Home Destinasi Digital Festival Kuliner Pasar Ngingrong Dongkrak Pariwisata Gunungkidul

Festival Kuliner Pasar Ngingrong Dongkrak Pariwisata Gunungkidul

5 menit waktu baca
48
Launching Pasar Ngingrong
Launching Pasar Ngingrong. Foto milik Hardy Wiratama. 

Mengikuti jejak Pasar Kakilangit, Sabtu 9 September 2019 Destinasi Digital kedua GenPi Jogja resmi diluncurkan. Peluncuran pasar Ngingrong yang terletak di kawasan Hutan Geosite Ngingrong, Mulo, Wonosari berlangsung meriah dengan mengusung tema event kuliner berbasis kearifan lokal.

Sebanyak 30 lapak penjual makanan berjejer di bawah pohon jati dengan tampilan berwarna-warni. Kuliner selalu menjadi magnet bagi para wisatawan. Selain sajian kuliner, acara peluncuran pasar ini juga dilengkapi dengan pertunjukan seni daerah berupa gejog lesung, tari tradisional dan jathilan.

Tidak ketinggalan, kegiatan yang sebelumnya sudah dilaksanakan di pasar Ngingrong, jemparingan atau panahan tradisional menjadi atraksi yang menarik untuk ditonton atau dicoba langsung oleh pengunjung. Uniknya panahan tradisional gaya mataram ini adalah metodenya yang dilakukan tidak dengan berdiri layaknya panahan modern. Jemparingan dilakukan sembari duduk dengan mengenakan pakaian tradisional.

Kawasan Geosite Ngingrong sudah memiliki latar tempat yang indah. Kawasan ini juga dekat dengan banyak wisata alam Gunungkidul. Kehadiran pasar Ngingrong dengan suguhan utama kuliner akan menjadi pelengkap untuk menunjang sektor wisata.

Kuliner menjadi kebutuhan penting untuk sektor wisata, apapun tema wisatanya. Kuliner yang lengkap, enak, dan khas akan menjadi nilai tambah pada setiap destinasi wisata. Apalagi jika sajian makanannya unik dan instagramable. akan menarik generasi milenial untuk berkunjung, terlebih lagi untuk destinasi digital dengan tema kuliner.

Metode seperti ini dikenal dengan sebutan gastronomi tourism atau gourmet tourism, yaitu bepergian ke destinasi khusus untuk menikmati makanan lokal, festival makanan, atau mempelajari makanan lokal secara serius.

Pada acara peluncuran pasar Ngingrong, diadakan lomba lapak dan memasak untuk para pedagang. Tujuannya agar para pedagang mampu membuat lapak yang menarik dan meningkatkan citarasa makanan yang dijajakan. Sebanyak 30 lapak pedagang menyajikan makanan yang berbeda-beda.

Banyak variasi menu yang ada di pasar Ngingrong. Mulai dari menu makanan berat ada bakso, gudeg daun pepaya, soto, pecel, nasi tiwul dan olahan mie. Jajanan pasar aneka ragam juga tersedia dari makanan manis hingga menu khas seperti jadah tempe. Minuman yang tersedia ada aneka jamu, dawet, es degan wedang ronde.

Lapak para pedagang berupa meja dengan wadah utama kebanyakan terbuat dari tanah liat dan daun pisang. Untuk lapak sendiri, salah satu pedagang Pasar Ngingrong, Sartini, berharap kedepannya dapat dibuatkan lapak yang lebih permanen agar nyaman dan terlindung jika ada hujan atau panas.

Pedagang makanan di Pasar Ngingrong merasakan banyak perubahan dari awal mereka berjualan hingga peluncuran. “Alhamdulillah semakin lama semakin ramai”, tambah Sartini.

Nila Sari dari PHRI Gunungkidul, memberikan tips kepada para pedagang agar mereka menjaga kualitas makanan, higenis, dan menyajikan makanan dengan penampilan yang menarik. Harga yang dipatok juga harus sama.

Beliau mengatakan, rencana ke depan adalah bekerjasama dengan pihak perhotelan agar bisa menjalin kerjasama dengan pedagang makanan di Pasar Ngingrong. Pihak hotel bisa memesan makanan pada pedagang pasar Ngingrong untuk memenuhi kebutuhan makanan mereka. Untuk itu para pedagang harus bersiap untuk memberikan sajian yang enak dengan tampilan yang menarik.

Sektor makanan dan pariwisata sejatinya adalah simbiosis mutualisme yang tidak akan terpisahkan. Jika sektor pariwisatanya berkembang otomatis sektor kuliner juga akan berkembang dan sebaliknya.

Adanya pasar Ngingrong dapat mendongkrak sektor kuliner daerah dan akan berdampak positif pada sektor wisata Gunungkidul lainnya. Akhirnya yang terkenal bukan hanya tempat wisatanya tapi makanan daerah juga menjadi icon pariwisata yang khas.

Launching Pasar Ngingrong
Launching Pasar Ngingrong. Foto milik Hardy Wiratama. 
Muat Lagi Dari Kazebara
Muat Lebih Banyak Di Destinasi Digital