Home Community Minim Desainer dan Regenerasi, Perajin Rosse Bambu Membuka Sekolah Gratis di Seyegan Sleman

Minim Desainer dan Regenerasi, Perajin Rosse Bambu Membuka Sekolah Gratis di Seyegan Sleman

6 min read
0
0
77

Bambu memiliki makna filosofis yang mendalam dalam tradisi jawa. Proses pertumbuhan bambu menjadi contoh bagi kehidupan manusia.

Pada masa awal pertumbuhan, bambu terlebih dahulu mengembangkan akar yang sangat kuat di dalam tanah, baru kemudian tumbuh tegak menjulang tinggi. Semakin tinggi semakin kuat terpaan angin, tapi akar bambu yang telah tertancap kuat di tanah menjadi penopang.

Bambu juga tidak hidup sendirian, namun membentuk rumpun dan akan ada regenerasi bambu baru. Begitupula kehidupan manusia.

Perlu pondasi kuat untuk mampu tumbuh dan menjadi manusia yang berbudi tinggi dan sukses di masa depan. Hidup rukun dengan sesama dan tidak egois. Seperti bambu yang hidup bersama rumpunnya, para perajin bambu di Dusun Gentan, Sleman, DIY juga membentuk kelompok usaha sebagai wadah tumbuh dan berkembang bersama.

Rosse Bambu

Sejarah terbentuknya kelompok perajin Rosse Bambu sendiri berawal dari berkumpulnya beberapa pemuda dengan latar belakang yang berbeda. Ada yang pernah bekerja menjadi tukang bambu di sebuah perusahaan ekspor bambu, ada yang pernah menjadi tukang bambu di sentra bambu Cebongan, ada juga para perajin bambu daerah Gentan hingga mereka yang tidak tahu sama sekali tentang bambu.

Hasil diskusi dan saling berbagi tersebut kemudian memunculkan ide untuk membentuk kelompok perajin bambu. Dengan adanya kelompok ini diharapkan bisa meningkatkan produktifitas dan mampu menyelesaikan masalah yang ada bersama-sama.

Rosse Bambu resmi dibentuk pada 5 Mei 2008. Secara filosofis, Rosse Bambu berarti ruas bambu yang dikenal cukup keras, tetapi mempunyai fungsi mempersatukan dan mempertemukan ruas satu dengan yang lain.

Sedangkan makna lain rose berarti bunga mawar yang harum, serta warna yang menarik. Sehingga diharapkan kelompok ini memberikan keharuman bagi anggota serta masyarakat. Jadi, Rosse Bambu diharapkan menjadi sebuah kelompok yang ulet, kerja keras, mumpuni, inovatif, serta dapat memberikan keharuman bagi anggota dan masyarakat.

Sekolah Pengrajin Bambu

Desa Margoagung sebagai pilot project pengembangan Desa Berbasis Komunitas atau Neighborhood Development juga dikenal dengan Noto Deso, berupaya mengembangkan potensi kerajinan mebel bambu yang ada di Dusun Gentan.

Hal tersebut menjadi peluang untuk maju bersama sehingga mampu menopang perekonomian masyarakat Dusun Gentan dan mengembangkan usaha kerajinan mebel bambu yang ada. Beberapa produk antara lain anyaman ijuk, bed segi 8, gasebo dengan berbagai model, berbagai mebel bambu, kursi sudut dengan berbagi model, sketsel berbagi bentuk, slintru dan lincak tradisional.

Panjangnya umur bambu menjadikannya sebagai simbol keteguhan dan ketulusan di Cina, juga sebagai tanda persahabatan di India. Kerajinan atau souvenir bambu bisa menjadi salah satu pilihan anti mainstream dan unik untuk sahabat atau orang terkasih.

Bambu bisa diolah menjadi beragam bentuk kerajinan yang indah dan perabot yang bermanfaat. Untuk itu, regenerasi perajin bambu saja tidak cukup. Harus ada regenarasi para desainer kerajinan bambu. Minimnya desainer bambu akan membuat kerajinan bambu monoton dan ketinggalan jaman. Padahal dalam dunia kreatif saat ini, desain baru sesuai dengan perkembangan keinginan pasar sangat penting untuk diikuti.

Ketua Rosse Bambu

Rosse Bambu dibantu oleh Dompet Dhuafa membuka sekolah perajin bambu. Beragam kecakapan untuk mengolah batang bambu menjadi produk berkualitas diajarkan kepada peserta sekolah bambu.

Gagasan untuk membuat sekolah bambu ini berawal dari berbagai pengalaman dan masalah yang di hadapi perajin bambu di Dusun Gentan dan sekitarnya. Perajin tersebut berdiskusi berbagi keresahan dan mencari solusi.

Sekolah Perajin berfungsi untuk alih generasi perajin bambu yang ada di Dusun Gentan Margoagung Seyegan Sleman. Kegiatan Sekolah Perajin Bambu berisi sekolah pembibit bambu, sekolah perajin bambu (konstruksi, furniutre, laminasi, anyaman), sekolah pengawetan bambu.

Untuk melihat produksi bambu atau bertanya lebih banyak mengenai program Sekolah Perajin Bambu, kamu bisa berkunjung ke Rosse Bambu di Dusun Gentan VI RT 5 RW 11, Margoagung, Seyegan, Sleman. Bisa menghubungi no telpon 081328886299 atau bertemu langsung dengan Pak Marzuni selaku ketua Rosse Bambu.

Load More Related Articles
Load More By Kazebara
Load More In Community