Digelar Di Ruang Publik, JISP 2019 Makin Dekatkan Seniman Dengan Masyarakat

6 min read
0
104

genpijogja.com  – Suasana di kawasan Kilometer Nol Yogyakarta tidak nampak berbeda di hari Sabtu (21/9). Seperti biasa, banyak wisatawan yang berkumpul di jantungnya kota Yogyakarta ini. Entah itu sekedar duduk bercengkrama ataupun berfoto bersama keluarga.

Menjelang sore, nampak kerumunan di depan Gedung Agung Yogyakarta. Suara gamelan yang khas pun terdengar hingga kejauhan. Ternyata sedang ada pertunjukan kesenian tradisonal dalam rangka pre-even Jogja Internasional Street Performance (JISP) 2019.

Baca juga: Kejar Target 2 Juta Wisman, Menpar Arief Yahya Gelar FGD di Bandara YIA
Reog Wonogiri Hingga Tarian Anak Tembi Membuka Pre-Event JISP 2019
Digelar Di Ruang Publik, JISP 2019 Dekatkan Seniman Dengan Masyarakat| Fotografer Zakaria Saputra

Jogja Internasional Street Performance (JISP) sendiri diadakan pada tanggal 21 hingga 23 September 2019 di sepanjang pedestrian Malioboro hingga kawasan Kilometer Nol Yogyakarta. Kegiatan pre-event JISP 2019 ini dimulai sejak pukul 16.00 hingga 18.00 WIB, Sabtu 21 September 2019. Acara ini dimeriahkan oleh Sanggar Reog Wonosetan dari Pracimantoro, Wonogiri Selatan. Kemudian ada Sanggar Tari Anak Tembi dari Bantul dan Kerincing Manis dari Sleman.

Kesenian reog tampil pertama diiringi suara gamelan yang khas. Reog Wonosetan dipentaskan kurang lebih 30 menit oleh 40 orang penari yang terbagi dalam tiga kelompok, yaitu Jathilan, Warok dan Barong. Barong ditarikan oleh empat penari yang masing-masing menopang berat topeng Singa Barong yang mencapai lebih dari 50 kg hanya dengan menggunakan giginya.

Salah seorang penari mengaku bangga dapat berpartisipasi di even Jogja Internasional Street Performance (JISP) ini. “Bangga banget bisa nari di Jogja, apalagi even JISP ini. Seneng juga bisa jalan-jalan ke Jogja”, tutur Esa salah seorang penari Reog Jathilan.

Baca juga: Reog Wonogiri Hingga Tarian Anak Tembi Membuka Pre-event JISP 2019
Reog Wonogiri Hingga Tarian Anak Tembi Membuka Pre-Event JISP 2019
Digelar Di Ruang Publik, JISP 2019 Dekatkan Seniman Dengan Masyarakat| Fotografer Zakaria Saputra

Kegiatan Jogja Internasional Street Performance (JISP) melibatkan peserta dari berbagai usia. Sanggar Anak Tembi menyajikan tarian yang dibawakan oleh anak-anak perempuan kecil yang sangat cantik dan menggemaskan. Tarian yang bercerita tentang anak kecil berdandan itu sangat menghibur para penonton dengan kelucuan mereka.

Sedangkan Kerincing Manis dari Sleman membawakan tarian Rampak Buto dengan lonceng-lonceng di kaki hingga terdengar suara krincing-krincing mengikuti irama musiknya. Berkostum biru dengan menggunakan topeng, para penari remaja Sanggar Krincing Manis nampak lincah gerakannya.

Direktur Jogja Internasional Street Performance (JISP) 2019 Bambang Paningron juga menyampaikan bahwa even ini diharapkan dapat mendatangkan lebih banyak wisatawan ke Jogja.

“Kegiatan pra acara ini menjadi salah satu peran untuk meningkatkan kunjungan wisatawan nusantara maupun asing. Sesuai dengan tujuan kita untuk lebih mengenalkan even JISP 2019 kepada masyarakat. Agar PR kita dari Pak Menpar Arief Yahya untuk mendatangkan wisatawan nusantara maupun asing dapat segera tercapai”, jelas Bambang.

Baca juga: Jogja Internasional Street Performance Kembali Digelar, Catat Tanggal dan Agendanya!
Reog Wonogiri Hingga Tarian Anak Tembi Membuka Pre-Event JISP 2019Jogja Internasional Street Performance_Zakaria Saputra
Digelar Di Ruang Publik, JISP 2019 Dekatkan Seniman Dengan Masyarakat| Fotografer Zakaria Saputra

Pembukaan resmi Jogja International Street Performance (JISP) 2019 yang akan diselenggarakan Minggu malam pukul 19.00 WIB di Museum Serangan Oemum 1 Maret. Malam ini akan dibuka oleh penampilan dari seniman-seniman lokal dan mancanegara yang memukau. Ada KHP Kridhomardowo, Didik Nini Thowok, Rina Takahashi (Jepang), Sanggar Dangkedumai (Batam), Silver Belle (Kamboja), Air Dance (Filipina) dan Bellacoustic (Kalimantan Tengah).

Rina Takahashi, seniman dari Jepang, mengungkapkan bahwa dirinya sudah tidak sabar lagi tampil di JISP 2019. Rina memang sudah menjadi langganan performer di Jogja International Street Performance (JISP) sejak 10 tahun lalu.

Kehadiran Jogja Internasional Street Performance (JISP) 2019 menjadi puncak dari acara-acara berkonsep street performance yang sebelumnya setiap bulan diselenggarakan di Malioboro. JISP 2019 akan membawa branding Malioboro naik level menjadi internasional.

“JISP 2019 tentu saja bertujuan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan sesuai perintah dari Menpar Arief Yahya, bahwa DIY harus mencapai target satu juta wisatawan mancanegara di tahun ini”, pungkas Marlina Handayani selaku Kasi Pelayanan Informasi Pariwisata Dinpar DIY.

Baca juga artikel terkait JISP atau tulisan menarik lainnya Sany Maya.
Load More Related Articles
Load More By Sany Maya
Load More In Event