Erasmus Huis Hadirkan DJ Thomas Newson Dari Belanda, Gratis Untuk Semua!

6 min read
0
185

Erasmus Huis, Pusat Kebudayaan Belanda di Indonesia, menghadirkan Erasmus Huis Dance Event (EHDE) Yogyakarta. Acara yang mengkolaborasikan seni antara Belanda dan Indonesia ini akan dihelat di Plazza Open Theatre lantai 8, Grand Mercure Yogyakarta Adi Sucipto, Sabtu, 31 Agustus 2019 pukul 19.00 WIB.

“Sejauh yang kami tahu, hingga saat ini, masih belum banyak dari mereka (DJ Belanda) yang mengadakan konser di Yogyakarta. Kami menyadari bahwa Yogyakarta adalah kota yang sangat hidup dengan penonton yang bersemangat”, ujar Joyce Nijssen Manager Erasmus Huis dalam konferensi pers yang diadakan hari ini, Jumat sore (30/08).

Erasmus Huis Dance Event Yogyakarta
Erasmus Huis Dance Event Yogyakarta | Fotografer Zakaria Saputra

Joyce menyampaikan bahwa alasan tersebutlah yang mendasari Erasmus Huis mengundang Thomas Newson, DJ dari Belanda untuk berkolaborasi dengan DJ Innerlight, Dino dan Jogjakarta Video Mapping Project (JVMP).

Thomas Newson sendiri seorang DJ muda kelahiran tahun 1994 yang membuat pergerakan di komunitas dance music. Dengan dukungan dari pendahulunya, diantara seperti Hardwell (DJ nomor 1 Dunia – 2013 & 2014), Avicii, Tiësto (DJ nomor 1 Dunia, 2002 – 2004), Sunnery James & Ryan Marciano dan Afrojack. Tanpa diragukan, Newson mempunyai potensi untuk menjadi penerus generasi DJ berkualitas di Belanda.

“Acara Erasmus Huis Dance Event akan menjadi ajang dimana dua kebudayaan, Indonesia dan Belanda, bertemu dan berinteraksi”, ungkap Joyce kepada rekan media.

Joyce juga menjelaskan bahwa DJ, produser, penyelenggara dan label musik dari Belanda telah berkontribusi untuk kepopularitasan dan perkembangan dance music di seluruh dunia. Belanda sukses menjadi salah satu pencetus dari electronic dance music, dance culture dan  berbagai konsep festival.

Banyak DJ dari Belanda seperti Tiësto, Armin van Buuren, Afrojack, Hardwell, Martin Garrix, Yellow Claw yang reputasinya telah mendunia. Oleh karena itu, Erasmus Huis mengundang beberapa DJ pendatang baru dari Belanda untuk datang dan mengadakan konser di Jakarta.

Selain para DJ, Erasmus Huis juga mengundang Amsterdam Dance Event, Barong Family (label musik milik Yellow Claw), Young Gunz Muzic dan Hype Festival untuk memberikan seminar dan membuka sesi demo musik bagi para produser musik muda Indonesia.

Erasmus Huis Dance Event Yogyakarta
Erasmus Huis Dance Event Yogyakarta | Fotografer Zakaria Saputra

Eksi Ayuningtyas, General Manager Grand Mercure menjelaskan bahwa mereka selaku hotel bintang lima akan menyajikan yang terbaik untuk memfasilitasi kolaborasi DJ Belanda dan DJ Indonesia di acara ini.

Ari Wulu, perwakilan dari Jogjakarta Video Mapping Project (JVMP) menjelaskan bahwa dua bangunan berbentuk gunungan pewayangan yang terletak di Plazza Open Theatre akan dimanfaatkan untuk media ilusi optik. Gunungan yang biasanya berfungsi sebagai awalan dan akhiran dalam cerita pewayangan akan sangat menarik apabila dimainkan dengan teknologi ilusi optik.

DJ Innerlight sendiri terkenal dengan aliran musik yang berbeda. Dimulai dari album trance pertamanya yang dirilis di tahun 2004, yang berjudul “Take Me to The Blue Sky” hingga lagu-lagu barunya yang dimainkan di berbagai dance scene. Innerlight berbagi panggung dengan DJ mancanegara seperti Solar Stone, Niklas Harding dan Scot Bond.

Sedangkan Dino menemukan aliran musik house dan disko saat ia masih berada di Borneo. Ketika ia memutuskan untuk tinggal di Yogyakarta, ia lebih condong mendengarkan music funk dan house groove. Di tahun 2016, Dino bermain bersama DJ papan atas Yogyakarta seperti Ones, Noor, Wachid in “480 Minutes” & “Energy Room” sebagai pemain pembuka. Sejak saat itu, ia mulai berkancah di Malang, Jakarta, Surabaya dan Bali.

Erasmus Huis Dance Event (EHDE) Yogyakarta, acara yang menghadirkan kolaborasi antara DJ Belanda dan DJ Indonesia serta JVMP ini gratis, tidak dipungut biaya. Penonton yang ingin hadir dan menikmati, cukup mendaftar melalui www.ehde.nl.

Baca juga artikel menarik lainnya pacarkecilku.

  • Erasmus Huis Dance Event Yogyakarta

    Batik dan Leak Hadir Dalam Kolaborasi 3 DJ Dengan JVMP

    Erasmus Huis menghadirkan kolaborasi epik antara DJ Belanda, DJ Indonesia dan Jogjakarta V…
Load More Related Articles
Load More By pacarkecilku
Load More In News