100 Sastrawan Rayakan Sastra di Joglitfest 2019

7 min read
0
148

genpijogja.com – Festival Sastra Yogyakarta (Joglitfest) 2019 akan memasuki puncak kegiatan. Grand Opening Joglitfest 2019 akan dilaksanakan hari Jumat tanggal 27 September 2019 di Monumen Serangan Oemoem 1 Maret Yogyakarta.

“Setelah sekian lama, akhirnya Yogyakarta menyelenggarakan acara yang benar-benar merangkul peserta dari berbagai daerah, dengan persiapan dan pelaksanaannya melibatkan seluruh elemen dan bukan bersifat parsial,” ujar Suharmono Arimba, ketua panitia Festival Sastra Yogyakarta (Joglitfest) 2019.

100 Sastrawan Rayakan Sastra di Joglitfest 2019
100 Sastrawan Rayakan Sastra di Joglitfest 2019

Suharmono, dalam sesi laporan kerja Joglitfest menjelaskan bahwa festival ini merupakan perhelatan yang merangkum kepentingan stakeholder sastra di Yogyakarta, baik itu Dinas Kebudayaan DIY, Dirjen Kebudayaan Kemendikbud RI, sastrawan/penggerak sastra, akademisi, perguruan tinggi, komunitas, penerbit, pelajar, lembaga pemerintah dalam bidang literasi, maupun lembaga swasta, dalam rangka mendekatkan dunia sastra dengan publik, sekaligus menjalin keterhubungan antar masyarakat sastra di dalam dan luar Yogyakarta.

“Peserta aktif Joglitfest 2019 berjumlah 100 orang. 50 orang peserta berasal dari DIY dan 50 orang lainnya berasal dari luar DIY. Sementara itu, peserta dari luar negeri berjumlah 9 orang”, ungkap Suharmono.

“Para pelajar dan mahasiswa pun tak ketinggalan kita libatkan di dalamnya, dalam bentuk keterlibatan mereka mengikuti workshop, bincang sastra dan lain sebagainya,” lanjutnya.

Rangkaian Festival Sastra Yogyakarta (Joglitfest) 2019 sudah dilakukan sejak 20 Agustus 2019. Namun, puncak acara akan berlangsung pada 27 sampai 30 September mendatang. Lokasi utama kegiatan berpusat di Museum Benteng Vredeburg. Beberapa lokasi lain yang menjadi tempat penyelenggaraan rangkaian acara ini, seperti Hotel Cavinton Yogyakarta, desa-desa budaya, PKKH UGM, UIN Sunan Kalijaga, UNY, dan sebagainya.

100 Sastrawan Rayakan Sastra di Joglitfest 2019
100 Sastrawan Rayakan Sastra di Joglitfest 2019

Puncak acara Festival Sastra Yogyakarta (Joglitfest) 2019 adalah 9 (sembilan) sastrawan dari 9 (sembilan) negara di Afrika, Asia dan Amerika akan tampil membacakan karya sastra. Mereka akan tampil pada hari Minggu, 30 September 2019.

Nama-nama yang dihadirkan dalam memeriahkan pembukaan Festival Sastra Yogyakarta (Joglitfest) 2019, antara lain M. Aan Mansyur, Jogja Hiphop Foundation, Silampukau, Gabriella Fernandez, Yogyakarta Simphoni Orkestra, Joko Pinurbo, juga Gubernur DIY dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI.

Dalam kegiatan puncak, yaitu tanggal 27 s.d. 30 September 2019, gelaran Festival Sastra Yogyakarta (Joglitfest) 2019 akan berpusat di Museum Benteng Vredeburg, Yogyakarta. Rangkaian kegiatan di dalamnya dapat dikategorikan ke dalam Pengkajian Sastra, Pertunjukan Sastra, Pasar Sastra, dan Sastra di Ruang Publik.

Dalam memeriahkan rangkaian kegiatan tersebut, sebanyak 100 lebih sastrawan diundang untuk terlibat aktif di dalamnya.

Adapun nama-nama sastrawan luar DIY yang diundang dalam JOGLITFEST 2019, antara lain Wayan Jengki Sunarta, Friska Aswarini, Kiki Sulistyo, Sindu Putra, Inggit Putra Marga, Alfian Dippahatang, Aslan Abidin, Pinto Anugrah, Y. Tendra B.P., Ida Fitri, Ayi Zulfidar.

Jamil Massa, Syaifuddin Gani, Felix  K. Nesi, Dwi Rahariyoso, Budi Hutasuhut, Hasan Al Banna, Amin Wangsitalaja, Igir Alqatiri, Fatih Muftih, Raymond Lemosol, Willy Ana.

Nurhayat Arif Permana, Iqbal H. Saputra, Hudan Nur, Bustan Basir Maras, Alfrida Yamanop, Yanwi Mudrikah, Matdon, Ratna Ayu Budiarti, Mikael Johani, Dedi Tri Riyadi, Irmansyah.

Mashuri, Helmi Prasetya, M. Faizi, Mustafa Ismail, Kurnia Effendi, Deni Mizhar, Seruni Uni, Ganjar Sudibyo, Ayi Zulfidar, Kuni Masrokhamti, Toni Lesmana, Godi Suwarna, Bonari Nabonenar, Sugito Ha Es, Ki Sudadi, Jefrianto, Zuly Kristanto.

Baca juga: Joglitfest 2019 Rayakan September sebagai bulan Sastra
100 Sastrawan Rayakan Sastra di Joglitfest 2019
100 Sastrawan Rayakan Sastra di Joglitfest 2019

Sementara itu, peserta dari DIY, antara lain Marwanto, Sumarno, M. Sodiq, Nurul Latifah, Kristin Faurina, Imam Wahyudi, Enes Pribadi, Joko Budiarto, Esti Nuryani Kasam, Umi Azzura, Wage Daksinaga.

Mini G.K., Sulistyarini A.S., Ons Untoro, Daru Maheldaswara, Komang Ira Puspitaningsih, Sunlie Thomas Alexander, Risda Nur Widia, Aguk Irawan MN, Budi Sardjono, Akhir Lu Sono, Aly D. Musyirifa.

Otto Sukatno Cr., Krisna Miharja, Sumaryono, Yuwana Agus Dirgantara, Asti Pradnya Ratri, Mutia Sukma, Daruz Armedian, Safar Banggai, Muhammad Yasir, Sigit Sugito, Mustofa W. Hasyim.

Sutirman Eka Ardana, R. Toto Sudiarto, Nurul Ilmi Elbana, Whani Darmawan, Sukandar, Bambang Nur Singgih, Ardini Pangastuti, Bayu Saptama, MG Widhi Pratiwi, Abdul Wachid BS, Eko Triono, Andi SW, Puthut EA, Maria Widi Ariani, Satmoko Budi Santoso, Wahyana Giri MC dan Reza Nufa.

Sembilan peserta luar negeri yang diundang, datang dari delapan negara berbeda. Mereka adalah Shamsyudin Osman (Malaysia), Muhammad Luthfi Iskhak (Malaysia), Mawar Syafii, (Singapura), Mahroso Doloh (Thailand), Zefri Arif (Brunei Darussalam), Daniel Owen (Amerika Serikat), Rustum Kozain (Afrika Selatan), Hal Judge (Australia) dan Elise Moser (Kanada).

“Keterlibatan peserta DIY tentu merupakan hal yang penting dalam perhelatan ini, tetapi yang dari luar DIY juga tak kalah penting, agar kita bisa menjadi penghubung antardaerah, mempertemukan sastrawan-sastrawan dari berbagai daerah tersebut”, pungkas Suharmono.

Baca juga artikel tentang Joglitfest atau tulisan menarik lainnya pacarkecilku.
Load More Related Articles
Load More By pacarkecilku
Load More In News