Home Tips 20 Teknik Komposisi Fotografi Yang Wajib Kamu Ketahui (bersambung)

20 Teknik Komposisi Fotografi Yang Wajib Kamu Ketahui (bersambung)

8 menit waktu baca
32

Apa Itu Komposisi Foto?

Selain teknik, komposisi dalam fotografi adalah hal yang wajib kamu pahami. Karena tanpa memahami komposisi, kamu tidak akan bisa menghasilkan foto yang sempurna. Komposisi dapat diartikan sebagai cara menata elemen-elemen dalam gambar, elemen-elemen ini mencakup garis, bentuk, warna, dan gelap terang. Yang paling utama dari aspek komposisi adalah menghasilkan visual impact (kemampuan untuk menyampaikan perasaan yang kamu inginkan untuk berekspresi dalam foto).

  1. Komposisi Foto Rule of Third

Rule of Third merupakan salah satu komposisi foto paling mendasar dan wajib diketahui oleh fotografer. Kamu cukup membagi bidang foto menjadi 9 kotak yang sama besar dan meletakkan POI (point of interest) pada titik atau garis pada bidang yang terbagi menjadi 3 x 3 tersebut.

Interesting point (IP) ada 4 titik, sementara Interesting Lines terdiri dari 2 garis horizontal dan 2 garis vertical.

Point of Interest yang diletakkan pada keempat titik atau garis di atas bisa berupa objek atau bagian mata dari objek foto kamu.

 Elemen Rule of Thirds. (foto : Steve McCurry)

  1. Komposisi Foto Golden Shape

Komposisi Golden Shape adalah komposisi foto dengan membagi bidang foto baik bertepi garis nyata atau bertepi maya menjadi positif-negatif sehingga tampak seperti adanya kontras antara kedua bidang tersebut sehingga membentuk satu kesatuan yang harmonis.

Prinsip Golden Shape » dengan membagi bidang positif-negatif tersebut dengan pas dan seimbang maka foto akan tampak terkomposisi dengan baik.

 

Elemen Golden Shape. (foto : Steve McCurry)

  1. Komposisi Foto Simetris (Centred Composition)

Komposisi foto ini meletakkan objek dan membagi bidang foto sama rata kanan dan kiri sehingga terlihat simetris.

 Elemen Symmetry. (foto : Steve McCurry)

  1. Komposisi Foto Repetition dan Pattern

Secara naluriah, manusia sangat tertarik dengan pattern atau pola yang harmonis. Inilah mengapa foto dengan komposisi berpola atau perulangan bisa menjadi sebuah karya foto yang bagus.

Sebuah pola (pattern) dan perulangan (repetition) bisa didapatkan dengan pemilihan angle foto yang tepat serta pemilihan jarak antara lensa dengan objek sedemikian rupa.

Elemen Pattern dan Repetition. (foto : Steve McCurry)

  1. Komposisi Foto Perspektif

Perspektif adalah teknik pengambilan gambar dengan memanfaatkan efek jauh dekat yang dihasilkan oleh lensa sehingga menimbulkan suatu dimensi yang sangat menawan.

Prinsip dalam komposisi Perspektif adalah memanfaatkan efek proporsi dan dimensi yang ditimbulkan untuk memperkuat dan mengarahkan mata kita ke POI atau menampilkan perspektif yang berdiri sendiri sebagai bentuk keindahan komposisi.

Hal ini bisa kamu peroleh dengan pengaturan angle dan jarak yang tepat sehingga bisa mendapatkan foto yang berdimensi.

Elemen Perspektif. (foto : Steve McCurry)

  1. Komposisi Foto Frame in Frame

Dengan teknik frame in frame, kita sedang membuat sebuah komposisi foto dengan mengarahkan atau menuntun mata untuk memperhatikan apa yang ada didalam sebuah “frame” dengan mengesampingkan apa yang ada di luar “frame”.

Frame disini bukanlah sebuah frame foto dalam bentuk fisik, tapi kamu mencari objek yang bisa dijadikan “frame” baik berbentuk garis nyata ataupun maya.

Carilah elemen seperti jendela, pintu, koridor, spion, pilar gedung, lengkungan atau objek apapun yang umumnya berbentuk geometris tertutup untuk membingkai POI kamu.

Frame juga tidak mesti mengelilingi keseluruhan POI.

Elemen Frame in Frame. (foto : Steve McCurry)

  1. Komposisi Foto Leading Lines

Salah satu komposisi foto yang sangat menarik menurut saya adalah Leading Lines. Line atau garis disini bisa berbentuk maya atau nyata yang menuntun kita ke objek yang menjadi POI atau garis itu sendiri yang menjadi POI dalam foto kamu.

Cari objek seperti jalan, dinding, jembatan atau apapun yang bisa membentuk sebuah garis maya dan mengarahkan mata ke objek sebenarnya (POI).

Elemen Leading Lines. (Foto : Barry O Carroll)

  1. Komposisi Foto Negative Space

Komposisi Negative Space merupakan salah satu komposisi kreatif yang membiarkan banyak ruang kosong atau negative space pada foto.

Ruang kosong disini bisa berupa langit, hamparan padang pasir yang luas, padang rumput atau apapun yang bisa memberikan “ruang kosong” pada foto.

Dengan memberikan ruang kosong yang tepat, foto kamu bisa terlihat sangat menarik dan kreatif.

Elemen Negative Space. (Foto : Barry O Carroll)

  1. Keseimbangan Elemen Foto

Komposisi dengan menyeimbangkan elemen pada foto merupakan teknik yang sangat menarik dan membutuhkan kreatifitas lebih.

Balancing Elemen in the Scene. (Foto : Barry O Carroll)

  1. Komposisi Foto Golden Spiral atau Golden Ratio

Jika kamu membuat sebuah persegi panjang dengan proporsi 1 : 1.618, kemudian mengirisnya menjadi persegi empat yang lebih kecil, maka didapat sebuah bentuk spiral atau biasa disebut Golden Spiral.

Bentuk spiral ini didapat dari perhitungan Fibonacci Number, sehingga bentuk spiral ini juga dikenal dengan nama ‘Fibonacci Spiral’.

Bayangkan sebuah rumah siput, seperti itulah komposisi Golden Spiral. Jarak ke pusat makin lama makin mengecil, namun bisa bergaris tidak nyata.

Implementasinya bisa bermacam-macam, seperti tangga menurun, bunga dengan kelopak berputar, bahkan yang benar-benar maya seperti potret manusia jika dibandingkan dengan komposisi di sekelilingnya.

Golden Spiral. (Foto : www.picmonkey.com)

Objek berupa manusia yang sedang berjalan menjadi titik pusat dari ujung rumah siput (Golden Spiral).

  • 10 Tips Sederhana Merawat Kamera dan Lensa

    Kamera dan lensa merupakan salah satu aset yang berharga bagi beberapa orang. Terlebih bag…
  • Sumber: https://www.theweddingscoop.com

    5 Tips Aman Foto Prewedding Tanpa Merusak Alam

    Dewasa ini fotografi pra pernikahan telah menjadi kebutuhan wajib bagi pasangan yang akan …
Muat Lagi Dari addienesia
Muat Lebih Banyak Di Tips