Mencicipi Lontong Sayur Sumatera Uda Uni, Sarapan Khas Minang di Jogja

6 min read
0
65

genpijogja.com – Selain sebagai Kota Pelajar, Jogja dikenal juga dengan berbagai macam kulinernya. Tak hanya kuliner khas Jogja tapi juga kuliner dari berbagai daerah di Indonesia.

Para pelajar dan mahasiswa yang merindukan masakan daerahnya inilah yang kemudian membuat munculnya tempat-tempat kuliner dengan berbagai menu nusantara. Salah satu kuliner daerah lain yang sangat terkenal di Jogja, yaitu kuliner khas Minang.

lontong sayur uda uni

Kebetulan pagi hari sebelum ke kantor saya mampir mencari sarapan dulu karena kesiangan dan tidak sempat memasak. Sesampainya di daerah Stadion Mandala Krida, banyak pedagang kaki lima berjejer menjual makanan. Lokasi tepatnya di bagian barat Stadion Mandala Krida atau di sepanjang jalan Andong.

Berbagai macam makanan untuk sarapan tersedia. Karena saya sedang bosan makan soto dan nasi, akhirnya pilihan jatuh pada seporsi lontong sayur di warung tenda Lontong Sumatera Uda Uni.

Saya memesan Lontong Sayur dengan lauk ayam dan telur. Tetapi tenang saja, pengunjung dapat memilih salah satu lauk bahkan tanpa lauk. Seporsi Lontong Sayur Uda Uni dibanderol dengan harga mulai Rp9.000 hingga Rp17.000. Terjangkau bukan?

Pantas saja banyak mahasiswa berlangganan di warung tenda Lontong Sumatera Uda Uni. Minumannya juga harga standar, mulai dari Rp3.000 hingga Rp3.500. Ada teh, es jeruk, kopi dan minuman sachet lainnya.

Satu porsi lontong sayur di warung tenda Lontong Sumatera Uda Uni terdiri dari irisan lontong/kupat, sayur buncis dan labu siam dengan kuah kuning. Ditambah lauk telur atau ayam. Kuah kuning di sini memang agak kental, rasanya tidak terlalu pedas. Namanya Kuah Gulai Cubadak atau nangka.

“Kuah Gulai Cubadak di sini memakai gori atau nangka, Mbak. Tapi karena sedang kosong diganti dengan labu siam”, ungkap Uda Ari, anak Ibu Lastri pemilik warung Lontong Sumatera Uda Uni.

Iya, karena saya sarapan sendirian, saya ajak ngobrol Uda Ari. Uda Ari ini yang mengelola warung tenda Lontong Sumatera Uda Uni saat ini.

uda ari

Bagi yang tidak suka sarapan dengan santan juga tersedia menu lain, seperti Lontong Pecel dan Soto Padang. Lontong Pecel di sini tentu saja khas Padang, terdiri dari lontong, mie kuning, sayurannya ada daun pepaya atau daun sawi ditambah kerupuk merah dan saus kacang. Harganya mulai dari Rp10.000 hingga Rp18.000.

“Saus kacangnya beda, Mbak. Sausnya khas Padang jadi rasanya ada pedasnya sedikit. Beda dengan saus kacang Jogja yang agak manis”, jelas Uda Ari.

Sedangkan untuk Soto Padang di sini terdiri dari daging asap, seledri, bihun, perkedel dan tentu saja kerupuk merah. Sayangnya saya makan sendirian, kalau ada kawannya mungkin bisa mencoba mencicipi setiap menu yang ada.

Dari cerita Uda Ari, warung tenda Lontong Sumatera Uda Uni sudah ada sejak tahun 2003. Awalnya warung tenda ini merupakan cabang dari Lontong Sayur Uda Asdi yang terkenal itu. Kemudian berdiri sendiri menjadi warung tenda Lontong Sumatera Uda Uni.

Warung tenda Lontong Sumatera Uda Uni di depan Stadion Mandala Krida ini memang spesialis sarapan karena buka hanya pukul 07.00 hingga 13.00 WIB.

Langganannya dari berbagai kalangan masyarakat. Dari mahasiswa hingga pegawai kantoran. Hal ini didukung juga dengan lokasi warung tenda yang strategis, tak jauh dari kompleks pendidikan dan perkantoran Pemkot.

Belum lagi saat weekend banyak warga Jogja yang olah raga pagi di Stadion Mandala Krida. Sehabis olah raga pagi pasti nikmat sekali menghabiskan seporsi lontong sayur khas warung tenda Lontong Sumatera Uda Uni.

Berjualan di kaki lima tentu saja ada kendalanya juga, yaitu saat hujan. Jika hujan deras tentu warung tenda akan tampias. Namun para pelanggan setia warung tenda Lontong Sumatera Uda Uni tidak perlu khawatir sebab warung ini sudah menjadi mitra salah satu ojek online. Kamu bisa memesan Lontong Sayur dari rumah. Zaman sekarang memang semua lebih mudah. Tinggal klik handphone, semua langsung tersedia.

Yuk, kapan-kapan sarapan di warung tenda Lontong Sumatera Uda Uni lagi?

Load More Related Articles
Load More By Sany Maya
Load More In Kuliner