Home Community Komunitas Yogyakarta Local Guide Ikut Memperkenalkan Pariwisata Jogja

Komunitas Yogyakarta Local Guide Ikut Memperkenalkan Pariwisata Jogja

7 menit waktu baca
70

Kamu suka kulineran dan traveling? Sekarang tak perlu repot-repot mencari guide ketika sedang berada di kota lain. Saat kita hendak bepergian ke luar kota atau kemanapun, kita tak perlu repot bertanya dengan cara konvensional karena penggunaan Google Maps sudah jadi kebutuhan.

Menariknya, selain menjadi sebuah aplikasi penunjuk arah, Google Maps juga memiliki sebuah program untuk para kontributornya yang membantu melengkapi informasi dan data di aplikasinya. Program ini berbentuk sebuah komunitas dengan nama Local Guides sejak tahun 2015. Setiap satu kontribusi, Google memberikan point berdasarkan banyak kategori, misal ulasan, foto, video, penambahan titik tempat, pembenaran informasi yang salah di Google Maps. Point tersebut terakumulasi dalam sebuah sistem level, yaitu level 1-10.

IMG-20190209-WA0004

Komunitas Local Guides di Indonesia mulai muncul sejak tahun 2016. Saat itu di tahun yg sama, Google mengapresiasi Local Guides dengan mengundang 75 Local Guides dari berbagai negara untuk datang ke campusnya, Google headquarter dengan tajuk acara Local Guides Summit. Di Yogyakarta, komunitas Local Guides mulai terbentuk setahun sesudahnya, yaitu tahun 2017. Saat ini komunitas Yogyakarta Local Guides (YLG) berjumlah lebih dari 230 orang, terdaftar di grup WhatsApp mulai dari level 1-9.

IMG-20190209-WA0005

Ketika diwawancara, Heni Murhanayanti, salah satu anggota YLG mengatakan, “Tujuan komunitas Local Guides bukan semata-mata untuk diri sendiri, tapi juga berkontribusi untuk membangun kota.” Dia juga menambahkan, “Yang terbantu justru UMKM semacam toko-toko kecil, tempat wisata baru, toko oleh-oleh, dan masih banyak lagi. Jadi secara tidak langsung juga meningkatkan ekonomi daerah, kunjungan wisata, dan ikut membangun kota juga.”

Semenjak berdiri tahun 2017, YLG cukup aktif untuk kegiatan Meetup tentang program Local Guides, baik berupa Food Crawl (jelajah kuliner), Geowalk (Jelajah alam), PhotoWalk (jelajah foto) juga pernah berpartisipasi dalam agenda global yaitu Yogyakarta Clean The World.

Pada bulan Agustus tahun 2018, YLG mendapat mandat untuk melaksanakan kegiatan Meet Up Nusantara, sebuah pagelaran Meet Up yang dilaksanakan untuk seluruh Local Guides se-Indonesia. Alasannya karena Yogyakarta adalah tempat yang paling strategis untuk menghubungkan banyak titik di Indonesia, juga karena saat itu Yogyakarta sudah memiliki komunitas yang solid.

Bagaimana caranya terhubung dengan global Local Guides? Google menyediakan sebuah forum bersama dengan nama Local Guides Connect (Connect) yang dipantau langsung oleh Google. Jadi, Local Guides manapun dengan bahasa apapun bisa mendapatkan teman lebih banyak lagi tidak hanya di Indonesia tapi juga dari berbagai negara lain.

Connect menjadi forum rujukan untuk berdiskusi, berkenalan, berbagi informasi, dan saling berbagi info atau berbagai pembahasan lain yang terkait dengan program local guides. YLG juga salah satu komunitas yang aktif dalam Connect. Saat ini wadah komunikasi yang dipakai secara aktif oleh anggota YLG selain Connect adalah Google+, whatsapp group, instagram, dan twitter.

Di akhir wawancara, Heni menjelaskan bahwa ulasan yang ditulis di Google Maps itu tidak cuma menampilkan yang bagus, “Kalau memang ada kekurangan juga akan ditampilkan. Jadi memang bisa dipercaya dan lebih obyektif,” jelas Heni.

Heni adalah salah satu dari Local Guides Indonesia yang berkesempatan untuk datang ke Local Guides Summit yang ketiga, dengan nama Connect Live di Google Heaquarter, Mountain View, California bersama empat Indonesia Local Guides lainnya di tahun 2018. Serunya, Heni adalah satu-satunya anggota YLG diantara 151 Local Guides yang terpilih diantara 59 negara yang ikut.

IMG-20190209-WA0001

Caranya adalah Local Guides dengan level minimal 5, sudah sudah memenuhi kriteria diantaranya pernah menyelenggarakan meet up, menulis di connect, kontribusi aktif di Google Maps juga memenuhi persyaratan lain di formulir pendaftaran termasuk sudah berusia minimal 21 tahun, mengirimkan aplikasi untuk ikut berpartisipasi di Local Guides Connect Live. Local Guides juga harus mengirimkan video pendek mengenai profil mereka dan mengapa mereka harus diundang menghadiri Connect Live.

Banyak hal yang dibahas di Summit dimana semuanya terkait dengan Google Maps. Selain bisa bertatap muka dengan orang lain kamu juga bisa menyampaikan kritik dan saran secara langsung dalam Summit ini. Acara ini dibalut secara menarik dengan berbagai macam event seperti product development/plan sharing, feedback session, sharing session, dan networking.

Untuk cakupan keanggotaan komunitasnya adalah setiap orang yang berdomisili atau berasal dari wilayah Provinsi Yogyakarta. Bagi kalian yang sedang bersekolah di wilayah Yogyakarta atau traveller/businessman/pelaku usaha yang sering pp Yogyakarta dan kota anda yang ingin update tentang informasi seputar Yogyakarta Local Guides tentunya sangat terbuka lebar.

Muat Lagi Dari Tikha Novita Sari
Muat Lebih Banyak Di Community