Musica Studios Gaet Artis-Artis Ternama Usung Album Puspa Ragam Karya Guruh Sukarno Putra 2020

6 min read
0
14

Siapa yang tak kenal Guruh Sukarno Putra? Seorang musisi handal yang telah malang melintang di dunia musik tanah air. Tak kurang dari puluhan lagu diciptakan dan diaransemen oleh Guruh.

Lagu-lagu yang diciptakan Guruh selalu syarat akan makna. Salah satu albumnya yang begitu laris pada tahun 90-an bertajuk Puspa Ragam Karya, kembali bergaung diranah musik nusantara. Sejumlah artis ternama juga menghiasi serta berkolaborasi dalam album sang maestro musik Indonesia.

Tak kurang artis-artis muda seperti, D’Masiv, Afgan, Giring Ganesha, Geisha, Vidi Aldiano, NOAH, Ubay Nidji, Kahitna, Sheryl Sheinafia, Maizura dan JFlow tergabung didalam album tersebut.

10 lagu terbaik karya Guruh dipilih dan diaransemen mengikuti gaya artis yang membawakannya. Artis veteran seperti Iwan Fals pun juga turut serta dalam album yang diproduksi oleh Musica Studios yang bekerjasama dengan KFC ini.

Cover

Lagu-lagu yang kembali dirilis diantaranya; Zamrud Khatulistiwa, Candu Asmara, Kala Sang Surya Tenggelam, Kerajingan Disko, Lenggang Puspita, Kala Cinta Menggoda, Aji Mumpung, Sendiri, Cinta Indonesia, dan Setia.

Album Puspa Ragam Karya Guruh Sukarno Putra 2020 sebenarnya sudah digarap sejak rahun 2019 dan lagunya dirilis secara bertahap. Lagu pertama yang dirilis adalah lagu Setia yang dibawakan oleh Sheryl Sheinafia di tahun 2019.

Pada gelaran virtual media gathering yang diadakan pada Kamis (14/8), pihak Musica Studios secara resmi merilis dan mengulas seluk beluk album ini. Acara yang diselenggarakan melalui platform zoom ini menghadirkan Indrawati Widjaja yang akrab disapa bu Acin selaku Direktur Musica Studios dan dipandu oleh Adib Hidayat, seorang pengamat musik tanah air.

Pada acara ini, bu Acin menuturkan konsep album tersebut bertujuan untuk menjaga eksistensi, memberikan apresiasi dan melestarikan karya-karya dari Guruh Sukarno Putra.

Ciri khas lagu-lagu karya Guruh yang memiliki lirik bermakna, dan musik etnis yang selalu menghiasi setiap melodinya berhasil memikat hati para pencinta musik untuk selalu mendengarkan juga bmenyanyikan lagu-lagu tersebut hingga kini. Proses pembuatan álbum ini juga terbilang menghasilkan kesan yang berbeda-beda bagi tiap artis yang terlibat didalamnya.

Giring Ganesha salah satunya, ia merasa sangat bangga dapat terlibat dalam álbum ini. Meski sempat absen selama dua tahun dalam belantika musik tanah air, Giring kembali bernyanyi dalam lagu “Sendiri” pada álbum ini.

“Aku coba dengerin memang lagunya luar biasa banget. Kalau boleh jujur, aku sudah lama nggak nyanyi, nggak rekaman. Jadi punya rasa tidakpercaya diri yang tinggi, satu, nggak PD, kedua, emang bisa saya bawain lagu sebagus ini yang dibawain Almarhum Om Chrisye,” Ungkap Giring Ganesha.

“Setelah diaransemen lagu ini related juga saat itu dengan aku, dan sangat berbeda. Jujur aku terpukau. Dan aku bisa menyanyikan sesuatu dalam timbre vokal yang tidak pernah aku pakai dalam berkarya selama ini,” tambahnya.

Afgan yang juga terlibat dalam lagu Lenggang Puspita menuturkan tak ingin membuat lagu ini bernuasa terlalu modern.

“Saya nggak pengen terlalu modern di lagu ini. Makanya saya pilih instrumen kayu dibandingkan elektronik. Saya pengen ada old-school-nya kayak ada diskonya,” tutur Afgan.

JFlow dan Maizura juga mengungkapkan tantangannya saat mereka melakukan proses rekaman. Keduanya terpisah dengan jarak, JFlow di Jakarta dan Mai Zura di Makasar. Lagu Candu Asmara yang dibawakan keduanya harus direkam sendiri-sendiri dengan sistem rekaman sepotong-sepotong karena kondisi pandemi. Lagu ini menjadi lagu terakhir yang dirilis dalam album ini, yang akan rilis pada 28 Agustus 2020.

“Kami berharap album ini bisa memenuhi keinginan dari ppara milenial sekarang dan juga yang dulu untuk mendengar kembali lagu yang sudah dikompilasi dari karya-karya terbaik,” jelas bu Acin ramah.

WhatsApp Image 2020-08-14 at 17.19.07

Lagu-lagu yang terdapat dalam album ini sudah dapat didengarkan di seluruh laman digital, seperti Youtube, Spotify dan sebagainya. Untuk bentuk fisik berupa CD juga sudah bisa ditemukan di gerai KFC seluruh Indonesia. Pihak Musica Studios juga akan meliris álbum ini dalam bentuk vinyl yang direncakan akan dirilis pada bulan Oktober 2020 mendatang.

Load More Related Articles
Load More By Pras Chandrawardhana
Load More In News