MocoSik 2019 Hari Pertama: Diskusi, Pameran Buku, Monolog hingga Efek Rumah Kaca

7 min read
0
115

Ada yang berbeda dengan Perhelatan Festival Musik dan Buku MocoSik 2019 di hari pertama. Festival yang mengangkat tema “Buku, Musik, Kamu” ini semalam dipenuhi ratusan anak muda yang antusias mengikuti diskusi buku, monolog hingga pagelaran musik.

“MocoSik adalah satu-satunya festival yang mengkolaborasikan dalam panggung besar yang sama antara buku dan musik” ujar Anas Syahrul Alimi, Founder MocoSik Festival dan CEO Rajawali Indonesia Comm dalam presscon dan pembukaan Festival Musik dan Buku MocoSik 2019 kemarin siang di Jogja Expo Center, Yogyakarta (23/8).

MocoSik 2019 Hari Pertama: Diskusi, Pameran Buku, Monolog hingga Efek Rumah Kaca
MocoSik 2019 Hari Pertama: Diskusi, Pameran Buku, Monolog hingga Efek Rumah Kaca

Festival Musik dan Buku MocoSik yang tahun ini mengangkat tema “Buku, Musik, Kamu” adalah festival yang di satu sisi memersonifikasikan dua pencinta dari dua entitas budaya (baca dan dengar), namun di sisi lain juga menyapa dengan persuasif dia yang rajin baca sekaligus cinta musik.

Hari pertama perhelatan Festival Musik dan Buku MocoSik 2019 digelar diskusi menarik bertajuk “Terima Kasih Emak: Cerita Sinema, Kisah Buku” yang dipandu oleh aktris Annisa Hertami. Diskusi ini diramaikan dengan kehadiran penulis terkenal seperti Zen RS, penulis novel Jalan Lain Ke Tulehu (difilmkan oleh Angga Dwimas Sasongko berjudul Cahaya Dari Timur), Ody Mulya Hidayat (Produser Dilan 1&2) serta FX Rudy Gunawan (penulis skenario Terima Kasih Emak, Terima Kasih Abah). Ketiganya dengan gayeng membahas film-film Indonesia yang diangkat dari buku.

Seni rupa juga tak ketinggalan menjadi topik obrolan di Festival Musik dan Buku MocoSik 2019. Diskusi yang bertajuk “Buku dan Seni Rupa” diisi oleh beberapa perupa antara lain: Ugo Untoro, Ong Hari Wahyu, Samuel Indratma dan Jumaldi Alfi. Tentu saja, agar obrolan semakin seru dua legenda hidup dari dunia penerbitan Yogyakarta didaulat untuk memandu diskusi, yaitu Buldanul Khuri (Penerbit Bentang) dan Dodo Hartoko (Penerbit Buku Baik). Topik bahasan tentang sampul buku sebagai ruang pamer seni rupa, menjadi topik yang dipilih pihak penyelenggara di Festival Musik dan Buku MocoSik 2019.

Malam harinya, pertunjukkan Monolog dari Joanna Dyah menyedot perhatian pengunjung dan media. Bincang-Bincang Sastra: Irama Lain Monolog Yogya yang diisi oleh Indra Tranggono, Banyu Bening dan dipandu oleh Latief S. Nugraha menjadi wadah diskusi bagi teman-teman teater berbagi pengalaman dan pengetahuan mereka ke para pengunjung.

“Konsepnya masih sama dengan 2 tahun sebelumnya. Konsep MocoSik #3 paling umum, bagaimana antara musik dan buku punya satu keterkaitan sangat erat. Hal ini didasari oleh keprihatinan kita bagaimana buku menjadi semakin jauh dari kehidupan saat ini”, ungkap Anas. “Sebagaimana kita bisa lihat, orang lebih asyik dengan sosmed, dengan gadget dan mulai lupa ada peradaban bernama buku. Dan kami melihat, musik menjadi bahasa universal sebagai daya ingat”.

Baca juga: Festival MocoSik 2019 Hadir, Catat Tanggal Presale Tiketnya!

Festival Musik dan Buku MocoSik menjadi salah satu CSR bagi Rajawali Indonesia karena semua uang hasil penjualan buku, tidak masuk ke MocoSik Foundation, akan tetapi masuk ke pihak penerbit. “Buku tersebut dibeli untuk pengunjung sendiri. Jadi, acara ini sebenarnya free” jelas Anas kepada rekan media.

Sebagai pembeda dengan festival lain, salah satu ciri khas Festival Musik dan Buku MocoSik adalah ketika buku dijadikan bukti tanda masuk. Para penonton diwajibkan membeli buku dengan nominal tertentu sebagai syarat masuk dalam panggung besar konser musik.

Sederet nama terkenal mengisi panggung musik Festival Musik dan Buku MocoSik 2019 hari pertama mulai dari Nosstress, Galabby, Agus Noor & The Prince of Fireflies Band, Dialog Dini Hari hingga Efek Rumah Kaca.

Agus Noor tampil dengan musikalisasi puisi-puisinya yang semalam berkolaborasi dengan Sruti Respati, Sri Khrisna Encik dan Bagustian Iskandar begitu menghibur panggung musik Festival Musik dan Buku MocoSik 2019 sekaligus menyayat hati.

MocoSik 2019 Hari Pertama: Diskusi, Pameran Buku, Monolog hingga Efek Rumah Kaca | Fotografer Zakaria Saputra
MocoSik 2019 Hari Pertama: Diskusi, Pameran Buku, Monolog hingga Efek Rumah Kaca | Fotografer Zakaria Saputra

Puncak dari pertunjukkan Festival Musik dan Buku MocoSik 2019 hari pertama adalah penampilan dari Dialog Dini Hari dan Efek Rumah Kaca. Jogja Expo Center semalam bergemuruh dengan nyanyian yang dilafalkan oleh pengunjung mengiringi dua band idola di atas panggung.

Festival Musik dan Buku MocoSik 2019  akan berlangsung selama 3 (tiga) hari yaitu Jumat Sabtu Minggu 23, 24, 25 Agustus 2019 di Jogja Expo Center Yogyakarta. Ini adalah tahun ketiga sejak diselenggarakan pada 2017 silam.

“Musik bagi kami jadi salah satu bahasa paling pas dan paling komunikatif untuk menyatukan buku dan musik”, tutup Anas mengakhiri presscon Festival Musik dan Buku MocoSik 2019.

Baca juga artikel menarik lainnya pacarkecilku.

Load More Related Articles
Load More By pacarkecilku
Load More In News