Home Destinasi Digital Camping Seru Menikmati Senja dan Malam Syahdu dalam Acara Soft Launching Watu Tapak Camp Hill

Camping Seru Menikmati Senja dan Malam Syahdu dalam Acara Soft Launching Watu Tapak Camp Hill

5 menit waktu baca
8

Ada yang baru di kawasan wisata Tebing Breksi Sleman DIY, Watu Tapak camp hill menjadi kawasan baru bertemakan nomadic tourism dan digital destination. Soft lauching Watu Tapak sangat meriah berkolaborasi dengan Pokdarwis Lowo Ijo, Foodtruck Jogja, WPAP Jogja, pemda, Telkomsel sebagai provider utama serta alunan musik dari Symphoni Krontjong.

Sembari registrasi peserta, Telkomsel membagikan saldo Tcash sebesar 20.000 untuk setiap peserta. Saldo Tcash ini dapat digunakan untuk membeli makanan dan minuman yang ada di Watu Tapak. Seterusnya, transaksi di Watu Tapak akan berbasis digital menggunakan Tcash. Proses trasaksi menjadi lebih mudah dan singkat. Para peserta mulai mendirikan tenda yang telah disediakan.Sekitar 80 tenda warna-warni dan WPAP menghiasi area camping Watu Tapak.

Acara camping komunitas sekaligus softlaunching Watu Tapak dibuka oleh Bapak RB Dwi Wahyu B, M. Si. pimpinan Komisi B DPRD DIY. Selain itu juga ada jagongan digital bersama ibu Shavitri N. Dewi (Kabid Pengembangan Destinasi dan Ekonomi Kreatif), Elizabeth Elzha (Genpi Jogja), Mas Farouq (WPAP), Pak Kuncoro (Telkomsel Jogja), Mas Kholiq (pengelola breksi).

Kurniawan Prasetyo

Susana semakin romatis dan tenang ketika senja datang, sajian unggulan dari Watu Tapak. Pemandangan langit berwarna tembaga ketika matahari perlahan kembali ke peraduan, berganti dengan pekat malam. Siluet pepohonan di kejauhan perlahan berhiaskan pendaran lampu kota. Kamu bisa dengan leluasa memandang bentangan kota Jogja dan aktivitas bandara. Pesawat hilir mudik silih berganti datang dan pergi. Di dalamnya adalah mereka yang akan meninggalkan Jogja membawa kenangannya dan mereka yang baru saja akan mengikat kenangan bersama kota Jogja.

Aneka makanan dari pedagang lokal menemani sajian makan malam. Ada kebab, bakso tusuk, bakso kuah, jagung bakar, gorengan, dan wedang ronde. Pas sekali minum wedang ronde hangat ditengah suasana dingin Watu Tapak.  Malam ini peserta dihibur oleh Session Band yang menyanyikan lagu-lagu era 80-90an yang menambah syahdunya susana. Tidak kalah heboh, para peserta melanjutkan kegiatan menikmati Keroncong Plesiran di Tebing Breksi. Tidak hanya peserta, masyarakat sekitar Jogja juga sangat antusias dengan acara ini. Semua lahan parkir penuh bahkan sempat terjadi kemacetan yang cukup panjang ke arah Tebing Breksi. Kawasan Breksi dipenuhi oleh gegap gempita manusia yang ingin melihat langsung pertunjukan Keroncong Plesiran.

Kurniawan Prasetyo

Puas menikmati lagu-lagu keroncong, para peserta camping kembali ke area Watu Tapak, menghabiskan malam dengan berbincang santai bersama kawan. Berteman kopi dan api unggun, cuaca dingin Watu Tapak menjadi tidak terasa. Bahkan masih ada yang betah membuka mata hingga pagi. Matahari terbit tidak terlalu jelas terlihat karena langit berawan.

Peserta yang sudah terbangun menikmati suasana pagi yang sejuk. Sekitar pukul 07.00 pagi para peserta mulai membereskan tenda masing-masing lalu kembali ke rumah dengan memori indah tentang Watu Tapak.

Penasaran dengan cantiknya senja Watu Tapak? kuy, segera meluncur sore ini ya. Kamu juga bisa menghabiskan weekeend bersama dengan teman atau keluarga di Watu Tapak. Sudah tersedia toilet dan mushola di dekat area camping.

Pagi harinya kamu bisa mampir ke Tebing Breksi untuk menikmati matahari terbit dan hunting makanan di Breksi atau sekaligus merasakan sensasi jeep adveture berkeliling area wisata sekitar Breksi yang tidak kalah indah pemandangannya.

Muat Lagi Dari Kazebara
Muat Lebih Banyak Di Destinasi Digital