Kartu Vaksin Jadi Syarat Naik Kereta, KAI Sediakan Vaksinasi Covid-19 Gratis di Stasiun

5 min read
0
54

Genpijogja.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyediakan layanan vaksinasi Covid-19 gratis di stasiun bagi para pelanggan Kereta Api Jarak Jauh mulai hari ini, Sabtu (3/7/2021).

Vaksinasi Covid-19 gratis ini dilakukan untuk membantu melengkapi persyaratan calon penumpang kereta api jarak jauh selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali. Diketahui, ada syarat menunjukkan kartu vaksin untuk perjalanan tertentu.

Vaksinasi KAI

“Pelaksanaan vaksinasi di stasiun ini ditujukan untuk membantu melengkapi persyaratan para calon pelanggan Kereta Api Jarak Jauh di masa PPKM Darurat. Inovasi ini juga dalam rangka mendukung program dari pemerintah guna mempercepat program vaksinasi Covid-19 di Indonesia,” ujar VP Public Relations KAI Joni Martinus dalam rilis yang diterima Genpi Jogja, Sabtu (3/7/2021).

Pada tahap awal, ada beberapa stasiun yang sudah melayani vaksinasi gratis bagi para pelanggan Kereta Api Jarak Jauh. Antara lain yakni Stasiun Gambir, Stasiun Pasar Senen, Stasiun Cirebon, Stasiun Semarang Tawang, Stasiun Yogyakarta, Stasiun Solo Balapan, dan Stasiun Jember.

Untuk kedepannya, PT Kereta Api Indonesia berencana akan membuka vaksinasi gratis lebih luas, menyasar lebih banyak lagi stasiun.

“Secara bertahap PT KAI nantinya akan menambah jumlah stasiun yang bisa melayani vaksinasi gratis Covid-19 bagi para penumpang kereta api tersebut,” papar Joni.

Syarat untuk menggunakan layanan vaksinasi gratis dari KAI yaitu harus berusia 18 tahun ke atas, menunjukkan kode booking tiket yang sudah dibayar atau tiket Kereta Api Jarak Jauh yang berlaku, memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) KTP, dan datang paling lambat di tempat vaksinasi H-1 sebelum jadwal keberangkatan Kereta Api.

Namun, khusus bagi para ibu hamil, baru bisa mendapatkan vaksin di stasiun setelah mendapat penjelasan dari petugas kesehatan dan bersedia atas pilihannya untuk divaksin Covid-19.

Vaksinasi

Perlu diketahui, kuota vaksin Covid-19 yang disediakan di masing-masing stasiun juga terbatas setiap harinya. Oleh sebab itu, para pelanggan kereta api jarak jauh perlu merencakan dengan baik waktu vaksinasinya.

“Rencanakan dengan baik antara waktu vaksinasi dan jadwal keberangkatan Anda, untuk menghindari keterlambatan naik Kereta Api. Kuota yang disediakan di masing-masing stasiun pun juga terbatas setiap harinya,” ujar Joni menambahkan.

Kendati sudah mendapatkan vaksin, Joni tetap mengingatkan kepada seluruh penumpang kereta api untuk terus menerapkan protokol kesehatan dan disiplin menerapkan 3M, memakai masker, mencuci tangan dengan rutin, dan menjaga jarak untuk memaksimalkan penjagaan dari tertularnya virus Covid-19 tersebut.

“Vaksinasi di stasiun ini diharapkan dapat membantu masyarakat yang tetap harus bepergian di masa PPKM Darurat Jawa-Bali sesuai ketentuan yang telah ditetapkan oleh pemerintah kita,” tutup Joni.

Perlu diketahui, penumpang Kereta Api Jarak Jauh di Pulau Jawa dan Sumatera wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR maksimal 2×24 jam atau Rapid Test Antigen maksimal 1×24 jam sebelum keberangkatan.

Vaksinasi PT KAI

Selain itu, khusus untuk perjalanan Kereta Api Jarak Jauh di Pulau Jawa, para penumpang juga diharuskan menunjukkan kartu vaksin. Penumpang kereta api minimal sudah harus melakukan vaksinasi dosis pertama.

Aturan kartu vaksin untuk penumpang kereta api jarak jauh tersebut berlaku mulai (Senin 5/6/2021) mendatang, dua hari setelah PPKM Darurat Jawa-Bali resmi diberlakukan.

Info selengkapnya terkait layanan Vaksinasi Gratis di Stasiun dan syarat perjalanan Kereta Api di masa PPKM Darurat, masyarakat dapat menghubungi Customer Service Stasiun atau Contact Center KAI melalui telepon di 021-121, WhatsApp KAI121 di 08111-2111-121, email cs@kai.id, dan media sosial KAI121.

Load More Related Articles
Load More By Hernawan
Load More In News