Home Review Batik Arane Ecoprint, Fashion Simple dan Ramah Lingkungan

Batik Arane Ecoprint, Fashion Simple dan Ramah Lingkungan

6 menit waktu baca
176

Sabtu pagi (9/2) Tim Web Genpi Jogja mengunjungi Joglo Ayu Tenan di kawasan Pogung Baru, Sleman yang merupakan workshop sebuah brand dari produk fashion dengan produk utamanya kain batik ecoprint. Pertama kali memasuki area Joglo Ayu Tenan seketika kami mencium aroma yang tak asing, aroma rebusan jamu.

Kelak, kami tahu itu aroma yang membaur di atmosfer sekitar pembuatan batik ecoprint di Arane Ecoprinting yang menggunakan berbagai macam jenis dedaunan sebagai bahan utama.

P2091050

Tim Web Genpi Jogja juga berkesempatan belajar membuat batik ecoprint kami sendiri. Dengan dipandu oleh founder dari Arane Ecoprinting, Elsana Bekti Nugroho (25 tahun), kami memulai dengan mengumpulkan beberapa jenis dedaunan yang berada di sekitaran Joglo Ayu Tenan.

Elsen, panggilan akrab Elsana Bekti Nugroho, menambahkan beberapa jenis daun yang berasal dari luar negri, diantaranya daun kayu putih dari sekitar Angkor Wat, Siem Riep, Cambodia dan Filipina. Elsen memang suka menggunakan daun yang berasal dari tanaman berkayu dan berkhasiat.

Tanaman lain yang daunnya bisa juga dijadikan bahan untuk ecoprint seperti beri-berian, eucalyptus, acalypa, mawar, mindi, kenanga, jati, jarak, mangsi, awar-awar, talok dan lain sebagainya.

Pemuda kelahiran Gunungkidul ini mengajak kami melakukan proses berikutnya yaitu merendam daun untuk menghilangkan lapisan lanin dari daun. Hal ini dilakukan agar warna yang berada di daun dengan mudah menempel pada kain ketika dilakukan pengukusan.

Proses pelarutan lanin ini membutuhkan waktu bervariasi. Jika daun direndam dengan air biasa, proses mordanting membutuhkan waktu paling cepat dua hari dan paling lama dua bulan. Jika ingin cepat prosesnya, kamu bisa menggunakan bahan kimia feronsulfat atau karat dari besi, misalnya paku.

Proses mordanting bertujuan agar kadar afinitas kain untuk menangkap warna lebih kuat. Jenis kain yang dapat digunakan sebagai media membatik dengan teknik ecoprinting adalah kain yang berbahan dasar natural, contohnya katun (kapas), rayon (pulp), linen dan sutra (animal, kepompong ulat sutra). Agar proses ini berjalan sempurna, larutan bahan untuk mordanting dipanaskan kemudian kain yang akan dibatik ecoprint dimasukkan ke dalamnya.

Setelah kedua proses tersebut selesai berikutnya adalah proses yang paling kami sukai. Menata dedaunan secara tak beraturan namun akan indah hasilnya nanti. Dilanjutkan menggulung kain yang sudah diberi dedaunan sebagai bakalan motif. Kemudian kain dikukus sekitar dua jam lamanya.

Proses paling akhir adalah kain diangkat lalu diangin-angin sebelum dilakukan fixasi warna dan finishing kain.

Arane Ecoprint

Terlepas dari bagaimana proses membuatnya, bagi Anda penggemar fashion dan pecinta lingkungan, kain batik Arane Ecoprinting ini cocok untuk Anda. Dengan segmen pasar kelas menegah ke atas, kualitas produksi dari Arane Ecoprinting ini tidak main-main. Benangnya didatangkan dari Tuban sebelum diolah menjadi kain di Klaten.

Produk Arane Ecoprinting sebagian besar berupa kain syal. Selain syal terdapat juga produk kemeja, tas jinjing hingga yang kecil berbentuk dompet. Produk-produk tesebut umumnya terbuat dari kain jenis katun. Kain katun memang memiliki daya tahan yang lama dan nyaman ketika dikenakan.

Selain katun, Arane Ecoprinting juga membuat produk ecoprinting dari kain sutra untuk produk premiumnya. Arane juga punya produk ecoprint yang tak kalah istimewa, yaitu dompet ecoprinting dengan bahan dasar kulit sapi.

Arane Ecoprint

Harga dari Arane Ecoprinting ini dibandrol Rp 200.000 hingga Rp 250.000 untuk satu buah syal berbahan kain katun. Sedangkan untuk syal ecoprinting dengan bahan sutra dihargai Rp 450.000 hingga Rp 650.000.

Produk-produk Arane Ecoprinting dapat Anda dapatkan via online melalui website ataupun media sosial lainnya milik Arane. Selain itu, Anda juga bisa mendapatkannya saat Arane Ecoprinting melakukan pameran fashion atau datang langsung ke workshop Arane Ecoprinting yang beralamat di Joglo Ayu Tenan, Pogung Baru D 31 A Sinduadi, Mlati, Sleman.

Muat Lagi Dari Dewangga Liem
Muat Lebih Banyak Di Review