Asik! Lion Air Buka Rute Kulon Progo Tarakan Mulai 25 September

8 min read
0
209

genpijogja.comLion Air, maskapai penerbangan yang memiliki armada terbanyak di Indonesia, bakal membuka rute penerbangan baru direct flight dari Yogyakarta Internasional Airport (YIA) di Kulon Progo menuju Juwata Internasional Airport (TRK) di Tarakan, Kalimantan Utara per 25 September 2019 mendatang.

Rute ini akan menjadikan Lion Air sebagai maskapai pertama dan satu-satunya yang terbang dari Jogja menuju Tarakan.

Baca juga: Destinasi Wisata Prioritas Dipercepat, Jokowi Minta Dukungan Penuh Kementerian.
Asik! Lion Air Buka Rute Kulon Progo Tarakan Mulai 25 September
Asik! Lion Air Buka Rute Kulon Progo Tarakan Mulai 25 September

“Pembukaan layanan domestik dihadirkan kepada seluruh travelers dan masyarakat yang ingin berpergian ke Tarakan atau Jogja. Lion Air berupaya untuk mengakomodir permintaan jasa penerbangan dari Jogja dan sekitarnya”, terang Danang Mandala Prihantoro Corporate Communication Strategic of Lion Air kepada rekan media, Selasa (17/9/2019).

Danang juga menjelaskan bahwa pembukaan rute direct flight Jogja – Tarakan atau sebaliknya diharapkan mampu memberikan keuntungan lebih bagi para pelancong, antara lain mempersingkat waktu, memperpendek jarak dan terjangkau.

Untuk penerbangan tersebut, Lion Air mengoperasikan armada Boeing 737-800NG yang berkapasitas 189 kelas ekonomi. Penerbangan dengan kode JT-628 dijadwalkan berangkat dari Yogyakarta Internasional Airport (YIA) di Kulon Progo pukul 06.00 WIB dan tiba di Juwata Internasional Airport (TRK) di Tarakan pukul 09.10 WITA.

Baca juga: Kejar Target 2 Juta Wisman, Menpar Arief Yahya Gelar FGD di bandara YIA
Harga tiket Lion Air Jogja ke Tarakan Per 25 September 2019 - Sumber Lionair.co.id
Harga tiket Lion Air Jogja ke Tarakan Per 25 September 2019 – Sumber Lionair.co.id

Untuk rute sebaliknya, Lion Air bernomor JT-629 akan lepas landas dari Juwata Internasional Airport (TRK) di Tarakan pukul 09.50 WITA dan dijadwalkan mendarat pukul 11.00 WIB di Yogyakarta Internasional Airport (YIA) Kulon Progo.

Penerbangan langsung Lion Air Jogja – Tarakan berdurasi 2 jam 10 menit dengan frekuensi satu kali penerbangan setiap hari pergi pulang (PP) dengan pilihan waktu keberangkatan terbaik.

“Pesawat ini dinilai bisa menambah tingkat kenyamanan perjalanan, sekaligus memperkuat pengalaman travelers yang dilengkapi fitur modern, interior futurisitik, jendela kabin lebih lebar dan tempat duduk yang nyaman”,  tambah Danang.

Danang mengungkapkan, Lion Air optimis rencana peluncuran rute baru direct flight Jogja – Tarakan – Jogja ini sejalan dengan program pemerintah dalam rangka meningkatkan kunjungan wisatawan domestik dan mancanegara. Harapannya Lion Air akan memberikan kesempatan travelers menjelajahi dan mewujudkan impian ke Kalimantan Utara dan Yogyakarta semakin luas.

“Bersama Batik Air dan Wings Air, member of Lion Air Group, travelers bisa melanjutkan penerbangan dari Tarakan ke Nunukan, Malinau, Berau, Balikpapan, Makassar serta dari Yogyakarta langsung direct flight menuju Soekarno-Hatta, Palangkaraya dan Samarinda,” tutur Danang lebih detail.

Pihak maskapai Lion Air memperbolehkan travelers (kecuali bayi) membawa 1 (satu) bagasi kabin (cabin baggage) dengan maksimum berat 7 kg dan satu barang pribadi (personal item), seperti tas laptop, kamera, bahan bacaan, perlengkapan bayi, tas jinjing wanita (hand luggage) ke dalam kabin (hand carry). Dengan tetap mengikuti aturan berlaku sesuai maksimum ukuran dimensi bagasi kabin.

Travelers juga dihimbau untuk check-in lebih awal, kalau bisa 120 menit sebelum jadwal keberangkatan di Airport. Himbauan ini untuk berjaga-jaga menghindari antrean panjang saat check-in. Untuk informasi, counter check-in Lion Air Group ditutup 30 menit sebelum waktu keberangkatan penerbangan domestik.

Baca juga: Tinjau YIA, Jokowi: Pembangunan Airport Tercepat di dunia.
Harga tiket Lion Air Tarakan ke Jogja Per 25 September 2019 - Sumber Lionair.co.id
Harga tiket Lion Air Tarakan ke Jogja Per 25 September 2019 – Sumber Lionair.co.id

Maskapai penerbangan Lion Air Group didirikan pada tahun 1999. Lion Air mulai melakukan penerbangan perdana pada Juli 2000 untuk rute penerbangan Jakarta-Pontianak. Saat ini, Lion Air diketahui memiliki sekitar 350 armada dengan berbagai jenis pesawat. Jumlah armada Lion Air tersebut bahkan lebih banyak dari armada pesawat milik Garuda Indonesia.

Penambahan rute penerbangan baru ini memang bagian dari komitmen Lion Air dalam memperkuat jaringan domestik dan internasional sekaligus menjawab tingginya tren traveling dan dinamika pasar. Ini sejalan dengan visi misi Lion Air menawarkan pengalaman baru guna menghubungkan antarkota maupun antarnegara mengikuti minat bepergian dari kalangan muda milenial.

Bahkan Lion Air Group, yang terdiri dari Lion Air (kode penerbangan JT), Wings Air (kode penerbangan IW), Batik Air (kode penerbangan ID), Malindo Air (kode penerbangan OD) dan Thai Lion Air (kode penerbangan SL) pada kuartal 1 Januari – April 2019 telah membuka 20 rute baru.

Dengan 20 rute penerbangan baru dalam dan luar negeri, Lion Air Group menambah frekuensi penerbangan 40 kali untuk perjalanan pulang-pergi. Banyak destinasi dari rute penerbangan baru adalah destinasi wisata yang terkenal di kalangan pejalan milenial.

“Rute yang dikembangkan sepanjang periode tersebut telah dikenal sebagai destinasi popular. Kami optimis mampu memberikan alternatif baru bagi wisatawan serta pebisnis (travelers) untuk mengunjungi beragam kota tujuan menarik. Millennials travelers bisa menjelajahi rute baru tersebut karena menonjolkan beberapa spot berbeda dan instagenic”, pungkas Danang dalam siaran persnya.

Baca juga artikel terkait Tips Traveling atau tulisan menarik lainnya pacarkecilku.
Load More Related Articles
Load More By pacarkecilku
Load More In Tips Traveling