Home News 10 Negara Berkumpul di Pentingsari Sleman Mengikuti ASEAN Plus Three Workshop

10 Negara Berkumpul di Pentingsari Sleman Mengikuti ASEAN Plus Three Workshop

7 min read
0
1
28

Pembukaan acara ASEAN Plus Three Workshop on Tourism Village Community Service and Product Enhancement to Attract Youth Travellers di desa wisata Pentingsari, Sleman, DIY berlangsung meriah, selasa (10/9) malam.

ASEAN Plus Three Workshop on Tourism Village Community Service and Product Enhancement to Attract Youth Travellers dihelat oleh Kementerian Pariwisata selama 3 (tiga) hari sejak tanggal 10 hingga 12 September 2019.

ASEAN Plus Three Workshop on Tourism Village Community Service and Product Enhancement to Attract Youth Travellers 2019
ASEAN Plus Three Workshop on Tourism Village Community Service and Product Enhancement to Attract Youth Travellers 2019

Wakil Direktur Pengembangan Sumber Daya Manusia Pariwisata dan Hubungan Antar Lembaga, DR. Wisnu Bawa Tarunajaya, dalam pidatonya pada upacara pembukaan, menyampaikan sambutan hangatnya kepada semua delegasi dan berharap semua peserta ASEAN Plus 3 Workshop menikmati kegiatan dan bertambahnya wawasan.

Acara yang menghadirkan 90 peserta yang berasal dari Brunei Darussalam, Kamboja, Laos, Malaysia, Myanmar, Thailand, ASEAN Korea Centre dan para siswa dari Vietnam, Jepang dan RRC yang sedang belajar di Jogja. Selain peserta internasional, Generasi Pesona Indonesia, administrator pariwisata pedesaan di Jogja, akademisi dan perwakilan dari Dinas Pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta dan Kementerian Pariwisata.

Hari pertama ASEAN Plus Three Workshop on Tourism Village Community Service and Product Enhancement to Attract Youth Travellers, diskusi bertajuk Developing The Product of Tourism Village Based on Community Based Tourism diisi oleh narasumber dari Pusat Studi Pariwisata UGM Destha Titi Raharjana dan praktisi desa wisata Pentingsari Sleman Ir. Doto Yogantoro.

Sebelum ASEAN Plus Three Workshop dimulai, peserta yang telah menginap di homestay desa wisata Pentingsari diajak mengikuti rangkaian kegiatan budaya seperti membuat batik, memainkan instrumen gamelan dan memainkan wayang kulit. Rangkaian kegiatan ini diharapkan agar para peserta dapat melihat kehidupan pedesaan Jawa.

ASEAN Plus Three Workshop on Tourism Village Community Service and Product Enhancement to Attract Youth Travellers 2019
ASEAN Plus Three Workshop on Tourism Village Community Service and Product Enhancement to Attract Youth Travellers 2019

Desa wisata Pentingsari Sleman dipilih sebagai desa tuan rumah untuk ASEAN Plus Three Workshop karena desa wisata Pentingsari merupakan salah satu pelopor wisata desa terbaik di Indonesia.

Desa Wisata Pentingsari dikenal sebagai desa wisata yang berulangkali menyabet banyak penghargaan, diantaranya Juara II Festival Desa Wisata Kabupaten Sleman tahun 2018, untuk Kategori Desa Wisata Mandiri, Indonesia Sustainable Tourism Award (ISTA) 2017 Green Bronze Benefit Economi Kategori, juga mendapatkan Best Practise Tourism Ethics (UNWTO) 2011. Tahun 2019 ini, bahkan Desa Wisata Pentingsari  masuk ke dalam nominasi Green Destination Award Netherland Nomination 2019.

Begitu banyak penghargaan yang diraih, wajar saja kalau Kementerian Pariwisata menyelenggarakan ASEAN Plus 3 Workshop on Tourism Village on Community Service and Product Enhancement to Attract Youth Travelers in Millenial Era di Desa Wisata Pentingsari.

Indonesia pertama kali mengusulkan ASEAN Plus Three Workshop di forum pariwisata ASEAN di Myanmar pada Januari 2019 lalu. Tujuan dari ASEAN Plus 3 Workshop on Tourism Village on Community Service and Product Enhancement to Attract Youth Travelers in Millenial Era adalah untuk mengeksplorasi isu-isu utama pengembangan pariwisata pedesaan agar dapat menarik bagi para wisatawan muda (youth travellers).

Kegiatan ini merupakan forum diskusi dan berbagi pengalaman dalam pengembangan desa wisata di negara Asia Tenggara, plus 3 negara besar yaitu Korea, Jepang dan Tiongkok.

Kehadiran Madam Khaing Mee Mee Htun, Head of Culture and Tourism Unit, ASEAN Korea Centre, Dr. Vitria Ariani, Chair of The Acceleration of Rural and Urban Tourism Team, Kementerian Pariwisata dan Mujimin, Koordinator Pokdarwis Tebing Breksi memantik diskusi tentang Rural Tourism Design For Millenial Tourism Experience.

Peserta juga dibawa ke Tebing Breksi (Sleman) untuk melakukan kunjungan lapangan dan melihat secara langsung peran pokdarwis melakukan transformasi dari daerah yang sebelumnya ditambang kemudian beralih menjadi destinasi wisata untuk milenial.

ASEAN Plus Three Workshop on Tourism Village Community Service and Product Enhancement to Attract Youth Travellers 2019
ASEAN Plus Three Workshop on Tourism Village Community Service and Product Enhancement to Attract Youth Travellers 2019

Hari ketiga ASEAN Plus Three Workshop berlangsung di Phoenix Hotel Jogja. Dalam diskusi ini akan dihadirkan para pemantik untuk berbagi pengalaman dalam diskusi bertajuk Sharing Experience by Country. Diantaranya Ms. Praphatsorn Vardhanabhuti, Head of Creative Tourism Division, Designated Areas for Sustainable Tourism Administration, The Kingdom of Thailand, Mangku Kandia, Executive Director Awitour and Travel, Sugeng Handoko, Secretary of Nglanggeran Tourism Awareness Group.

Dalam ASEAN Plus 3 Workshop on Tourism Village on Community Service and Product Enhancement to Attract Youth Travelers in Millenial Era, peserta tidak hanya dapat menikmati pengalaman budaya dari desa wisata tetapi juga berdiskusi cara dan strategi dalam meningkatkan pengembangan desa wisata di ASEAN Plus 3 Workshop sesuai kebutuhan milenial serta meningkatkan kesadaran milenial tentang desa wisata yang berkelanjutan.

Baca juga artikel menarik lainnya pacarkecilku.

Load More Related Articles
Load More By pacarkecilku
Load More In News