Home Kuliner Mie Ayam Tumini, Mie Ayam Legendaris Jogja yang Tak Pernah Sepi

Mie Ayam Tumini, Mie Ayam Legendaris Jogja yang Tak Pernah Sepi

6 min read
1
0
32

Siapa yang tak kenal Mie Ayam Tumini? Mie ayam yang legendaris di Jogja ini selalu ramai pembeli. Warung mie ayam ini ternyata sudah ada sejak tahun 1990-an lho. Mie ayam tumini hingga sekarang tidak membuka cabang di manapun. Tetap berada di jalan Imogiri Timur, tepatnya berada di sebelah utara Terminal Giwangan. Parkirannya juga selalu terlihat ramai motor berjejer. Sungguh menggoda orang-orang untuk singgah.

Siang hari yang terik memang pas untuk menikmati mie ayam plus segelas es teh yang segar. Meskipun ramai dan berdesakan, para pengunjung tetap rela sabar mengantri untuk mendapatkan mie ayam tumini ini. Memasuki warung, jangan kaget jika melihat antrian yang mengular.

Baca juga: Hati-Hati Makan Oseng Mercon Bu Narti, Lidah Bisa Meledak

mie ayam tumini

Mungkin akan sedikit repot untuk mencari tempat duduk yang kosong karena saat jam makan siang, warung ini selalu ramai. Kalian bisa datang agak sore atau malah lebih pagi jika ingin sedikit longgar. Oiya, biasanya para pelanggan tahu diri. Jika sudah tidak ada kepentingan, mereka akan segera lekas pergi bergantian dengan pelanggan lain untuk menyatap mie ayam ini. Tak perlu kuatir kehabisan, mie ayam tumini buka dari pukul 10.00-17.00 WIB.

Warung mie ayam tumini terlihat sederhana. Hanya ada gerobak mie ayam, meja kursi bagian depan dan bagian belakang. Kasirnya hanya kecil, satu meja saja di dekat gerobak. Tapi tenang, meskipun penuh setiap jam makan siang, kalian masih bisa bernafas kok karena didukung kipas angin di langit-langitnya. Para pelayannya juga ramah-ramah. Jika kalian belum mendapatkan pesanan akan ditanyai oleh mereka dan segera disiapkan pesanannya.

Tak hanya itu, kamu tetap akan mendapat tempat duduk, syaratnya mau berbagi meja dengan pengunjung lain. Itulah sensasinya. Meski sederhana namun tetap nJogjani dengan kebiasaan srawungnya. Kalian bisa bersapa dan berkenalan dengan pengunjung lain. Kebetulan saya dapat tempat duduk di bagian dalam berbagi meja bersama mahasiswi Universitas Ahmad Dahlan. Ternyata mereka sudah langganan mie ayam tumini sejak datang ke Jogja dan juga karena dekat dengan kos. Alasan lain, karena bosan dengan menu daging setelah Lebaran Kurban kemarin.

Baca juga: Sensasi Lembut dan Gurihnya Yammie Pathuk Jogja

pengunjung

Setelah saya amati sekeliling memang mie ayam Tumini didatangi dari semua kalangan. Dari masyarakat sekitar, mahasiswa, bapak-ibu-anak, dan tadaa.. ada artis, gaes. Mata saya tertuju pada dua pasang anak adam di depan warung. Ada artis sinetron sedang menunggu mobil mereka datang. Ternyata memang benar mereka baru selesai makan mie ayam Tumini. Rombongan mereka duduk di bagian depan, jadi tidak terlihat oleh mata saya. Keduanya adalah pemain sinetron Cinta Buta, Rangga Azof dan Jihane Almira.

Saat kita masuk warung, menu terpampang besar di papan persis. Ada mie ayam biasa, mie ayam ceker, mie ayam jumbo dan sawi ayam. Harganya sangat terjangkau dari Rp8.000 hingga Rp14.000. Sedangkan minumannya hanya teh dan jeruk saja, bisa panas maupun es seharga Rp3.000. Harga yang terjangkau bukan?

Baca juga: Segarnya Soto Daging Sapi dan Es Campur Bu Pujo di Tengah Pasar Beringharjo

daftar menu tumini

Apasih yang khas dari mie ayam Tumini?

Mie ayam ini khas dengan porsinya yang jumbo dan kuah kentalnya yang manis, sesuai dengan selera orang Jogja. Ini kali kedua saya berkunjung ke mie ayam Tumini. Pertama ke sini, sudah lama sekali saat masih awal mie ayam Tumini naik daun.

Porsi yang sekarang lebih banyak. Kuah kentalnya lebih banyak juga. Namun, yang membedakan rasa manis dan gurihnya sedikit berkurang. Beda dengan sewaktu pertama saya mencicipinya. Tekstur mienya masih lembut dan kenyal. Dijamin kenyang deh buat sobat yang kelaparan sangat. Mie ayam Tumini ini juga masuk 100 kuliner pilihan netizen lho. Keren ga tuh?

Baca juga artikel menarik lainnya Sany Maya.

Load More Related Articles
Load More By Sany Maya
Load More In Kuliner