Kementerian Pariwisata Kembali Selenggarakan ISTA

5 min read
0
193

ISTA? Ini bukan nama seseorang, tapi akronim dari Indonesia Sustainable Tourism Awards (ISTA) sebuah ajang penghargaan inisiasi Kementerian Pariwisata (semenjak tahun 2017). Penyelenggaraan Indonesia Sustainable Tourism Awards (ISTA) ditujukan untuk mengukur kualifikasi penerapan kriteria dan indikator pariwisata berkelanjutan bagi destinasi wisata.

Produk pariwisata berkelanjutan  yang dimaksud dalam kerangka Indonesia Sustainable Tourism Awards (ISTA) adalah kegiatan pariwisata yang didorong dari kekuatan gabungan dari para pemangku kepentingan yang berkomitmen bersama dalam pengelolaan sebuah produk wisata dengan inisiatif mempraktikkan keberlanjutan. Tujuan utama dari penyelenggaraan Indonesia Sustainable Tourism Awards (ISTA) adalah untuk memasyarakatkan pariwisata berkelanjutan di Indonesia.

ISTA 2018
ISTA 2018

“Memasyarakatkan sustainable tourism supaya bisa masuk dalam rencana pembangunan jangka menengah 2020-2024 kepariwisataan nasional,” tutur Asisten Deputi Pengembangan Infrastruktur dan Ekosistem Pariwisata, Indra Ni Tua (1/8) di aula Dinas Pariwisata DIY saat memberikan sambutan dalam acara sosialisasi Indonesia Sustainable Tourism Awards (ISTA) 2018.

Ajang Indonesia Sustainable Tourism Awards (ISTA) ini memiliki banyak kelebihan, terutama terhadap branding sebuah produk wisata. Besar harapannya, pelaku wisata di Jogja turut serta dalam ajang ini. Aris Riyanta, Kepala Dinas Pariwisata DIY berharap, “Peserta harus tahu betul tetang persyaratan mengikuti ISTA.  Karena ISTA juga bisa membantu dalam melakukan perencanaan dan tindakan untuk bisa melibatkan kearifan lokal dalam mengimplementasikan pariwisata sosial berkelanjutan”.

Adanya penyelenggaraan Indonesia Sustainable Tourism Awards (ISTA) diharapkan monitoring terhadap produk-produk destinasi bisa secara akurat. Tak tanggung-tanggung instrumen Indonesia Sustainable Tourism Awards (ISTA) digarap secara serius. Instrumen Indonesia Sustainable Tourism Awards (ISTA) 2017 mengacu pada Peraturan Menteri Pariwisata Nomor 14 Tahun 2016 tentang Pedoman Destinasi Pariwisata Berkelanjutan yang juga mengadopsi  standart internasional Global Sustainable Tourism Council. Meski demikian, instrumen Indonesia Sustainable Tourism Awards (ISTA) tidak meninggalkan nilai-nilai kearifan lokal.

Paling tidak ada dua keuntungan setelah mengikuti ajang Indonesia Sustainable Tourism Awards (ISTA) apalagi hingga menang. Tahun 2017, Desa Wisata Pentingsari berhasil meraih  Green-Bronze dalam kategori B kebermanfaatan di bidang ekonomi. Menurut Doto, salah satu pendiri Desa Wisata Pentingsari, mengatakan bahwa setelah berhasil lolos Indonesia Sustainable Tourism Awards (ISTA) branding terhadap desanya semakin kuat, baik di dalam negeri maupun di luar negeri.

Selain itu menurut Doto, setelah lolos Indonesia Sustainable Tourism Awards (ISTA) desanya mendapat program lanjutan selama 1 tahun. Kesempatan tersebut berdampak positif dengan menambah jaringan yang lebih luas. Desa Pentingsari berhasil menekan jumlah kunjungan namun dapat meningkatkan jumlah pendapatan. Bahkan, saat ini Desa Wisata Pentingsari masuk dalam Sustainable Turism Observatory dibawah UNWTO.

“ISTA itu bentuk untuk mengukur diri sendiri. Sehingga kalau kita bisa membangun pariwisata yang berkelanjutan berarti kita pada jalur yang benar. Tapi kalau kita ikut ISTA karena bukan ingin mengukur kondisi kita seperti apa,  kita tidak akan bisa mencapai keseimbangan alam, budaya, dan lingkungan untuk pariwisata berkelanjutan yang sebenarnya”, ujar Doto.

Tahun 2018 ini, Kementerian Pariwisata kembali menggelar Indonesia Sustainable Tourism Awards (ISTA) dengan tema “Kearifan Lokal untuk Pariwisata Berkelanjutan”. Tahun ini diharapkan semua pengelola destinasi pariwisata, khususnya pengelola wisata desa, pengelola kawasan, organisasi tata kelola destinasi, UPTD, yayasan, serta PT yang terintegrasi dalam komponen destinasi wisata dapat berpartisipasi dalam Indonesia Sustainable Tourism Awards (ISTA).

Formulir pendaftaran dapat diunduh di sini, lalu kirimkan formulir pendaftaran dan self evaluation yang telah di isi ke alamat ISTA@kemenpar.go.id cc ISTAKemenpar2018@gmail.com.

Jangan sampai ketinggalan karena pendaftaran akan ditutup pada tanggal 20 Agustus 2018.

Load More Related Articles
Load More By Elizhabet Elzha
Load More In Event