Home Kuliner Ketoprak Kuburan, Berani Coba?

Ketoprak Kuburan, Berani Coba?

5 menit waktu baca
38
Suasana malam di Ketoprak Kuburan

Suka ketoprak? Yang ini ketoprak yang bisa dimakan lho. Bagi masyarakat Jawa, ketika mendengar Ketoprak bisa jadi yang langsung terbayang adalah sebuah bentuk kesenian pementasan sandiwara yang diselingi dengan lagu-lagu Jawa, dan diiringi dengan gamelan.

Tapi cobalah lewat ke Jalan HOS Cokroaminoto, Wirobrajan, Yogyakarta di selatan Pasar Klitikan Kuncen. Kenapa? Karena di sana ada warung ketoprak yang beda dari lainnya. Yang unik dari warung yang terletak di teras sebuah toko ini adalah menggunakan mobil VW kombi antik lansiran 1973.

Nah, selain terkenal dengan obyek wisata alam dan wisata belanjanya, Kota Yogyakarta juga terkenal dengan kuliner khasnya. Berbicara tentang kuliner memang sepertinya tak ada habisnya ya, karena menu-menu baru semakin banyak bermunculan. Salah satu yang menyita perhatian saya ya menu kuliner yang satu ini.

Saat ini, menu ketoprak mulai gampang ditemukan di Yogyakarta. Dari beberapa tempat yang menjual makanan dengan siraman bumbu kacang tersebut, Ketoprak Kuburan adalah salah satu yang paling terkenal. Jika selama ini menu ketoprak lebih populer disajikan untuk santap siang, namun berbeda dengan ketoprak yang satu ini.

Ketoprak Kuburan

Inilah salah satu rekomendasi kuliner malam di Yogyakarta yang dirintis oleh seorang anggota polisi bernama Arief Prastowo. Usaha ini ia mulai sejak tahun 2012 dengan mengusung konsep kuliner food truck. 

Kata “kuburan” memang identik dengan sesuatu yang horor. Namun jangan takut dulu, makanan ini sama seperti ketoprak pada umumnya. Isiannya terdiri dari tauge, bihun, lontong, dan tahu goreng. Lalu dilumuri bumbu kacang dan tak ketinggalan taburan bawang goreng serta kerupuk sebagai pelengkap.

Nah, biar tambah spesial, kamu juga bisa request tambahan telur. Bisa diceplok, dadar, rebus, sesuai selera. Begitupun juga dengan tingkat kepedasan ketopraknya. Komposisi rasanya yang pas membuatnya seimbang dan tak terlalu berat untuk disantap di malam hari.

Lalu kenapa dinamakan ketoprak kuburan? Karena awalnya kuliner ketoprak ini dijual di depan makam Kuncen. Tak seseram namanya, ketoprak ini justru sangat digemari. Uniknya lagi kuliner ketoprak ini dijajakan dengan konsep kekinian, yakni food truck.

Meski hanya terletak di halaman emper sebuah gerai yang sudah tutup namun suasana tempat makan ini cukup nyaman. Jadi jangan heran ya, kalau setiap malamnya penikmat ketoprak rela antre demi memanjakan lidah mereka untuk menikmati seporsi ketoprak.

Wah jangan sampai telat datang ya, biar gak kehabisan. Jika tidak ingin kehabisan bisa datang di awal waktu karena biasanya sebelum pukul 23.00 WIB ketoprak ini sudah ludes oleh pembeli.

Ketoprak kuburan buka dari pukul 17.00 WIB sampai habis, tidak buka pada pagi atau siang hari. Harga per porsinya dijamin murah, ketoprak lengkap dengan tambahan telur dihargai Rp 13.000 saja.

Memang menu yang ditawarkan hanyalah ketoprak, tapi kenikmatan makan ketoprak dengan interior ala cafe pinggir jalan itu yang membuat Ketoprak Kuburan tak pernah sepi pengunjung. Salah seorang pengunjung pun mengatakan selain karena tempatnya yang cukup nyaman, ia tidak pernah bosan mencicipi kuliner ini karena bumbu kacangnya yang gurih dan sangat lembut, dengan tingkat kemanisan sedang berpadu dengan rasa pedas. Selain itu lontongnya pun juga tidak kalah lembut dan semua bahan selalu fresh.

Jadi sudah tahukan kenapa Ketoprak Kuburan jadi populer? Tak hanya rasanya, suasana serta lokasinya yang mudah dijangkau, dan tentu harga yang terjangkau menjadi alasan ketoprak satu ini digemari. Ayo segera ya, yang penasaran bisa datang langsung ke lokasi Ketoprak Kuburan ini.

Muat Lagi Dari Tikha Novita Sari
Muat Lebih Banyak Di Kuliner