Home Tips Apa Sih Videografi itu?

Apa Sih Videografi itu?

6 menit waktu baca
115

Halo kawans genpi, piye kabare? Sudah merekam kejadian apa hari ini? Rekam jejak mantan tidak perlu dihitung, itu tidak masuk bahasan kita kali ini. Yes. Mulai postingan kali ini, secara berkala mas Jalu akan ngobrol tentang rekam-merekam. Videografi tentunya.

Tidak usah dijelaskan lagi videografi itu apa kan ya? Sudah banyak artikel-artikel yang membahasnya kalau kita search di mbah google. Yang jelas, inti dari Videografi adalah memproses dan mentransmisikan gambar gerak dalam sebuah media elektronik.

Kamera perekam video mulai dikenalkan di pasaran dunia sejak tahun 1982. Ini bukan alat perekam yang pertama loh ya, tapi mulai dijual di pasaran di tahun tersebut. Dimulai oleh perusahaan dari Jepang yakni JVC dan Sony.

Camcorder JVC GR DA20 yang pertama kali dipasarkan
Camcorder JVC GR DA20 yang pertama kali dipasarkan

Perusahaan yang mengembangkan alat elektronik tersebut juga memproduksi kamera perekam video dengan system analog. Perbedaannya dengan system digital apa?

Jika analog media penyimpanan masih menggunakan kaset VHS (Video Home System) atau Betamax dimana ketika kita akan menyimpan hasil perekaman tidak bisa langsung “copy & paste” tapi harus melalui proses lewat Camcorder itu sendiri atau dengan bantuan software yang beberapa tahun terakhir bermunculan. Sedangkan perekam video digital menggunakan memory semisal SD Card atau Hardisk internal yang terdapat didalam video perekam tersebut, dan hasil perekaman bisa langsung ditransfer ke computer dengan kabel data.

Gambar kaset VHS penyimpan data rekam video dari camcorder
Gambar kaset VHS penyimpan data rekam video dari camcorder

Kenapa videografi itu penting?

Dalam kehidupan sehari-hari banyak kejadian yang sangat berarti jika direkam dalam format video, misal kecelakaan, peristiwa alam, pernikahan, dan banyak hal lain yang terjadi hanya sekali saja.

Videografi bisa menjadi bukti yang lebih dapat dipercaya daripada fotografi, karena detail kejadian bisa terekam frame per frame. Sarana media komunikasi pun sangat diminati dalam bentuk video, semisal video call atau live streaming video.

Di tahun belakangan ini, videografi bisa dihasilkan dari berbagai alat elektronik canggih yang tidak secara spesifik diperuntukkan merekam gerak, misal kamera foto, smartphone, kamera bantu parkir mobil, dan sebagainya.

Fungsinya pun bermacam-macam, dari segi alasan piranti keselamatan, sarana pelengkap sebagai strategi marketing bahkan untuk sekedar gaya. Yang jelas apapun fungsi utamanya bisa kita manfaatkan untuk menghasilkan konten yang berkualitas.

Secara pribadi saya sangat yakin bahwa kalian semua yang membaca artikel ini pernah menghasilkan konten video, terutama dalam dunia media sosial. Dan satu hal yang pasti pula bahwa video yang kita buat menghasilkan sesuatu juga. Namun sudah maksimal kah?

Sebut saja mereka yang berhasil dari mengolah video :

1. Vlogger

Sarah Ayu, Abel Cantika, Nanda Arsyinta (hmm kok semua cewek ya, jadi baper deh) Edho Zell dll.  Mereka menghasilkan jutaan dari vlog yang mereka buat. Cekidot contohnya ya?

2. Film

Film-film dengan judul Unsane, Tangerine, Night Fishing, dsb yang dihasilkan dari iphone dan menembus pasar perfilman dunia. Nih trailernya cekidot deh.

3. Para pemenang lomba video berkelas nasional

Beberapa orang hanya dengan kamera DSLR murahan bisa menjadi pemenang lomba video kelas nasional (sebut saja saya… Hahahaha). Masih banyak lagi yang bisa memaksimalkan videografi dan menghasilkan banyak hal positif dari sana.

Sulitkah untuk membuat karya videografi yang enak dilihat?

Saya jawab dengan tegas: “Sama sekali tidak”. Butuh modal banyak kah? Tidak, karena semua smartphone milik kita bisa digunakan untuk membuat konten video, bahkan mengolahnya pun bisa langsung dengan aplikasi di smartphone.

Lalu apa hal pokok yang dibutuhkan dalam membuat video yang berkualitas?

Bakal panjang penjelasannya. Yang pasti, kita akan bahas semua hal dalam dunia videografi secara bertahap. Jadi, pastikan kamu tetap bersama genpi jogja dan mas Jalu. Sampai jumpa di artikel berikutnya. 

Muat Lagi Dari Mas Jalu
Muat Lebih Banyak Di Tips