Home Tips 20 Teknik Komposisi Fotografi Yang Wajib Kamu Ketahui (tamat)

20 Teknik Komposisi Fotografi Yang Wajib Kamu Ketahui (tamat)

11 min read
0
0
122

Komposisi dalam fotografi adalah hal yang wajib kamu pahami. Tanpa memahami komposisi, kamu tidak akan bisa menghasilkan foto yang sempurna.

Kalau dalam artikel sebelumnya kita sudah membahas 10 Teknik Komposisi Fotografi Yang Wajib Kamu Ketahui dalam link berikut ini. Dalam artikel ini, kami akan mengulas 10 Teknik Komposisi Fotografi lainnya.

Seperti yang kamu ketahui, komposisi dapat diartikan sebagai cara menata elemen-elemen dalam gambar. Elemen-elemen ini mencakup garis, bentuk, warna, dan gelap terang. Yang paling utama dari aspek komposisi adalah menghasilkan visual impact (kemampuan untuk menyampaikan perasaan yang kamu inginkan untuk berekspresi dalam foto).

#11. Change your Point of View

Idealnya, sebuah foto biasanya diambil pada eye level atau sebagaimana mata memandang. Untuk mendapatkan hasil yang lebih kreatif, kamu bisa mengubah sudut jepretan kamu dengan memotret dari ketinggian (bird eye), atau menurunkan kamera kamu serendah-rendahnya (ant eye).

Inilah maksudnya Change your Point of View.

Banyak fotografer Cityscape atau Wild Life misalnya, yang sengaja berbaring di lumpur untuk mendapatkan foto yang menarik dengan memilih low angle.

Change Your Point of View. (Foto : Barry O Carroll)

Dengan mengambil foto dari ketinggian bisa memberikan kamu pemandangan kota yang spektakuler, terutama di malam hari.

Change your Point of View. (Foto : Paul Kirui)

Foto di atas diambil dengan teknik low angle dengan jarak dekat menggunakan lensa wide, sehingga foto memiliki dimensi yang dramatis.

#12. Komposisi Foto Refleksi

Refleksi pada foto bisa jadi sebagai elemen utama (point of interest) atau dapat dieksplorasi hanya sebagai pelengkap saja. Jika refleksi foto dijadikan elemen utama, harus bisa memberikan sebuah foto yang bercerita meski hanya sebuah refleksi saja.

Alat yang biasanya dijadikan untuk mendapatkan refleksi bisa bermacam-macam, contohnya genangan air, danau yang tenang, sawah yang belum ditanam, sungai, kaca jendela, cermin bahkan kacamata hingga spion dan lainnya. Sementara yang dijadikan objek bisa berupa benda-benda, mahluk hidup, manusia dan lainnya.

Elemen Refleksi. (foto : Takashi Nakagawa)

Foto di atas diambil oleh Takashi Nakagawa di Marrakesh, Maroko yang mendapatkan penghargaan sebagai pemenang pertama Travel Photographer of the Year tahun 2016 National Geographic untuk kategori Cities.

Elemen Refleksi. (Image credits: elessar91)

#13. Komposisi Foto Separasi

Separasi merupakan komposisi foto dimana terjadi perbedaan yang sangat kontras antara objek foto dengan background.

Elemen Separasi. (foto : Steve McCurry)

POI pada foto di atas adalah anak-anak kulit hitam yang sedang bermain terasa kontras dengan background debu yang beterbangan.

Elemen Separasi. (foto : Steve McCurry)

POI seorang wanita yang sedang memegang balon terasa kontras dengan warna background yang hitam.

#14. Komposisi Foto Motion Blur

Motion blur adalah elemen komposisi yang menunjukkan adanya pergerakan objek baik background atau foreground bahkan bisa kedua-duanya. Beberapa fotografer ada yang “berusaha” menghindari terjadinya motion blur ini, namun banyak juga yang ingin mendapatkan foto dengan efek motion blur.

Dengan teknik ini, foto seolah-olah berbicara bahwa objek yang sedang kamu lihat sedang bergerak saat di foto. Kesan adanya pergerakan dalam foto bisa disebabkan oleh objek yang bergerak atau malah kamu yang menggerakkan kamera.

Elemen Motion Blur. (foto : Steve McCurry)

Untuk mendapatkan efek objek tetap fokus sementara background-nya yang motion blur, maka kamu harus menggerakkan kamera seiring dengan pergerakan objek. Teknik ini biasa disebut dengan Panning.

Dalam prakteknya, motion blur dimanfaatkan untuk membuat foto abstrak, street motion-blur, foto panggung ataupun foto action.

Elemen Motion Blur. (foto : Paolo Margari)

Background yang motion blur membuat foto bercerita bahwa ada seorang gadis yang sedang naik otoped terlihat bergerak.

#15. Komposisi Foto Noise

Noise pada foto adalah munculnya bintik-bintik atau grain pada foto yang diakibatkan dari ketidaksempurnaan kerja sensor kamera akibat kurangnya cahaya. Foto noise memang sering dihindari oleh para fotografer dengan menurukan ISO dan membesarkan Aperture bahkan menggunakan software penghilang noise.

Elemen Noise. (foto : Steve McCurry)

Namun untuk genre-genre tertentu, terkadang noise dapat dipadupadankan dengan elemen yang lain sehingga lebih meningkatkan impresi dari foto.

Elemen Noise. (foto : Tookapic)

Sumber noise bisa berupa debu atau jamur yang menempel pada lensa, reflektor atau dengan pengaturan ISO dan aperture hingga penggunaan software editing untuk mendapatkan foto yang noise.

#16. Komposisi Foto Penuhi Frame (Fill the Frame)

Sesuai namanya, untuk mendapatkan teknik komposisi ini, penuhi frame foto kamu dengan objek.

Mendekatlah ke objek dan ambil dari sudut tertentu untuk mendapatkan foto yang kreatif dan menarik.

Elemen Fill the Frame. (foto : Cruz Photography).

Elemen Fill the Frame. (foto : Cruz Photography).

#17. Komposisi Foto Tekstur (Texture)

Tektur merupakan komposisi foto yang menampilkan tekstur dari objek yang difoto. Dengan adanya tekstur maka detail benda akan lebih tampak apalagi jika dibantu dengan pencahayaan yang baik.

Contoh objek yang biasa dijadikan komposisi tekstur adalah bebatuan, aspal, guratan tulang pada daun, kayu, kulit, mata, kain dan masih banyak lagi.

Elemen Texture. (foto : pinterest.com)

Untuk mendapatkan tekstur, teknik yang digunakan sederhana saja, foto objek dari jarak dekat menggunakan lensa tele atau 50mm ke atas.

Elemen Texture. (foto : pinterest.com)

#18. Komposisi Warna (Color)

Komposisi warna atau color bisa mewakili emosi, suasana, mood dan pesan yang ingin disampaikan oleh fotografer. Foto hitam putih juga bisa dimasukkan dalam komposisi color ini. Komposisi color akan terlihat sangat menarik apabila ada interupsi seperti dalam gambar di bawah ini.

Elemen Color. (foto : Steve McCurry)

#19. Rule of Odds (Penggangu)

Teori ini mengatakan bahwa sebuah foto akan terlihat menarik jika ada suatu objek yang ganjil atau yang jadi “penggangu” pada foto. Dengan adanya elemen ganjil yang mengganggu, maka membuat penikmat foto merasa “tidak yakin” mana yang harus dijadikan pusat perhatian dari foto tersebut. Tapi tetap saja, elemen ganjil ini harus senatural mungkin dan enak dipandang mata.

Lebih jelasnya lihat foto berikut ini.

Elemen Rule of Odds. (Foto : Barry O Carroll)

Foto di atas mengkombinasikan komposisi Frame in Frame dengan 3 buah frame berupa lengkungan dari bangunan, namun ada objek ganjil yaitu orang ketiga yang membuat fokus perhatian dari penikmat foto “terganggu”.

#20. Isolasi Objek (Depth of Field)

Komposisi mengisolasi objek dengan membuat bagian background menjadi blur biasanya digunakan untuk memotret manusia atau portaiture atau benda apapun yang bertujuan agar penikmat foto hanya fokus pada objek yang ditonjolkan.

Elemen Depth of Field. (Foto : Barry O Carroll)

 

Itulah 20 teknik komposisi yang bisa kamu terapkan agar hasil foto kamu lebih kreatif dan menarik. Silahkan berkreasi agar hasil foto kamu terlihat bukan asal-asalan, namun pernah mendalami teori tentang teknik komposisi pada fotografi.

 

Referensi dan foto :

Load More Related Articles
Load More By addienesia
Load More In Tips