Kedai Taigersprung Dimsum, Ramaikan Kuliner di Yogya Sejak Pandemi

6 min read
0
86

genpijogja.com – Nama Taigersprung Dimsum sudah saya dengar beberapa waktu lalu di media sosial. Pecinta dimsum pasti sangat familiar dengan kedai ini.

Taigersprung Dimsum berada di kawasan strategis Seturan, tepatnya di Ruko Plaza Seturan Raya, Kledokan, Caturtunggal, Sleman, Yogyakarta.

Dari perempatan Seturan ke utara sedikit, lalu belok kiri menuju kawasan ruko di utara selokan mataram persis.

Ketika malam datang, kedai Taigersprung Dimsum memang sedikit tidak terlihat, tapi strategis karena dekat dengan beberapa kampus seperti YKPN dan UPN.

Taigersprung Dimsum, Berdiri Sejak Pandemi

Pertama melihat kedai Taigersprung Dimsum, saya tercengang. Ini kedai, apa cafe?

Bangunan kedai Taigersprung Dimsum simple, tapi berkelas. Ornamen Cina di pintu dan jendela kedainya. Logo Taigersprung Dimsum bergambar macan terpampang minimalis berada di atas bangunan kedai dihiasi lampu.

Sebelum masuk ke kedai Taigersprung Dimsum, tentu pengunjung wajib menerapkan protokol kesehatan. Cuci tangan dan ukur suhu badan.

Kedai Taigersprung Dimsum buka setiap hari mulai pukul 10.00 hingga 24.00 WIB.

Di dalam kedai Taigersprung Dimsum langsung terpampang nyata area dapur yang terbuka. Serasa berada di kedai-kedai Cina atau Jepang.

Furniture kedai Taigersprung Dimsum minimalis dari kayu. Di sudut belakang kedai, terlihat spot instagramable untuk foto-foto mengisi feed Instagram. Terlihat beberapa anak muda sedang berkumpul dengan kawan-kawannya.

Segera, saya dan sahabat, menghampiri kawan yang sudah menunggu. Kami bertiga memesan Mantau Kukus, Bakpau Telur Asin, Bakpau Wijen Hitam, dan Gaozi. Itu adalah menu-menu favorit yang sering dipesan para pelanggan kedai Taigersprung Dimsum.

Taigersprung Dimsum, Berdiri Sejak Pandemi

Buku menu kedai Taigersprung Dimsum terlihat unik. Namanya Kamus Besar Perguruan Dimsum.

Harga dimsum di kedai Taigersprung Dimsum terjangkau, mulai dari Rp14.000 sampai Rp18.000 per porsi. Selain dimsum, Taigersprung Dimsum juga menyediakan menu nasi hainan serta mie dengan harga 20ribuan.

Sembari menunggu makanan diantarkan, kebetulan saya mendapat kesempatan ngobrol dengan Manajer Operasionalnya, Mbak Tiara namanya. Karena saya penasaran, Mbak Tiara menjelaskan sedikit tentang Taigersprung Dimsum ini yang berdiri sejak awal pandemi Covid-19.

“Awalnya hanya via mulut ke mulut, yang beli kebanyakan teman sendiri dan hanya bisa dibeli lewat aplikasi gofood atau grabfood, Mbak. Baru setelah ramai dibikinlah kedainya,” jelas Mbak Tiara.

Berdiri ketika pandemi Covid-19 menyerang juga membuat dilema para owner kedai Taigersprung Dimsum, karena maju kena mundur juga kena. Akhirnya diputuskan untuk tetap lanjut.

Ketiga owner Taigersprung Dimsum ini juga masih mahasiswa S1 jurusan bisnis. Diketahui juga nama Taigersprung diambil dari salah satu jurus di olahraga senam lantai. Segmen pasarnya adalah anak muda, namun tetap menjangkau segmen keluarga juga.

Taigersprung Dimsum, Berdiri Sejak Pandemi

Pesanan kami akhirnya datang. Setiap porsi berisi 3 (tiga) buah dimsum, ukurannya pun mengenyangkan, sebanding dengan harganya.

Bakpau telur asin menurut saya yang paling unik, namanya telur asin tapi tidak terasa asin sama sekali malah cenderung manis. Isiannya seperti pasta berwarna kuning, tercium aroma telur asin namun dengan rasa manis.

Gaozi menu andalan di kedai Taigersprung Dimsum juga sangat enak, kulitnya yang selembut sutra dengan isian daging ayam dan udang serta disiram dengan kuah khas Taigersprung. Dicocol chilli oil menambah nikmat rasa Gaozi ini.

Oiya, bakpau telur asin dan mantau juga enak dicocol dengan chilli oil khas Taigersprung ini.

“Dimsum enak dilihat dari Mantaunya, kalau mantau enak tidak bantet, berarti yang lain juga enak,” tiba-tiba kawan saya berkomentar.

Tapi memang mantau di kedai Taigersprung Dimsum enak, dicocol saus rahasia maupun chilli oil rasanya tetap masuk.

Taigersprung Dimsum, Berdiri Sejak Pandemi

Terakhir Bakpau Wijen Hitam, sebelum mencicipi ini perut saya sudah terasa penuh. Bakpau Wijen Hitam berwarna hitam dengan isian pasta wijen hitam yang lumer di dalamnya.

Rasanya sedikit pahit bagi saya, tapi karena penasaran ya habis juga sambil saya cocol ke saus rahasia Si Mantau.

Tidak sempat memesan dimsum goreng akhirnya saya memesan Siomay dan Wotie dari kedai Taigersprung Dimsum untuk saya bawa pulang. Rasanya memang juara!

Si Wotie ini ada rasa-rasa jahenya yang unik. Jangan lupa kalian wajib mencobanya ya karena di setiap bulannya ada diskon yang diberikan. Pantau saja IG taigersprung.

Baca juga artikel tentang Kuliner atau tulisan menarik lainnya Sany Maya.
Load More Related Articles
Load More By Sany Maya
Load More In Kuliner