itu turut hadir pula Kepala Dinas Pariwisata Provinsi DIY Bp Ir.Aris Iryanta.,Msi. Kepala Dinas Pariwisata Kebupaten Kulon Progo Ibu Dra Hj Niken Probo Laras Ssos,. MH. ketua dari PHRI Bp Istijab, ketua HPI BP Imam Widodo, tak ketinggalan juga anggota DPRD Kbupaten Kulon Progo Ibu Kesti serta jajaran aparat dari polsek dan koramil juga turut hadir dalam acara yang berlangsung pada siang hari tersebut.

Di kawasan Hutan Pinus tersebut digelar diskusi santai mengenai tantangan serta  peluang yang dihadapi industri pariwisata khususnya di Provinsi DIY. Lebih lanjut dijelaskan Oleh Kadispar Kabupaten Kulon Progo Ibu Dra Hj Niken Probo Laras Ssos,. MH jika dengan dibukanya bandara baru, Kulon Progo menjadi pintu gerbang bagi wisatawan yang menuju ke jogjakarta, ada baiknya jika potensi wisata yang ada di Kulon Progo di perhatikan dan dibangun agar wisatawan menajadi salah satu target kunjungan wisatawan.

Apalagi saat ini kawasan Kebun teh Nglinggo merupakan salah satu daerah KSPN (kawasan stategis pariwisata nasional). Dengan demikian maka sebaiknya potensi yang ada di nglinggo lebih dimaksimalkan. Kadispar DIY juga menyatakan jika efek dari bandara baru juga akan berpegaruh terhadap kunjungan wisata, baik lokal maupun manca. Bahkan saat ini suda ada beberapa Negara yang mengajukan permohonan untuk membuka jalur di bandara baru diantaranya dari Timur Tengah.

Harapannya banyak negara lain yang akan ikut untuk membuka jalur mengingat setelah bandara beru resmi dibuka akses lewat udara akan lebih mudah. Selanjutnya dalam kesempatan tersebut juga dilaksanakan penyerahan bibit pohon guna menyeimbangkan ekosistem sekaligus untuk mempertahankan mata air yang ada di kawasan hutan pinus Sari Bumi tersebut. Hutan pinus ini merupakan kawasan Hutan produksi yang dikelola oleh masyarakat.

Diskusi tersebut ditutup dengan komitmen dari praktisi dan asosiasi yang mendukung pengembangan pariwisata di Kulon Progo. Semoga tercapai pembangunan pariwisata yang berkelanjutan. Selepas diskusi tersebut para perserta diarahkan menuju area utama acara dimana akan diadakan genduri bersama. Sebelum acara genduri dimulai terrlebih dahulu diadakan do’a bersama untuk keselamatan dan kemajuan pariwisata di Kulon Progo, Proses kenduri yang berlangsung khidmat namun santai, para peserta dan warga terlihat menikmati hidangan yang disediakan.

Acara puncak pada hari itu yaitu penandatanganan MOU anatara Ketua Asita dengan Kadus Nglinggo dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng, diharapkan dengan penandatanganan tersebut akan menjadi awal yang baik bagi semuanya. Rangkaian acara yang meriah tersebut ditutup dengan pembagian doorprize bagii peserta dan warga sekitar. Semoga dengan adanya acara tersebut akan meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Kulon Progo sehingga dapat meningkatkan penghasilan bagi masyarakat lokal. Dengan adanya aneka produk yang dihasilkan masyarakat lokal seperti Kopi dan Teh juga dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan.

proses tumpengan bersama seluruh peserta
proses tumpengan bersama seluruh peserta

Muat Lagi Dari Rohmad Dangu Purwanto
Muat Lebih Banyak Di Destinasi Wisata