Fashion On The Street Kotabaru, Inspirasi untuk Kembali Bekerja dan Berkarya Bagi Para Pelaku Fashion Yogyakarta

5 min read
0
18

genpijogja.com – Pandemi membuat banyak lini usaha terhenti dan gerak perekonomian menjadi macet. Termasuk dalam bidang fashion, banyak pelaku yang tidak berdaya. Namun, setelah beberapa bulan berselang pemerintah sudah melangkah ke tahap Era New Normal. Masa adaptasi ini dimanfaatkan anak-anak muda dalam bisnis fashion untuk kembali berkarya. Bergerak dan bangkit kembali dengan penuh semangat.

Fashion On The Street Kotabaru baru saja diselenggarakan pada 19 Juli 2020.  Gelaran fashion show ini berlangsung tanpa kehadiran penonton dan awak media. Meski begitu, semangat para desainer muda untuk memberikan contoh tetaplah terasa. Mereka, para desainer muda yang tergabung dalam Klamb, menunjukkan bahwa industri fashion bisa bangkit dan bergerak lagi.

Fashion On The Street biasanya dilakukan di Prawirotaman. Namun, kali ini dilakukan di area pedestrian Kotabaru. Tepat di depan Silol Kopi and Eatery. Acara ini didukung pula oleh Kantor Dinas Pariwisata Kota Jogja yang turut mensupport kegiatan pengambilan gambar The New Normal Fashion On The Street. Menyiratkan tempa yang strategis dengan karamaian dan mempunyai keindahan dan sejarah tersendiri di kota Yogyakarta.

Fashion On The Street Kotabaru, Inspirasi untuk Kembali Bekerja dan Berkarya Bagi Para Pelaku Fashion Yogyakarta

Klamb adalah komunitas yang berisikan desainer muda yang dibimbing langusung oleh Lia Mustofa. Fashion On The Street juga didukung oleh Efar Production yang dibawahi Fauzan Armando. Make Up para model dikerjakan oleh MUA Helen Fransiska.

Desainer yang berpartisipasi dalam Fashion On The Street adalah Ayu Ghia (Jakarta), Liant (Palembang), Lily (Makassar), Gung Is (Bali), Yuliana Fitri (Jogja), Faris (Jogja), Tofa (Ngawi), Rony Billiardo (jogja), Hermana (Jogja), Aini (Jogja), Lanny Amborowati (Jogja).

Senin, 31 Agustus 2020 diselenggarakan konferensi pers di Silol Kopi and Eatery mengenai penyelenggaraan Fashion On The Street. Konferenesi pers ini dihadari langusung oleh Kepala Bidang Atraksi dan Daya Tarik Wisata Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta Edy Sugiarto, Lia Mustofa dan beberapa perwakilan desainer.

“Saya berharap Fashion On The Street menjadi contoh untuk mengembalikan sector ekonomi untuk para desainer. Sektor kesehatan dan ekonomi harus berjalan bersama-sama,” ungkap Edy Sugiarto.

Para desainer dari Klam tersebut mengusung tema warna khusus Hitam, Putih dan Kuning. Karena masuknya COVID-19 ini pada musim panas dan pandemi ini menjadi sumber inspirasi karya. Menggunakan warna-warna yang tegas da nada juga yang menggambarkan virus itu sendiri.

Fashion On The Street Kotabaru, Inspirasi untuk Kembali Bekerja dan Berkarya Bagi Para Pelaku Fashion Yogyakarta

Pada gelaran Fashion On The Street ini, Klamb dan para desainernya ingin meyakinkan pada kalau kreativitas tidak boleh berhenti. Terutama Jogja, sebagai kota wisata dan kreativitas. Harus menunjukkan karya, keamanan, dan kenyamanan dengan tetap menjalankan protocol kesehatan yang berlaku.

Karya yang dibuat para desainer adalah baju-baju yang nyaman dipakai untuk sehari-hari. Desainnya juga tidak rumit dan bisa dikenakan di rumah. Selain itu ada juga salah satu desainer yang mengusung tema mengenai lingkungan. Dengan karyanya, Ang Hermana mengusung judul ‘Biarkan Bumi Sejenak Beristirahat’.

Dilambangkan dengan warna kain putih yang melambangkan suci atau bersih. Merupakan interpertasi dan pembersihan bumi dan seisinya dari segala pulusi, toxic, noise, dan sebagainya. Selanjutnya ada Rony Billiardo dengan nama Brand Billiardo. Mengusung judul DELMAR yang artinya pesisir pantai.

“Masa pandemik menerpa masyarakat dunia membuat semua sektor kehidupan tergoyahkan. Namun hidup harus tetap berjalan dan kita pun harus berdampingan hidup bersama COVID-19. Fenomena inilah yang menginspirasi saya. Di mana manusia dapat beraktivitas dengan protokol yang telah diatur. Menggabungkan design outfit yang santai dan nyaman untuk beraktivitas sehari-hari tanpa meninggalkan masker yang fashionable,” ungkap Rony.

Load More Related Articles
Load More By Kazebara
Load More In News