Meet The Artist ARTJOG 2023, Ruth Marbun dan Fitri DK Bagikan Proses Kreatif di Balik Karya-karyanya

6 min read
0
21

Genpi Jogja – ARTJOG 2023 menggelar berbagai program pendukung pameran seni bertajuk “Motif: Lamaran”. Salah satunya programnya yakni Meet The Artist yang digelar secara rutin pada hari Kamis setiap pekannya.

Meet The Artist menjadi program yang memberikan kesempatan bagi para pengunjung untuk memahami lebih dalam tentang proses kreatif, presentasi karya, sekaligus mendorong pertukaran gagasan secara langsung dengan seniman. Dengan program ini, pengunjung bisa menyelam lebih dalam dan mengeksplorasi lebih luas dunia seni dengan mendaftarkan diri pada sesi yang diinginkan.

Pada Kamis, 17 Agustus 2023 kemarin, giliran dua seniman yakni Ruth Marbun dan Fitri DK yang mengisi sesi Meet The Artist. Keduanya merupakan seniman muda yang memamerkan karyanya di gelaran ARTJOG 2023.

Meet The Artist dimulai sekitar pukul 16.00 WIB. Dimulai oleh Ruth Marbun atau akrap disapa Uta yang berbagi berbagai hal tentang karyanya di ARTJOG tahun ini. Ruth mengungkapkan, proses mempresentasikan karya di ARTJOG tidaklah mudah, apalagi ia menyajikan hal-hal yang terbilang baru baginya.

“Karya-karya (Ruth) biasanya dilihat secara horisontal. Tapi di ARTJOG ternyata di-display secara vertikal. Kerasa sensasinya beda. Selain itu, ini pertama kali bekerja dengan kertas tanpa frame,” ungkap Ruth saat sesi Meet The Artist, Kamis (17/8/2023).

Meski begitu, Ruth mengaku antusias untuk mengikuti pameran ARTJOG 2023. Di pameran ini sendiri, ia menampilkan 6 karya. Sementara 5 karya Ruth lainnya lagi tidak jadi dipamerkan karena berbagai pertimbangan, seperti misalnya kecukupan ruang. Walaupun demikian, Ruth memilih karya yang saling mendukung satu sama lain, bukan hanya atas dasar karya terfavorit.

“(Ruth) ‘membuang’ 5 karya. Nah, karya-karya yang dipamerkan sekarang dipilih karena mendukung satu dan sebelahnya. Karya yang tidak terpilih ada yang terfavorit. Tapi melihat proses display ternyata belum bisa naik,” ujar Ruth.

Sebagai informasi, Ruth memamerkan karya berupa lukisan dengan media kertas. Ruang pamernya berada di lantai 3 Jogja National Museum.

Setelah sesi dengan Ruth selesai, peserta lantas bergeser menuju ruang pamer Fitri DK yang berada di lantai dua. Sama halnya Ruth, ia memulai dengan menjelaskan proses pembuatan karya yang kini dipamerkan di ARTJOG 2023.

Fitri menjelaskan bahwa karyanya terinspirasi dari masalah lingkungan yang sampai saat ini masih menjadi problematika di Indonesia. Ia menggali Alquran dan menemukan banyak ayat di dalamnya yang berbicara soal lingkungan.

“Di Alquran (Fitri) menemukan ayat yang berbicara soal lingkungan itu masalah bersama, yang wajib jadi tanggung jawab bersama. Kerusakan di bumi itu akibat tangan manusia yang harus diperbaiki bersama,” ucap Fitri.

Secara garis besar, karya Fitri DK di ARTJOG 2023 mengandung unsur Alquran, cerita seputar gerakan perempuan, dan masyarakat adat. Ia menuturkan, data-data pendukung karyanya tersebut sudah dikumpulkannya sejak 2012. Ia melakukan pengumpulan data di berbagai daerah, seperti di Kendeng, Kulon Progo, dan tempat lainnya.

Dari kedua seniman yang berbagi di acara Meet The Artist kemarin, disimpulkan bahwa bagi Fitri maupun Ruth, proses kreatif merupakan cara untuk bertahan hidup, baik untuk diri sendiri maupun orang lain.

 

Lihat postingan ini di Instagram

 

Sebuah kiriman dibagikan oleh ARTJOG (@artjog.id)

Sebagai informasi, ARTJOG yang dikenal sebagai momen Lebaran Seni, kini tengah berlangsung di Jogja. Tepatnya di Jogja National Museum, seperti tahun-tahun sebelumnya.

Tahun ini, ARTJOG mengusung tema “Motif: Lamaran”. Pameran ini melibatkan 73 seniman yang terdiri dari 51 seniman dewasa serta 22 seniman anak.

Bukan cuma itu, ARTJOG 2023 juga menghadirkan program dan platform pendukung lainnya bagi publik seperti performa•ARTJOG, Young Artist Award, ARTJOG Kids, Exhibition Tour, Meet The Artist, Artcare, dan Jogja Art Weeks.

Untuk menikmati karya seniman secara langsung, pengunjung ARTJOG dibanderol tiket seharga Rp 75.000. Namun, khusus untuk anak usia 6-16 tahun, terdapat penyesuaian harga menjadi Rp 50.000. Sementara itu, anak di bawah 5 tahun dibolehkan masuk secara gratis. Tiket ARTJOG bisa dibeli on the spot atau OTS di loket yang tersedia.

Jangan sampai kelewatan pameran ARTJOG 2023. Pameran ini hanya akan berlangsung hingga 27 Agustus 2023 mendatang. ARTJOG 2023 dapat dikunjungi mulai pukul 10.00 hingga pukul 21.00 WIB di JNM, jalan Prof. Ki Amri Yahya no.1, Gampingan, Pakuncen, Wirobrajan, Kota Yogyakarta.

Load More Related Articles
Load More By Hernawan
Load More In News