Home News COMMON|SPACE Menjadi Tema Utama ARTJOG 2019

COMMON|SPACE Menjadi Tema Utama ARTJOG 2019

5 menit waktu baca
26

ARTJOG adalah salah satu dari 47 event yang ada dalam daftar Calendar of Event Yogyakarta. Gelaran yang telah dilaksanakan sejak tahun  2008 ini telah menjadi event yang sangat  dinantikan tidak hanya oleh warga Jogja, tapi juga bagi wisatawan, penikmat seni dan para pelaku ekonomi kreatif.

Dalam sosialisasi  ARTJOG yang dilaksanakan pada Jumat (8/2/2019) di Pendapa Ajiyasa, Komplek Jogja Nasional Museum (JNM) Jalan Ki Amri Yahya No.1 Kota Yoyakarta, Dian Permanasari selaku Deputy Director Reserch and Development Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) menyampaikan bahwa ekonomi kreatif Jogja tumbuh hingga 16,12 % jauh diatas rata-rata nasional yang hanya 7,44%.

Secara lebih spesifik, sektor seni rupa di Jogja menyumbang hingga 8.2 % dari total ekonomi kreatif Jogja. Hal ini menunjukan bahwa kegiatan seni seperti ARTJOG, mampu memberikan dampak ekonomi yang cukup signifikan. Selain itu, sektor lain seperti pariwisata juga turut meningkat terkena dampak dari kegiatan seni yang digelar.

Presscon ARTJOG 2019

Direktur ARTJOG 2019, Heri Pemad menyampaikan harapannya agar gelaran-gelaran seni dan budaya yang akan dilaksanakan bersamaan dengan ARTJOG pada 25 Julli – 25 Agustus 2019 mendatang dapat ikut serta dalam publikasi bersama.

Nantinya, informasi yang terkumpul  akan dipublikasikan dalam bentuk Guidebook Jogja Art Weeks (JAW) yang dapat diunduh di websitenya dan untuk versi cetak dapat diperoleh di beberapa titik keramaian di Jogja.

“Siapapun dan dimanapun Anda berada selama itu berupa kegiatan seni dan budaya silahkan bergabung” tambahnya. Tidak hanya dari Jogja, bahkan dari Solo dan Magelang pun dapat turut serta untuk JAW tahun ini. Sehingga wisatawan yang datang ke Jogja bisa mendapatkan informasi pagelaran seni yang mungkin menarik untuk mereka.

Setelah sebelumnya sukses dengan tema Enlightenment, salah satu tim kurator yang hadir sebagai pembicara, Agung Hujatnika menyampaikan bahwa mulai  tahun 2019 ARTJOG akan mengusung tema besar  Arts in Common dengan tiga sub-tema berbeda yang akan diwujudkan dalam festival setiap tahunnya.

Secara harfiah common mempunyai arti “yang umum” atau “yang biasa”. Tagline ini dipilih dengan tujuan agar perhelatan ini semakin ramah dan membumi dengan berbagai macam kalangan audiens, sehingga ARTJOG dapat lebih dekat dengan penikmat seni  seluas-luasnya.

Presscon ARTJOG 2019

Arts in Common juga hendak menawarkan pemahaman, bahwa apa yang ditampilkan di ARTJOG dalam 3 tahun ke depan adalam semacam irisan, atau kumpulan hal yang mempersatukan keragaman ekspresi seni dan kreativitas berbagai individu dari berbagai latar sosial budaya dan bangsa.

Tema besar ini selaras dengan penegasan ARTJOG sebagai  sebuah festival seni rupa kontemporer internasional. Pria yang akrab dengan panggilan Mas Jenong ini juga menyampaikan keinginannya agar ARTJOG memiliki suatu identitas yang khas dan berbeda dengan gelaran-gelaran seni yang lain.

ARTJOG COMMON|SPACE menjadi tema untuk tahun ini.  ARTJOG 2019, selanjutnya ditulis dengan ARTJOG MMXIX berangkat dari gagasan tentang ‘ruang’ (space) sebagai dimensi dari dunia dimana manusia hidup: sebuah mantra dimana segala sesuatu dapat hadir secara simultan, pada momen yang sama.

‘Ruang’ adalah konstruk yang menentukan hubungan-hubungan antara berbagi posisi, perspektif dan persepsi individu maupun kelompok terhadap kenyataan-kenyataan dunia.

Judul “Common|Space” dipilih untuk mendekatkan ARTJOG pada pengertian pameran atau festival sebagai ‘ruang bersama’ seperti taman, lobby, atau ruang baca di perpustakaan. Untuk merealisasikan gagasan tersebut, ARTJOG akan mempertemukan praktisi seni dengan praktisi dari bidang kreatif lain dalam penciptaan ruang bersama. Selain itu, common|space dalam konteks ini adalah juga metafor bagi lingkungan sosial, bumi, dan alam semesta.

Muat Lagi Dari roni_ali
Muat Lebih Banyak Di News