Pasar Kakilangit Akan Hadir Reguler Tiap Sabtu Minggu

5 min read
0
142

Pasar Kakilangit – Ada Pasar Kakilangit di Desa Wisata Mangunan sejak Minggu (10/12) lalu. Sebuah gagasan dari Generasi Pesona Indonesia (Genpi) Jogja untuk pelengkap dan pendukung destinasi wisata menuju kemandirian ekonomi Masyarakat Mangunan.

Kehadiran Pasar Kakilangit ini merupakan instruksi langsung dari Kementrian Pariwisata RI. Pelaksanaannya merupakan bentuk kerja sama antara Genpi Jogja dengan Masyarakat Desa Wisata Kakilangit di dukung oleh Dinas Pariwisata DIY.

Pasar Kakilangit saat ini masih merupakan embrio dari Pasar Semi (Sabtu-Minggu) yang akan dilaksanakan secara reguler dengan  menghadirkan 15 pedagang kuliner tradisi. Beragam kuliner tradisi yang ada di Pasar ini antara lain Gudeg Manggar, Tahu Guling, Tiwul, Tempe Bacem, Gembrot, Telo, Bubur nDeso, Jadah, dan menu Angkringan.

“Desa Wisata Kakilangit memiliki banyak potensi di antaranya kuliner tradisional seperti kelanan dan juga wedang uwuh, seni tradisi yang masih di uri-uri hingga kini. Terletak di antara destinasi wisata dan berada di pinggir jalan utama membuat Desa Wisata Kakilangit perlu memiliki sebuah Pasar untuk mengakomodir seluruh potensinya. Lebih jauh, Pasar Kakilangit juga dapat meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat,” Ucap Nunung Elisabet selaku Koordinator Genpi Jogja.

Kehadiran Pasar Kakilangit diharapkan akan menambah keramaian destinasi wisata di kawasan Mangunan. Jika selama ini wisatawan yang datang hanya menikmati spot-spot photo, maka dengan hadirnya #PasarKakilangit ini wisatawan juga bisa menikmati kuliner khas masyarakat Mangunan, Dlingo, Bantul.

Menurut Purwo Harsono, lurah Pasar Kakilangit, selain menghadirkan kuliner Pasar Kakilangit juga bakal digelar aneka kerajinan produk masyarakat Mangunan. Selain itu untuk menambah semarak bakal hadir juga kesenian tradisi Masyarakat Mangunan.

Pembukaan Embrio #PasarKakilangit dilangsungkan, Minggu (10/12) pukul 08.30 WIB dan dimeriahkan kesenian Gejog Lesung serta atraksi kesenian lainnya. Turut hadir Kepala Dinas Pariwisata Bantul, Kepala Bidang Destinasi Dinas Pariwisata DIY, Kepala Bidang Destinasi Dinas Pariwisata Sleman, Perwakilan Dinas Perdagangan dan Koperasi Bantul, Sekcam Dlingo, Danramil Dlingo, Kapolsek Dlingo, Carik Mangunan, Ketua Genpi Nasional.

“Harapan saya, Pasar Kakilangit ini dapat terus hadir untuk mendukung destinasi sekitar, namun saya harap lahan parkir yang dibangun oleh Bapak Gubernur ini bisa digunakan secara maksimal. Sehingga ke depannya, pondok-pondok jualan ini dapat didirikan di tanah kosong kas desa ini (menunjuk lahan kosong belakang pondok jualan). Mungkin 10 di sisi timur dan lima di sisi barat hingga di sekitar amphiteater,” saran Aria Nugrahadi selaku Kabid Destinasi Dinas Pariwisata DIY yang sekaligus membuka Embrio Pasar Kakilangit mewakili Kepala Dinas Pariwisata DIY yang berhalangan untuk hadir.

Hadirnya Pasar Kakilangit juga diharapkan dapat memperpanjang waktu kunjung wisatawan, menghadirkan variasi atau alternatif pendukung destinasi, serta memecah konsentrasi kunjungan wisatawan.

Ini semua sekaligus sebagai sarana penunjang pengembangan potensi daerah serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi mikro sebagai bagian dari pusaran multiplier effect. Untuk itu seluruh kegiatan Pasar Kakilangit akan dikelola oleh masyarakat setempat, baik dari pedagang, barang dagangan, maupun pengisi acara.

Mengangkat tema, “Sebuah Cerita Tentang Kehangatan” Pasar Kakilangit (sementara) dibuka tiap Hari Minggu dari jam 06.00-11.00 di Area Sendang Mangunan. Buktikan, kehangatan kuliner, keramahan pedagang, dan juga para pengunjung lainnya di Pasar Kakilangit.

Load More Related Articles
Load More By Genpi Jogja
Load More In Destinasi Digital