Dimadu Tapi Nikmat? Ke Ayam Dimadu Aja!

6 min read
0
68

genpijogja.com – Jomblo? Tidak. Friendzone? Tidak. LDR? Tidak. Dimadu? Iya! Apa yang terbesit dalam benakmu ketika mendengar kata dimadu?

Barangkali, sebagian dari kita langsung terarah pada dimadu dalam konsep romansa. Diduakan, ditigakan, diempatkan atau malah dinomorsekiankan. Tapi, dimadu kali ini berbeda. Dimadu yang satu ini, bakalan terasa nikmat. Dijamin kamu akan ketagihan!

Ayam Dimadu kini sedang naik daun. Ayam Dimadu adalah rumah makan yang menyediakan berbagai pilihan menu ayam, seluruhnya dibakar tanpa arang. Tagline-nya saja “Ayam Bakar Tanpa Arang Pertama di Indonesia”.

Ayam Dimadu 1

Ayam Dimadu sudah ada sejak tahun 2018. Mulanya, Ayam Dimadu hanya buka outlet di Wilayah Seturan saja. Berdampingan dengan berbagai gerai kuliner disana. Akan tetapi, tahun 2019 lalu Ayam Dimadu membuka cabang baru. Cabang baru ini yang aku datangi beberapa waktu yang lalu.

Ayam Dimadu outlet Sagan, sebut saja begitu. Beralamat di jalan Prof. Yohanes Sagan Yogyakarta, letak outlet Ayam Dimadu terbilang amat sangat strategis. Tidak jauh dari kampus-kampus Jogja. Dua diantaranya Universitas Gajah Mada dan Universitas Negeri Yogyakarta yang jaraknya hanya beberapa meter saja. Kalau mau kemari, dari arah Galeria Mall cukup lurus ke Utara saja, Ayam Dimadu ada di sisi kiri jalan raya.

Aku berkunjung ke Ayam Dimadu malam hari. Kala itu, suasana tidak terlalu ramai, hanya ada beberapa tamu saja. Mereka sibuk menikmati hidangan ayam pesanan mereka.

“Sehari-hari, outlet ini bisa dibilang ramai. Apalagi waktu jam makan siang atau sekitar jam 12 siang, dan sewaktu masuk jam makan malam sekitar jam tujuh sampai jam sembilan. Tapi, kadang malah lebih ramai yang order via ojek online, sih”, ungkap salah satu pegawai Ayam Dimadu cabang Sagan, Mas Irawan.

Dimadu Bowl

Malam itu, aku dan kawanku sengaja memesan dua menu yang berbeda. Biar bisa saling icip, maklum ini kali pertama kami datang kemari, atas dasar rekomendasi dari seorang kawan yang katanya sudah sering makan di tempat ini.

Dua menu yang kami pesan adalah Dimadu Bowl dan Ayam Bakar Geprek Dimadu Cabe Tiga. Dimadu Bowl adalah nasi ayam bakar dimadu dengan sayuran yang disajikan dengan kemasan bowl. Untuk menu ini, aku sengaja memesan tidak pedas. Selain tidak terlalu suka pedas, alasan lainnya adalah agar bisa menikmati ayam bakar originalnya.

Dipadu dengan nasi hangat, ayam bakarnya terasa nikmat. Daging ayam dadanya lembut, tidak alot, mudah dipotong. Bumbunya meresap dalam, tapi tidak terlalu manis. Mungkin sajian ini cocok buat kamu yang tidak terlalu suka makan makanan manis.

Ayam Bakar Geprek Dimadu

Sementara itu, untuk menu Ayam Bakar Geprek Dimadu rasanya cenderung lebih gurih. Kekuatan sambal bawangnya terasa, meskipun ada sedikit manis-manisnya. Level tiga pedasnya nendang abis!

Selain kedua menu diatas, ada banyak menu pilihan lain yang bisa kamu cicipi. Jangan khawatir, harga Ayam Dimadu masih bersahabat, terbilang standar sebagaimana tempat-tempat sejenis lainnya. Harga di Ayam Dimadu berkisar antara Rp. 1.000,- sampai Rp. 28.000,-. Tentukan sendiri menumu, ya!

“Kalau disini, rata-rata sih pada suka menu Ayam Dimadu, Ayam Pedasnya Dimadu, dan Ayam Bakar Geprek Dimadu. Itu menu standarnya. Tapi banyak juga yang pesan menu Hungry Package 1 dan Hungry Package 2. Semuanya enak, coba rasakan sendiri sensasina, nagih, gak bakal nyesel deh”, ucap Irawan meyakinkan.

Ayam DImadu Sagan

Ayam Dimadu dapat dijadikan salah satu rujukan tempat makan kalian, nih. Kalau kalian sedang lapar, bingung, galau mau kemana, Ayam Dimadu bisa kalian coba. Outlet Cabang Sagan gampang banget ditemukan. Tempatnya bersih, pelayanannya ramah. Ohiya, ada wifi juga yang bisa kamu gunakan. Awas, dimadu yang ini bikin nagih!

Load More Related Articles
Load More By Hernawan
Load More In Kuliner